Assalamu'alaikum wr wb,

Memprihatinkan membaca pernyataan Sekjen GP Anshor, Abdul Malik Haramain, di 
Hidayatullah.com yang menyatakan siap memerangi FPI (Front Pembela Islam). Di 
Jawa Timur beberapa oknum Garda Bangsa dan GP Anshor menggerebek Markas FPI dan 
memaksa pimpinan FPI setempat membubarkan diri. Bahkan anggota perguruan silat 
NU Pagar Nusa katanya “mengisi kekebalan” guna memerangi FPI, saudara sesama 
Muslim. Adakah sesama Muslim akan saling bantai dan terbunuh?

Padahal FPI pada kejadian Monas hanya memukuli kelompok AKKBB yang membela 
aliran sesat Ahmadiyah yang mengakui Ghulam Mirza Ahmad sebagai Nabi setelah 
Nabi Muhammad. Karena salah satu pembela aliran sesat itu katanya seorang Kiai 
NU digebuki, maka sebagian oknum NU menyatakan perang terhadap FPI.

Silahkan download juga file presentasi tentang Haram Memerangi Sesama Muslim 
dan silahkan sebar ke ummat Islam lainnya di sini:
http://syiarislam.wordpress.com

Pimpinan NU, KH Hasyim Muzadi, tidak mau NU diadu-domba dengan sesama Muslim. 
Menurutnya ada anasir Islam Liberal di NU yang berusaha melibatkan NU untuk 
memerangi sesama Muslim. NU moderat. Tidak mungkin NU Liberal sehingga 
mendukung aliran sesat Ahmadiyah. Hasyim menyatakan agar NU menahan diri dan 
tidak terlibat menyerang FPI.

Kalangan Islam Liberal sendiri melalui Gus Dur (Mantan Ketua PBNU) yang 
merupakan pengurus Yayasan Shimon Peres (mantan PM Israel) baru-baru ini 
mendapat penghargaan dan uang dari Yayasan Yahudi: Simon Wiesenthal membela 
Ahmadiyah (Antara). Ulil Abshar Abdalla yang di Hidayatullah mengaku dapat dana 
Rp 1,4 milyar setahun dari Asia Foundation juga menjabat Ketua Lakspedam NU. 
Keduanya melalui organisasi berbau NU seperti Lakspedam NU, Fatayat NU, dan 
Wahid Institute tergabung dalam AKKBB membela Ahmadiyah dan menuntut pembubaran 
FPI.

Ini bertentangan dengan perintah Allah:

“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap 
orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” [Al 
Maa-idah:82]

Aliran sesat dibela sementara FPI yang menuntut pembubaran aliran sesat ingin 
dibubarkan. Aneh bukan?

“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia 
adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka” 
[Al Fath:29]

Dalam menghadapi kelompok munafik atau aliran sesat yang ingin menghancurkan 
Islam, orang-orang Islam dilarang berpecah-belah:

Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam menghadapi orang-orang 
munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan 
usaha mereka sendiri ? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada 
orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, 
sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya." 
[An Nisaa':88]

Kita juga harus hati-hati dalam menerima berita yang disampaikan orang-orang 
fasik atau kafir agar tidak termakan fitnah dan menganiaya sesama Muslim:

 “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu 
berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah 
kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal 
atas perbuatanmu itu.” [Hujuraat:6]

Nabi Muhammad SAW berkata bahwa orang yang memerangi sesama Muslim, maka dia 
bukanlah Muslim. Tapi munafik atau kafir:

Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra., ia berkata: 
Nabi saw. bersabda: Barang siapa menghunus pedang kepada kami, maka ia bukanlah 
dari golongan kami. (Shahih Muslim No.143) 

Hadis riwayat Abu Musa ra.: 
Bahwa Nabi saw. bersabda: Barang siapa menghunus pedang kepada kami, maka ia 
bukanlah dari golongan kami. (Shahih Muslim No.145)

Barangsiapa mengangkat senjata terhadap kami tidaklah dia dari golongan kami 
dan barangsiapa menipu kami maka dia bukan dari golongan kami. (HR. Bukhari)

Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: 
"Barangsiapa mengangkat senjata melawan kita, bukanlah termasuk golongan kita." 
Muttafaq Alaihi.

