Assalamu'alaikum 

Saya rasa Kang Haji (kalau memang beliau Ahmadiyah, mudah-mudahan beliau
bukan Ahmadiyah) tidak boleh menjawabnya di milis ini karena dianggap akan
melanggar SKB Ahmadiyah sebagaimana juga alasan Zafrullah (Jurubicara
Ahmadiyah) di Metro TV malam kemarin ketika ditanya apakah Mirza Ghulam
Ahmad itu Nabi atau Rasul. Zafrullah berlindung dibalik SKB yang melarang
menceritakannya. Atau mungkin Kang Haji kesulitan tentang pertanyaan yang
berbentuk essay, sebaiknya pertanyaan dibuat dalam bentuk multiple choice:

S: Apakah Kang Haji pengikut Ahmadiyah?
J:
        a. Saya orang Islam bukan Ahmadiyah 
        b. Saya Ahmadiyah yang mengaku Islam
        c. Saya Ahmadiyah dan bukan Islam
        d. Saya Pengikut setia Mirzha Ghulam Ahmad
        e. Saya bukan Islam dan bukan Ahmadiyah
        f. Kecuali (a) semua betul
        g. Emangnya gua pikirin
        z. Others ...
        
Insya Allah dan semua kita berharap Kang Haji akan memilih pilihan (a) di
atas.

Wassalam,

Ady



-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Syarif Hidayat
Sent: Thursday, June 19, 2008 7:27 AM
To: [email protected]
Subject: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah Saudaraku NadriSaaduddin,
masih ada di milis ini ? --c|

 

Baiklah, karna belum ada jawaban yang memuaskan dari kang Haji Saefudin,
maka dengan tidak menjawabnya kang Haji, itu saya artikan : YA, AHMADIAH,

 

________________________________

From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of AFR
Sent: Tuesday, June 17, 2008 6:44 PM
To: [email protected]; Suwarno
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah Saudaraku
NadriSaaduddin,masih ada di milis ini ? --c|

 

sudahlah kawans, tahu rasanya asin pasti ada garamnya.

kalo itu ngrusak pager rumah baru dibuang garamnya. 

 

gitu aja koq refot ....

 

 

salam,

Fahru
--- On Tue, 6/17/08, Suwarno <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

        From: Suwarno <[EMAIL PROTECTED]>
        Subject: RE: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah Saudaraku
NadriSaaduddin,masih ada di milis ini ? --c|
        To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
        Cc: [EMAIL PROTECTED]
        Date: Tuesday, June 17, 2008, 4:20 PM

        Iya Pak Haji.. tolong dijawab biar kita semua tahu...

        kalau sudah tahu kan enak... jadi bisa mengerti posisi
masing-masing... 

        oh iya ngomong-ngomong Pak Syaifuddin atau Pak Ngatimin ini hajinya
kemana ya....??

         

                -----Original Message-----
                From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of A Nizami
                Sent: Tuesday, June 17, 2008 4:07 PM
                To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
                Cc: [EMAIL PROTECTED]
                Subject: Re: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah
Saudaraku NadriSaaduddin,masih ada di milis ini ? --c|

                Wa'alaikum salam wr wb,
                Sebetulnya pertanyaan itu tidak sulit. Tinggal di jawab ya
atau tidak.
                Sebagai contoh saya akan menjawab bahwa saya Muslim.
Bukan Ahmadiyah/Jema'ah Ahmadiyah.
                Nah bagaimana dgn pak Syaifuddin? Mampukah menjawab
pertanyaan sederhana itu?
                
                Untuk pertanyaan apakakh Mirza Ghulam Ahmad Nabi/Rasul, saya
akan jawab bahwa Mirza Ghulam Ahmad bukan Nabi atau pun Rasul.
                Apa jawab pak Syaifuddin?
                
                Saya lihat kerinduan pak Syaifuddin dgn pak Nadri yang
Ahmadiyah serta konsep pak Syaifuddin tentang rasul jadi membuat saya
berpikir kalau pak Syaifuddin adalah anggota Ahmadiyah.

                
                Saya akan senang jika pak Syaifuddin bisa menjawab
pertanyaan sederhana di atas.
                
                Wassalam
                
                Berikut artikel yang membuat saya berpikir seperti di
atas:

        
http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg03031.html
<http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg03031.html> 

                > From: Haji .Syaifuddin Ma'rifatullah <[EMAIL PROTECTED]>

                > Subject: Re: Pak Syaifuddin Ahmadiyah? Re: Perbedaan
Antara Nabi dan Rasul

                > Sedangkan perutusan atau kerasulan tetap berlangsung
hingga

                > saat ini. Anda adalah Rasul Allah bagi saya. Dan saya
adalah

                > utusan Allah bagi Anda.

                ===

                ----- Original Message ----

                From: Hajji Syaifuddin Ma'rifatullah
<[EMAIL PROTECTED]>

                To: [email protected]

                Sent: Monday, June 16, 2008 3:10:42 PM

                Subject: [is-lam] Apakah Saudaraku Nadri Saaduddin, masih
ada di milis ini ?

                Bismillaah, Ar-Rahmaan , AR -Rahiim

                Saya hanya ingin menyapa Saudara saya Nadri Saaduddin dari
Riau, apakah masih ada di milis ini ? Mohon response via pribadi.

        
http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1997/11/04/0073.html
<http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1997/11/04/0073.html> 

                From: Nadri Saadudin <[EMAIL PROTECTED]>

                To: John MacDougall <[EMAIL PROTECTED]>

                Subject: FW: Sekedar nimbrung......1/2

                Date: Wed, 5 Nov 1997 04:01:00 +0700

                Yazid:

                >* Ataukah pada berita gaib yang dibawa Mirza Gulam Ahmad
ada 

                >keterangan yang menyatakan bahwa Mirza Gulam Ahmad adalah
nabi

                >terakhir bagi anda?

                Nadri:

                Juga tidak ada.... beliau sama sekali tidak mengklaim diri
sebagai Nabi terakhir . Dan juga orang-orang Ahmadi tidak berkeyakinan bahwa
beliau adalah Nabi terakhir. Orang-orang Ahmadi hanya meyakini beliau
sebagai Imam Mahdi, Masih Mau'ud a.s. atau Nabi Isa ibnu Maryam yang
dikabarkan kedatangannya yang kedua kalinya dalam hadist-hadist Bukhari,
Muslim, dan lain-lainnya....

                Nadri Saaduddin,

                Jalan Rambutan 23,

                Telp. 0765-93072

                Duri 28884, Riau Daratan,

                INDONESIA....

                ===

        
http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/msg00724.html
<http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/msg00724.html> 

                [Urangawak] Re: Benarkah Uwan Nadri S. Urang AHMADIYAH?

                H.Nadri Saaduddin

                Mon, 17 Jul 2006 05:49:39 -0700

                Uwan Oji adolah urang Islam dari Jamaah Ahmadiyah...

                .

                Akan tetapi nabi yang tidak membawa syari'at baru, tidak
akan merobah syariat Islam, kendatipun sebesar biji sawi, nabi yang seratus
persen tunduk kepada aturan dan ajaran Islam serta memperkuat dan menyatakan
kebenaran agama Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW dan memenangkannya
kembali di saat-saat orang-orang Islam tenggelam dan mabuk dalam keduniawian
yang jauh dari pengkhidmatan Islam, tak bisa tidak kata mereka tentulah
haruslah diakui adanya  dan seterusnya tentu saja  akan ada.....

                 

                ===
                Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

                Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

                 

                Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara
hanya dari Telkomsel 
                Informasi selengkapnya ada di
http://www.media-islam.or.id atau http://syiarislam.wordpress.com 

                 

                ----- Original Message ----
                From: Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
                To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
                Sent: Tuesday, June 17, 2008 12:52:54 PM
                Subject: Re: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah
Saudaraku NadriSaaduddin, masih ada di milis ini ? --c|

                Assalammualaikum WR WB.

                Eheem,,.

                Wah, sepertinya muai rame lagi nih,.

                Saudara-saudara munkin selama ini telah mencurigai kalao
Kang Saefudin itu jemaat Ahmadiah, kenapa kita tidak tanya langsung saja,,. 

                Kang Saefudin beragama Islam ataukah beragama Ahmadiah.?

                (just simple answer..) 

                 

                 

                
________________________________


                From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Suwarno
                Sent: Monday, June 16, 2008 8:02 PM
                To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
                Subject: Re: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah
Saudaraku NadriSaaduddin,masih ada di milis ini ? --c|

                 

                Wah jangan-jangan postingan pak Haji dulu (terlampir) untuk
minta sumbangan pada para milister dipake untuk membiayai kegiatan ahmadiyah
...????

                 

                Gimana Pak Haji... ?

                 

                Pka Haji Syaifudin ini kan sama dengan Pak Haji Ngatimin
tho... (mail addressnya sama persis sis)...

                 

                        -----Original Message-----
                        From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of AFR
                        Sent: Monday, June 16, 2008 6:57 PM
                        To: Milis is-lam
                        Subject: Re: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re:
Apakah Saudaraku NadriSaaduddin, masih ada di milis ini ? --c|

nampaknya begitu. mungkin mulai terkuak misinya ... ):-| 

 

sebenarnya siapa mau tulis apa monggo aja, wong ini umum. mau syi'ah, jil,
pki, kapitalis .. dll-nya, cuma kalo ketahuan tersirat niat dhalimnya, ya
siap2 saja kalo direspon pedas orang. insya Allah, sepahit-pahit kawan
muslim merespon posting 'aneh' anggota yg non-muslim, tak ada punya niat
jahat kecuali sekedar kecil harap semoga kembali. sekuat apa kata2 dpt
bimbing kalau bukan kehendak Allah SWT semata. 

 

wallahu 'alam ...

 

 

salam,

Fahru
-- On Mon, 616/08, A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

        From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>
        Subject: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah Saudaraku Nadri
Saaduddin, masih ada di milis ini ?
        To: "is-lam" <[email protected]>
        Date: Monday, June 16, 2008, 4:44 PM

        Kenapa pak Syaifuddin merindukan "Saudaranya" Nadri Saadudin?
Apakah karena sama-sama Ahmadiyah?
        
        Berikut artikel dari Nadri serta alamatnya:
        
        http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1997/11/04/0073.html


        [INDONESIA-L] KOLOM - Nadri (r)


        From: [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
        Date: Tue Nov 04 1997 - 15:47:00 EST 

        
________________________________


        Forwarded message: 
        From [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%2
0KOLOM%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL PROTECTED]
my%3E>  Tue Nov 4 19:10:10 1997 
        Date: Tue, 4 Nov 1997 17:01:04 -0700 (MST) 
        Message-Id: <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%
5D%20KOLOM%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL PROTECTED]
.dummy%3E> > 
        To: [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM
%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL PROTECTED]>
From: [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM%20-%2
0Nadri%20%28r%29&[EMAIL PROTECTED]>  
        Subject: [INDONESIA-L] KOLOM - Nadri 
        Sender: [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%2
0KOLOM%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL PROTECTED]
my%3E>  

        From: Nadri Saadudin <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM%
20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL PROTECTED]>
> 
        To: John MacDougall <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM%20-%2
0Nadri%20%28r%29&[EMAIL PROTECTED]> > 
        Subject: FW: Sekedar nimbrung......1/2 
        Date: Wed, 5 Nov 1997 04:01:00 +0700 

         ---------- 
        From: Nadri Saadudin 
        To: Multiple recipients of list; 'Hikmah' 
        Subject: Re: Sekedar nimbrung......1/2 
        Date: Friday, October 31, 1997 12:43AM 

        Tanggapan terhadap posting Bung Yazid Akbar P. Lubis....1/2 

        Assalamu'alaikum Wr. Wb. 
        Berikut tanggapan dan komentar saya atas posting yang diajukan oleh 
        Bung Yazid Akbar P. Lubis....bagian pertama dari dua buah 
        tanggapan.... 

        Yazid: 
        >Saya sangat tertarik membaca beberapa argumentasi-argumentasi, 
        >hujjah-hujjah ataupun dalil-dalil - terlepas dari benar tidaknya - 
        >yang terdapat di DS ini. 

        Nadri: 
        Basa-basi anda diawal posting ini membuat saya tak mungkin menolak 
        untuk memberikan komentar terhadap apa yang anda tanyakan... 

        Yazid: 
        >Khusus kepada Pak Nadri, ada beberapa argumentasinya yang sangat 
        >menarik buat saya; 

        Nadri: 
        Apalagi komentar anda yang ini.... menjadikan saya lebih tertarik 
        lagi untuk membaca posting ini sekaligus memberikan komentar saya 
        pula.... 

        Yazid: 
        >Pertama, bahwa dalam pandangan Ahmadiyah, beberapa pendiri agama 
        >besar didunia, seperti Budha dan Krisna dan juga beberapa Nabi dan 
        >Rasul, yaitu Nabi Isa dan Nabi Muhammad, telah menubuatkan 
        >kedatangannya untuk yang kedua kalinya ke muka bumi ini, secara
>rohani, dan ini semua dipenuhi dengan kedatangan Mirza Gulam Ahmad
        >sebagai Juru Selamat. Walaupun saya tak habis mengerti bagaimana 
        >Al-Quran surat Al-Jumuah ayat 3 ditafsirkan sedemikian rupa untuk 
        >menjadi dalil bagi kedatangan Nabi Muhammad kedua kali. 

        Nadri: 
        Kendatipun anda belum juga mengerti pada kesempatan ini saya coba 
        sekali lagi menjelaskannya kepada anda. Harapan saya anda bisa 
        mengerti dan memahaminya meskipun tidak bisa menerima dan 
        meyakininya.... 

        Penafsiran Surah Al-Jum'ah ayat 3 "wa akharina minhum"
menunjukkan 
        bahwa Ajaran Rasulullah SAW ditujukan bukan hanya untuk bangsa Arab 
        belaka, yang ditengah-tengah bangsa itu beliu dibangkitkan , 
        melainkan kepada seluruh bangsa yang bukan Arab juga, dan bukan
hanya 
        kepada orang-orang sezaman dengan belau, melainkan juga kepada 
        keturunan demi keturunan manusia yang akan datang samapai hari 
        kiamat. Ayat ini juga merujuk kepada keadaan dimana Rasulullah SAW 
        akan dibangkitkan atau datang kedua kalinya ( bukan
reinkarnasi....) 
        diantara kaum yang lain yang belum pernah tergabung dalam para 
        pengikut semasa hidup beliau. Dan isyarat ini merefer kepada Tafsir 
        ayat itu yang termuat dalam Kitab Bukhari jilid III hal 135 yang
berbunyi sbb: "Dari Abu Hurairah r.a. berkata dia: "Adalah pada suatu 
        hari kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah SAW ketika Surah
Jum'ah diturunkan. Saya minta keterangan Rasulullah SAW, siapakah 
        yang diisyaratkan oleh kata-kata "Dan ditengah-tengah suatu golongan

        lain antara mereka yang belum pernah bergabung dengan mereka?". 
        Salman al Farishi (Salman asal Parsi) sedang duduk diantara kami. 
        Setelah saya berulang-ulang mengajukan pertanyaan itu, Rasulullah
SAW 
        meletakkan tangan beliau pada bahu Salman dan bersabda:'Bila iman 
        telah terbang ke Bintang Suraya , seorang lelaki dari mereka ini
pasti menemukkannya".....(Bukhari jilid III, hal 135 Tafsir Surah 
        Jum'ah). 

        Hadist dari Rasulullah SAW ini menunjukkan bahwa ayat ini bisa 
        dikenakan kepada seorang lelaki dari keturunan Parsi. Hazrat Masih 
        Mau'ud a.s. atau Mirza Ghulam Ahmad , pendiri Jemaat Ahmadiyah yang 
        adalah dari keturunan Parsi.Pada Hadist lain Rasulullah SAW 
        menyebutkan akan datang suatu saat dimana tidak akan tinggal dalam 
        Al-Qur'an kecuali kata-katanya dan tidak ada yang tertinggal dalam 
        Islam selain namanya, dimana jiwa ajaran Islam sejati akan 
        lenyap...(Baihaqi). Disaat itu akan datang Almasih yang dijanjikan 
        itu. Kedua hadist ini dan ayat "waakharina minhum" dalam Surah 
        Al-Jum'ah ayat 3 menunjukkan kedatangan Rasulullah SAW yang kedua 
        kalinya dalam wujud Hazrat Masih Mau'ud a.s. 

        Yazid: 
        >Kedua, bahwa menurut pandangan Ahmadiyah, Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul

        >masih dan terus akan diutus Allah kemuka bumi ini dengan membawa 
        >berita-berita ghaib. Dengan argumentasi inilah Ahmadiyah mengakui 
        >kenabian Mirza Gulam Ahmad, dan mengakui berita-berita yang 
        >dibawanya. 

        >Semoga saya tidak salah menangkap apa yang dimaksudkan Pak Nadri. 

        >Dari kedua hal diatas, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan 
        >kepada Pak Nadri; 

        Nadri: 
        Mudah-mudahan saya bisa menjawab pertanyaan yang anda ajukan itu... 

        Yazid: 
        >* Apakah dalil bahwa Allah masih dan akan terus mengutus nabi dan 
        >rasul setelah Nabi Muhammad (ini menurut pandangan anda), tidak
>berlaku lagi setelah diutusnya Mirza Gulam Ahmad? 

        Nadri: 
        Keadaan itu berlaku terus, kenabian itu berkesinabungan terus sesuai

        dengan ayat-ayat Al-Qur'an tersebut. Cuma setelah Mirza Ghulam Ahmad

        sampai sekarang ini tidak ada yang mengaku jadi Nabi, dan kendatipun

        ada yang mengaku jadi Nabi mereka tidak memenuhi kriteria yang 
        diketengahkan Al-Qur'an sdebagai seorang Nabi yang benar.
Kenabian 
        adalah urusan Allah bukan urusan manusia... Dengan kata lain baik 
        saya ataupun semua orang Ahmadi sama sekali tidaklah berkeyakinan 
        bahwa Mirza Ghulam Ahmad itu adalah penutup nabi-nabi yang tidak ada

        lagi nabi sesudahnya...... 

        Yazid: 
        >* Atau lebih tepatnya, tidak ada lagikah nabi baru setelah Mirza 
        >Gulam Ahmad? 

        Nadri: 
        Karena kenabian itu adalah urusan Allah saya tidak berani mengatakan

        bahwa tidak ada lagi nabi baru sesudah Mirza Ghulam Ahmad. Bisa saya

        atau mungkin saja ada nabi tersebut sebagaimana yang saya katakan 
        diatas Mirza Ghulam Ahmad bukanlah Nabi terakhir. 

        >Yazid: 
        >* Sehingga Mirza Gulam Ahmad itu adalah khataman nabiyin bagi anda?


        Nadri: 
        Sama sekali saya dan orang-orang Ahmadi tidak mengatakan dan 
        berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah khaatamannabiyin.... 
        Tidak ada seorang nabipun yang diutus oleh Allah sebelum dan sesudah

        Muhammad SAW yang berpangkat "khaatamannabiyin".
Khaatamannabiyin 
        satu-satunya hanya untuk Nabi Muhammad SAW.... Orang-orang Ahmadi 
        mengartikan "khaatamannabiyin" adalah "meterai", "cap nabi-nabi", 
        "yang paling mulia diantara nabi-nabi", bukan "penutup nabi-nabi" 
        atau "nabi penutup" sebagaimana yang lazim ditafsirkan oleh 
        sebahagian besar Mainstream Islam ini. 

        >Yazid: 
        >* Apakah teori "tutup botol" yang anda miliki untuk menafsirkan
kata 
        >khataman nabiyin di dalam Al-Quran tidak berlaku pada diri Mirza 
        >Gulam Ahmad? 

        Nadri: 
        Saya dan orang-orang Ahmadi tak mengenal "teori tutup botol"
seperti 
        yang anda sangkakan itu. Kami sungguh tak mengerti makna teori
"tutup 
        botol" tersebut. Dan seperti yang saya katakan diatas 
        "khaatamannabiyyin" itu memang tidak berlaku bagi siapapun kecuali 
        Nabi Muhammad SAW satu-satunya. Hanya beliaulah yang berpangkat 
        khaatamannabiyin itu...Dan Mirza Ghulam Ahmad bukanlah 
        khaatamannabiyin..... 

        Yazid: 
        >* Apakah teori itu hanya berlaku bagi Nabi Muhammad? 

        Nadri: 
        Saya sama sekali tak mengenal teori tutup botol anda itu dan 
        orang-orang Ahmadi berkeyakinan bahwa khaatamannabiyin itu hanya
khusus untuk Nabi Muhammad SAW.... 

        Yazid: 
        >* Ataukah pada berita gaib yang dibawa Mirza Gulam Ahmad ada 
        >keterangan yang menyatakan bahwa Mirza Gulam Ahmad adalah nabi 
        >terakhir bagi anda? 

        Nadri: 
        Juga tidak ada.... beliau sama sekali tidak mengklaim diri sebagai 
        Nabi terakhir . Dan juga orang-orang Ahmadi tidak berkeyakinan bahwa

        beliau adalah Nabi terakhir. Orang-orang Ahmadi hanya meyakini
beliau 
        sebagai Imam Mahdi, Masih Mau'ud a.s. atau Nabi Isa ibnu Maryam yang

        dikabarkan kedatangannya yang kedua kalinya dalam hadist-hadist 
        Bukhari, Muslim, dan lain-lainnya.... 
         ------------------>bersambung. 

        Wassalamualaikum wr.wb. 
        Nadri Saaduddin, 
        Jalan Rambutan 23, 
        Telp. 0765-93072 
        Duri 28884, Riau Daratan, 
        INDONESIA.... 

        >Wassalamu'alaikum Wr. Wb. 

         

        ===
        Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

        Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

         

        Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari
Telkomsel 
        Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau
http://syiarislam.wordpress.com 

         

        ----- Original Message ----
        From: Hajji Syaifuddin Ma'rifatullah <[EMAIL PROTECTED]>
        To: [email protected]
        Sent: Monday, June 16, 2008 3:10:42 PM
        Subject: [is-lam] Apakah Saudaraku Nadri Saaduddin, masih ada di
milis ini ?

        Bismillaah, Ar-Rahmaan, AR-Rahiim
        
        Saya hanya ingin menyapa Saudara saya Nadri Saaduddin dari Riau,
apakah masih ada di milis ini ? Mohon response via pribadi.
        
        Terima kasih wa salamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

         

        -----------------------------------------------------------
        Mau Langganan Pulsa Keluarga Murah, Isi Sendiri, Mudah dan
Cepat: 
        Klik http://www.xez-pulsa.uni.cc <http://www.xez-pulsa.uni.cc/>
_______________________________________________
        Is-lam mailing list
        [email protected]
        http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

                         

                 

 


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG. 
Version: 8.0.100 / Virus Database: 270.4.0/1506 - Release Date: 6/17/2008
4:30 PM

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke