Juga yg bikin provokasi dan otak/dalang konflik itu (AKKBB) itu lebih
kriminal lagi, hrs ditangkap dan dihukum lebih berat dibanding yg nggebug!

Ini menurut orang yg masih waras pikirannya.

At 09:51 AM 6/3/2008, Iman K. wrote:

Salam...

Yang saya heran dan tidak habis pikir, kenapa dihampir semua Milist
yahoogroups pendiskusi-pendiskusi terbaiknya juga ikut TERPROVOKASI dengan
operasi intelijen semacam ini.

ISYU ORIGINALNYA  adalah stabilitas negara akibat pemerintah menaikkan harga
BBM. BBM naik melambung tinggi, mencekik rakyat, memancing mahasiswa dan
masyarakat turun kejalan. Tentara sudah siaga satu untuk jaga-jaga kalau
terjadi demonstrasi besar-besaran.

Mengingat peristiwa UNAS kemarin bisa menyulut gelombang demonstrasi yang
lebih parah, maka 'DIADAKANLAH OBJEK PENGALIHAN PERHATIAN" dengan membikin
isyu baru, yakni mengadu sesama masyarakat dan mengalihkan perhatian dari
ISYU SENTRALNYA yakni BBM.

Kasus FPI ini sudah jelas tindakan kriminal, dan seharusnya polisi tinggal
tangkap saja pelakunya. Tetapi tidakkah kita bisa melihat bahwa Polisi
mengulur-ulur waktu supaya kerusuhan betul-betul terjadi dan orang akan lupa
isyu sentral  yang sekarang sedang mencekik rakyat.

Tuntutan kepada pemeritah harus tegas :

1. Turunkan harga BBM
2. Memberikan jaminan kepastian hukum


Salam,


Iman K.
www.parapemikir.com


--- On Tue, 3/6/08, Ahmadi Agung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: Ahmadi Agung <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: RE: Masyarakat Diimbau tak Lakukan Provokasi - Ada kecenderungan
pergeseran isu dari pembubaran Ahmadiyah ke FPI
> To: "muslim insuffer" <[EMAIL PROTECTED]>, "H. M. Nur Abdurrahman"
<[EMAIL PROTECTED]>, "riri cute" <[EMAIL PROTECTED]>,
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "Haryanto (PSDM)" <
[EMAIL PROTECTED]>, [email protected], "hidayahnet" <
[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "Budi P" <
[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED]
> Cc: "Gabriela Rantau" <[EMAIL PROTECTED]>, "Yogi Triyuniardi" <
[EMAIL PROTECTED]>, "muskita wati" <[EMAIL PROTECTED]>, "Jimmy Okberto"
<[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], "RULUTO" <[EMAIL PROTECTED]>, "Batul" <
[EMAIL PROTECTED]>, "rizal lingga" <[EMAIL PROTECTED]>, "wirajhana eka" <
[EMAIL PROTECTED]>, "Alexander Soebroto" <[EMAIL PROTECTED]>,
"Ahmad Badrudduja" <[EMAIL PROTECTED]>, "hakekat hidup" <
[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Tuesday, 3 June, 2008, 9:13 AM


> Ini mah Trik KOTOR KAFIR...
>
> ________________________________
>
> From: muslim insuffer [mailto:[EMAIL PROTECTED]<[EMAIL PROTECTED]>]

> Sent: Tuesday, June 03, 2008 9:10 AM
> To: H. M. Nur Abdurrahman; riri cute; Ahmadi Agung;
> [EMAIL PROTECTED];
> [EMAIL PROTECTED];
> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Haryanto
> (PSDM);
> [email protected]; hidayahnet; [EMAIL PROTECTED];
> Budi P;
> [EMAIL PROTECTED]
> Cc: Gabriela Rantau; Yogi Triyuniardi; muskita wati; Jimmy
> Okberto;
> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; RULUTO;
> Batul; rizal
> lingga; wirajhana eka; Alexander Soebroto; Ahmad
> Badrudduja; hakekat
> hidup
> Subject: Masyarakat Diimbau tak Lakukan Provokasi - Ada
> kecenderungan
> pergeseran isu dari pembubaran Ahmadiyah ke FPI
>
>
> http://musliminsuffer.wordpress.com/
>
> bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem
> In the Name of Allah, the Compassionate, the Merciful
>
>
> === News Update ===
>
> Masyarakat Diimbau tak Lakukan Provokasi
>
> Ada kecenderungan pergeseran isu dari pembubaran Ahmadiyah
> ke FPI.
>
>
> JAKARTA -- Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan
> tindakan provokatif
> yang dapat memancing terjadinya kekacauan baru. Bentrokan
> antara massa
> Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan
> Berkeyakinan (AKKBB)
> dengan Front Pembela Islam (FPI) di Monumen Nasional
> (Monas), Ahad (1/6)
> lalu, diharapkan tak meluas dan mengundang reaksi yang
> tidak perlu.
>
>
> ''AKKBB harus mawas diri, menghentikan provokasi,
> dan kemudian jajaran
> NU, Muhammadiyah, sampai ke daerah. Begitu juga dengan FPI,
> tidak usah
> terprovokasi, ini bahaya benar,'' kata Ketua
> Mahkamah Konstitusi (MK),
> Jimly Asshiddiqie, di Jakarta, Senin (2/6).
>
>
> Perubahan demokrasi sepuluh tahun terakhir membutuhkan
> kearifan dalam
> mengungkapkan kebebasan berekspresi. ''Jadi, kalau
> mengekspresikan
> kebebasan yang provokatif, itu juga mengundang reaksi yang
> tidak
> perlu,'' katanya.
>
>
> Salah satu penyebab yang melatari konflik antarumat
> beragama karena
> terlalu menggebu-gebu mengekspresikan kebebasan. Untuk itu,
> Jimly
> mengimbau pemerintah tidak terbawa arus menentukan mana
> pihak yang benar
> dan mana yang salah.
>
>
> Biarkan, katanya, konflik diselesaikan melalui jalur hukum,
> termasuk
> tuntutan pembubaran FPI. Aparat hukum dapat mengambil
> tindakan tegas
> untuk menunjukkan bahwa pemerintah melindungi segenap warga
> sebaik-baiknya. ''Kalau yang mau dibubarkan itu
> parpol, tempatnya di MK.
> Tapi, kalau ormas, di pengadilan biasa.''
>
>
> Jimly khawatir, jika peristiwa di Monas terus berkembang,
> akan terjadi
> adu domba dalam tubuh umat beragama. Padahal, persoalan
> internal umat
> beragama dapat diselesaikan dengan dialog.
>
>
> Dia mencontohkan masalah Ahmadiyah yang disebutnya rumit
> karena tak
> mengakui Muhammad SAW sebagai nabi terakhir, tapi tetap
> mengklaim
> sebagai Islam. ''Biarlah umat beragama itu sendiri
> yang memutuskan.
> Negara, ya percaya saja.''
>
>
> Ketua Lembaga Penyuluh Bantuan Hukum PBNU, M Sholeh Amin,
> menilai ada
> kecenderungan pergeseran isu dari tuntutan pembubaran
> Ahmadiyah menjadi
> pembubaran FPI pascabentrokan di Monas. Menurutnya,
> keyakinan Ahmadiyah
> bahwa ada nabi setelah Muhammad SAW merupakan penodaan
> terhadap agama
> Islam.
>
>
> ''Upaya melestarikan penodaan agama Islam ini harus
> dilawan. Jangan
> bergeser karena isu kekerasan oleh FPI,'' kata
> salah satu pimpinan
> majelis pakar DPP PPP ini.
>
>
> Politikus Partai Golkar, Agun Gunandjar, berpendapat,
> penghormatan
> terhadap keragaman agama berbeda dengan persoalan penistaan
> agama.
> ''Jangan sampai masalahnya justru dikaburkan dengan
> isu kebhinekaan.''
> Setiap warga negara memang berhak hidup dalam agama dan
> kepercayaan
> masing-masing, tapi tak diartikan bebas melakukan penistaan
> terhadap
> agama lain. ''Kalau Ahmadiyah kemudian menjadi
> aliran kepercayaan, saya
> kira tidak akan muncul masalah.''
>
>
> Lima tersangka
>
> Buntut bentrokan di Monas, Polri menetapkan lima tersangka
> pelaku
> kerusuhan, termasuk pimpinan Komando Laskar Islam,
> Munarman. ''Sudah
> lima orang yang terindikasi sebagai pelaku dan kini telah
> ditetapkan
> sebagai tersangka,'' kata Menko Polhukam, Widodo
> AS.
> Sementara itu, Sekjen GP Anshor, Malik Haramain, mengancam
> membubarkan
> FPI jika polisi dan pemerintah tak bertindak tegas. Arbi
> Sanit, dari
> Persatuan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI), menuntut
> pembubaran FPI.
> Kekerasan yang dilakukan FPI, tambah Arbi, merupakan
> ancaman terhadap
> kehidupan bersama.
>
>
> Di Kab Cirebon, Jabar, sejumlah massa yang mengaku dari
> Aliansi Warga
> Nahdliyin (AWN) menyerbu markas FPI Cirebon, Ahad (1/6),
> sekitar pukul
> 21.00 WIB. Di Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
> (SBY) mengecam
> aksi kekerasan di Monas.
> Ketua Tim Pengacara Muslim, Mahendradatta, menilai, SBY
> tidak arif
> dengan hanya menindak FPI, tapi tidak terhadap Ahmadiyah.
>
> (ade/dwo/wed/osa/ann/dri/lis/ant )
>
> From: AL shahida <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [anggotaicmi] Masyarakat Diimbau tak Lakukan
> Provokasi
>
>
> ===
>
>
>
>
> -muslim voice-
> ______________________________________
> BECAUSE YOU HAVE THE RIGHT TO KNOW
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke