Sesungguhnya Allah tidak menyukai (La yuhibu) orang orang yang SOMBONG. Didalam al-Qur'an ada beberapa kali diulang-ulang kalimat yang dijadikan judul diatas. Oleh karenanyalah ummat muslim yang sudah bertaqwa sangat menjauhi sifat SOMBONG tersebut dari kehidupan mereka sehari hari. Sewaktu seorang muslim menegak-an shalat maka ber-SUJUD-lah mereka dihadapan khalik-NYA (sehari semalam hamba Allah bersujud sekurang kurangnya ada 34 kali). SOMBONG itu adalah sifat derivative dari IBLIS. Jika ditelusuri kisah ADAM didalam al-Qur'an, maka sifat SOMBONG tersebut telah dimulai pertama kali oleh IBLIS. Pada saat Tuhan memerintahkan para Malaikat untuk bersujud kepada ADAM, maka semua Malaikat bersujud kepada ADAM, kecuali IBLIS. Iblis dengan alasan ke-SOMBONG-an mengatakan, kami (Iblis) terbuat dari API yang lebih baik dari asalnya ADAM yang terbuat dari tanah. Dari kalimat tadi dapat ditarik kesimpulan jika kita manusia-manusia ini merasa lebih baik dari manusia manusia yang lain dan alasan tersebut digunakan untuk menafikan perintah tuhan, maka samalah kita seperti sifat SOMBONG dari Iblis. Karena kalam Allah itu sangat luas, janganlah merasa diri kita ini lebih baik dari yang lain dan sangat mudah men-JUDGE orang lain dengan keterbatasan ilmu yang dimiliki. Sekali lagi Kalam Allah itu sangat luas, walau kering laut itu (sebagai tinta), namun ilmu allah tidak akan selesai dituliskan. Bersyukurlah kita yang telah diberi kesempatan untuk mengetahui A TINY atau ZARRAH dari ilmu Allah. Tapi janganlah karena yang se-TINY atau se-ZARRAH ini telah merasa diri yang paling tahu dan merasa diri yang paling baik dan merasa diri yang paling benar, sehingga akhirnya bisa terpeleset dan tergelincir kepada sifat SOMBONG-nya Iblis. Fir'aun yang mengaku Tuhan, berbeda orang yang mengaku milik Tuhan !!! Bersambung /. Al-khori M. Al-Khor Community Doha, State of Qatar
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