Muslim yang memerangi Muslim lainnya, baik yang membunuh mau pun yang terbunuh 
sama-sama masuk neraka:

Hadis riwayat Abu Bakrah ra., ia berkata: 
Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Apabila dua orang muslim saling 
bertarung dengan menghunus pedang mereka, maka pembunuh dan yang terbunuh, 
keduanya akan masuk neraka. Aku (Abu Bakrah) bertanya atau beliau ditanya: 
Wahai Rasulullah, kalau yang membunuh itu sudah jelas berdosa, tetapi bagaimana 
dengan yang terbunuh? Beliau menjawab: Karena sesungguhnya ia juga ingin 
membunuh saudaranya. (Shahih Muslim No.5139)

Orang-orang Islam itu bersaudara. Maka memerangi sesama Muslim adalah tindakan 
kekafiran. Hendaklah mereka sadar dan bertobat:

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah 
(perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, 
supaya kamu mendapat rahmat.Hujuraat:10

Saya khawatir AS dan Israel memberi dana puluhan milyar rupiah kepada 
oknum-oknum Muslim hanya untuk menyusup ke ormas Islam kemudian akhirnya 
memerangi dan membantai Muslim lainnya. Mereka memakai politik adu domba Devide 
et Impera (Pecah-belah dan Kuasai) seperti yang dilakukan penjajah Belanda dulu 
di Indonesia. Mudah-mudahan ummat Islam sadar dan mencegah hal ini.

FPI Tak Gentar, Ansor Siap “Perang”, Siapa untung?
Senin, 02 Juni 2008 
Hidayatullah.com--Gerakan Pemuda Ansor, sayap pemuda Nahdlatul Ulama (NU), siap 
“perang” dengan FPI. Pernyataan ini disampaikan Sekjen GP Ansor Abdul Malik 
Haramain di Jakarta, Senin siang.

Menurut Abdul Malik, Ansor siap membubarkan paksa Front Pembela Islam (FPI) 
jika pemerintah enggan membubarkan organisasi pimpinan Habib Rizieq Shihab itu.

"Kalau pemerintah tidak tegas maka GP Ansor bersama elemen lain akan 
merencanakan langkah pembubaran paksa FPI," kata Sekjen GP Ansor Abdul Malik 
Haramain.

"Pelaku kekerasan, FPI, harus dibubarkan karena telah berperilaku barbar di 
negara demokratis," tandasnya.

Sementara itu, pihak FPI mengaku hal sama. Ketua Front Pembela Islam (FPI), 
Habib Rizieq Shihab menyatakan dirinya tidak gentar dengan berbagai ancaman 
terhadap organisasinya. Dan ancaman kelompok tertentu untuk membubarkan FPI.

Rizieq bahkan menyerukan setiap Laskar Islam di seluruh Indonesia untuk siap 
berperang melawan Ahmadiyah dan para pendukungnya. Rizieq juga mengatakan, 
tidak akan rela jika ada anggotanya ditangkap, sebelum SKB tiga menteri tentang 
pelarangan Ahmadiyah dikeluarkan.

Pernyataan Habib Rizieq disambut sahutan takbir pengunjung acara jumpa pers di 
Markas FPI, Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, 12.30 WIB, (2/6), Senin siang.

Jika “perang” dua sayap organisasi Islam ini terjadi, siapa kira-kira yang 
untung dan menang? 

Baca artikel selengkapnya di:
http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=6953&Itemid=65>

FUI: Diduga Kuat AS Ikut Dalangi Insiden Monas

Jumat, 6 Jun 08 06:32 WIB
"Apa maksudnya kuasa usaha AS John A Hefern yang datang membesuk para korban 
dari kalangan AKKBB (Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan 
Berkeyakinan), apakah ini upaya untuk mendramatisir agar FPI dibubarkan, " ujar 
Dewan Penasehat FUI Ahmad Sumargono kepada wartawan, di Hotel Sofyan Cikini, 
Jakarta, Kamis(5/6).

Ia juga mempertanyakan sikap Kedubes AS yang menggelar jumpa pers mengecam 
insiden tersebut dan mendesak pemerintah Indonesia untuk segera bertindak 
terkait kasus itu.
Baca artikel selengkapnya di:
http://eramuslim.com/berita/nas/8605205847-fui-diduga-kuat-as-ikut-dalangi-insiden-monas.htm

Membongkar Jaringan AKKBB (Bag.1)
Selasa, 3 Jun 08 19:03 WIB
Nama Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) 
menjadi buah bibir setelah peristiwa rusuh di silang Monas pada hari ahad 
siang, 1 Juni 2008. Sebelumnya, aliansi ini sering kali diidentikan dengan 
gerakan pembelaan terhadap kelompok sesat Ahmadiyah, sebuah kelompok yang 
mengaku bagian dari Islam namun memiliki kitab suci Tadzkirah—bukan 
al-Qur’an—dan Rasul Mirza Ghulam Ahmad, bukan Rasulullah Muhammad SAW.

Jika menilik perjalanan historis dan ideologi kelompok sesat Ahmadiyah dengan 
AKKBB, maka akan bisa ditemukan benang merahnya, yakni permusuhan terhadap 
syariat Islam, pertemanan dengan kalangan Zionis, mengedepankan berbaik sangka 
terhadap non-Muslim dan mendahulukan kecurigaan terhadap kaum Muslimin.

Ketika Ahmadiyah lahir di India, Mirza Ghulam Ahmad mengeluarkan seruan agar 
umat Islam India taat dan tsiqah kepada penjajah Inggris, dan mengharamkan 
jihad melawan Inggris. Padahal saat itu, banyak sekali perwira-perwira tentara 
Inggris, para penentu kebijakannya, terdiri dari orang-orang Yahudi Inggris 
seperti Jenderal Allenby dan sebagainya. Dengan kata lain, seruan Ghulam Ahmad 
dini sesungguhnya mengusung kepentingan kaum Yahudi Inggris.

Bagaimana dengan AKKBB? Aliansi cair ini terdiri dari banyak organisasi, 
lembaga swadaya masyarakat, dan juga kelompok-kelompok “keagamaan”, termasuk 
kelompok sesat Ahmadiyah. Mereka yang tergabung dalam AKKBB adalah:

    * Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP)
    * National Integration Movement (IIM)
    * The Wahid Institute
    * Kontras
    * LBH Jakarta
    * Jaingan Islam Kampus (JIK)
    * Jaringan Islam Liberal (JIL)
    * Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF)
    * Generasi Muda Antar Iman (GMAI)
    * Institut Dian/Interfidei
    * Masyarakat Dialog Antar Agama
    * Komunitas Jatimulya
    * eLSAM
    * Lakpesdam NU
    * YLBHI
    * Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika
    * Lembaga Kajian Agama dan Jender
    * Pusaka Padang
    * Yayasan Tunas Muda Indonesia
    * Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)
    * Crisis Center GKI
    * Persekutuan Gereja-gereeja Indonesia (PGI)
    * Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci)
    * Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI)
    * Gerakan Ahmadiyah Indonesia
    * Tim Pembela Kebebasan Beragama
    * El Ai Em Ambon
    * Fatayat NU
    * Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta
    * Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali
    * Koalisi Perempuan Indonesia
    * Dinamika Edukasi Dasar (DED) Yogya
    * Forum Persaudaraan antar Umat Beriman Yogyakarta
    * Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Solo
    * SHEEP Yogyakarta Indonesia
    * Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya
    * Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya
    * LSM Adriani Poso
    * PRKP Poso
    * Komunitas Gereja Damai
    * Komunitas Gereja Sukapura
    * GAKTANA
    * Wahana Kebangsaan
    * Yayasan Tifa
    * Komunitas Penghayat
    * Forum Mahasiswa Syariahse-Indonesia NTB
    * Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok
    * Forum Komunikasi Lintas Agama Gorontalo
    * Crisis Center SAG Manado
    * LK3 Banjarmasin
    * Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulsel Makassar
    * Jaringan Antar Iman se-Sulawesi
    * Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG Kalsel) Banjarmasin
    * PERCIK Salatiga
    * Sumatera Cultural Institut Medan
    * Muslim Institut Medan
    * PUSHAM UII Yogyakarta
    * Swabine Yasmine Flores-Ende
    * Komunitas Peradaban Aceh
    * Yayasan Jurnal Perempuan
    * AJI Damai Yogyakarta
    * Ashram Gandhi Puri Bali
    * Gerakan Nurani Ibu
    * Rumah Indonesia

Menurut data yang ada, AKKBB merupakan aliansi cair dari 64 organisasi, 
kelompok, dan lembaga swadaya masyarakat. Banyak, memang. Tapi kebanyakan 
merupakan organisasi ‘ladang tadah hujan’ yang bersifat insidental dan 
aktivitasnya tergantung ada ‘curah hujan’ atau tidak. Maksudnya, kelompok atau 
organisasi yang hanya dimaksudkan untuk menampung donasi dari sponsor asing, 
dan hanya bergerak jika ada dana keras yang tersedia.

Namun ada beberapa yang memang memiliki ideologi yang jelas dan bergerak di 
akar rumput. Walau demikian, yang terkenal hanya ada beberapa dan inilah yang 
menjadi motor penggerak utama dari aliansi besar ini.

Keseluruhan organisasi dan kelompok ini sebenarnya bisa disatukan dalam satu 
kata, yakni: Amerika. Kita tentu paham, Amerika adalah gudang dari isme-isme 
yang “aneh-aneh” seperti gerakan liberal, gerakan feminisme, HAM, Demokrasi, 
dan sebagainya. Ini tentu dalam tataran ide atau Das Sollen kata orang Jerman.

Namun dalam tataran faktual, yang terjadi di lapangan ternyata sebaliknya. 
Kalangan intelektual dunia paham bahwa negara yang paling anti demokrasi di 
dunia adalah Amerika, negara yang paling banyak melanggar HAM adalah Amerika, 
negara yang merestui pasangan gay dan lesbian menikah (di gereja pula!) atas 
nama liberalisme adalah Amerika, dan sebagainya. Dan kita tentu juga paham, ada 
satu istilah yang bisa menghimpun semua kebobrokkan Amerika sekarang ini: 
ZIONISME.

Bukan kebetulan jika banyak tokoh-tokoh AKKBB merupakan orang-orang yang 
merelakan dirinya menjadi pelayan kepentingan Zionisme Internasional. Sebut 
saja Abdurrahman Wahid, ikon Ghoyim Zionis Indonesia. Lalu ada Ulil Abshar 
Abdala dan kawan-kawannya di JIL, lalu Goenawan Muhammad yang pada tahun 2006 
menerima penghargaan Dan David Prize dan uang kontan senilai US$ 250, 000 di 
Tel Aviv (source: indolink.com), dan sejenisnya. Tidak terhitung berapa banyak 
anggota AKKBB yang telah mengunjungi Israel sambil menghujat gerakan Islam 
Indonesia di depan orang-orang Ziuonis Yahudi di sana.

Mereka ini memang bergerak dengan mengusung wacana demokrasi, HAM, anti 
kekerasan, pluralitas, keberagaman, dan sebagainya. Sesuatu yang absurd 
sesungguhnya karena donatur utama mereka, Amerika, terang-terangan 
menginjak-injak prinsip-prinsip ini di berbagai belahan dunia seperti di 
Palestina, Irak, Afghanistan, dan sebagainya.

Jelas, bukan sesuatu yang aneh jika kelompok seperti ini membela Ahmadiyah. 
Karena Ahmadiyah memang bagian dari mereka, bagian dari upaya pengrusakkan dan 
penghancuran agama Allah di muka bumi ini.

Bagi yang ingin mengetahui ideologi aliansi ini maka silakan mengklik 
situs-situs kelompok mereka seperti libforall.com, Islamlib.com. dan lainnya.

Baca artikel selengkapnya di:
http://eramuslim.com/berita/tha/8603185827-membongkar-jaringan-akkbb-bag.1.htm

20/10/2000 19:35 Konflik Israel-Palestina:
Gus Dur Diminta Keluar dari Yayasan Shimon Peres
Liputan6.com, Makassar: Ribuan umat Islam Sulawesi Selatan mengutuk kekejaman 
tentara Israel terhadap warga muslim Palestina. Mereka juga mendesak Presiden 
Abdurrahman Wahid agar memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel dan keluar 
dari kepengurusan Yayasan Shimon Peres. Seruan itu mereka sampaikan saat 
menggelar tablig akbar di Masjid Almarkaz Al Islami, Makassar, baru-baru ini. 
Baca artikel selengkapnya di:
http://www.liputan6.com/daerah/?id=2465

Gus Dur Siap Jadi Saksi Ahli Ahmadiyah
Jakarta (ANTARA News), 4/05/2008 - "Kalau sampai dibubarkan, maka saya akan 
menjadi saksi ahli untuk Ahmadiyah. Bahkan, saya akan bersedia menjadi tim 
pembela Ahmadiyah, jika masalah itu harus diselesaikan di pengadilan," kata Gus 
Dur di Jakarta, Minggu.

Di New York, Gus Dur menerima penghargaan sebagai penegak HAM dari Simon 
Wiethemthal Center, yayasan yang dipimpin mantan PM Israel Shimon Peres.
Baca artikel selengkapnya di:
http://www.antara.co.id/arc/2008/5/4/gus-dur-siap-jadi-saksi-ahli-ahmadiyah/



===
Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau 
http://syiarislam.wordpress.com


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke