2008/8/27 Achmad Saidi <[EMAIL PROTECTED]>: > Saya ?? Tidak ada !! > Kebetulan saya kenal dengan beberapa saudara2 di FPI dan FUI, walaupun bukan > elit2nya. Dan pergerakan kita sepertinya berbeda Pak Harry. Jadi, > teruskanlah perjuangan anda melalui cara anda, dan saya meneruskan > "perjuangan" saya melalui cara saya. > Pesan saya, janganlah memperlemah apalagi mematikan semangat saudara2 anda > yang menggunakan cara lain dalam masalah ini. Kita harus saling mendo'akan > satu sama lainnya Pak.
InsyaAllah niat saya bukan untuk menjatuhkan, namun sekedar memberi masukan / solusi-solusi lainnya; yang mungkin aspek manfaatnya bisa lebih besar lagi. Selalu ada banyak jalan menuju Mekkah / Roma :-) > Btw, salam kenal buat Pak Harry dan rekan2 milis yang lainnya, saya adalah > penghuni baru, jadi mohon bimbingannya ya. Kalau ada yang salah harap > dikoreksi, kalau ada yang benar cukup diketahui saja, jangan dipublikasikan. Wah unik juga :-) biasanya kalau ada yang benar justru ingin dipublikasikan seluas-luasnya. Salam kenal juga dari saya, pak Achmad. Salam, Harry > Wassalamu'alaikum, > > ----- Original Message ----- > From: "Harry Sufehmi" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Wednesday, August 27, 2008 10:24 AM > Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan > Monas(MulutKamuHarimauKamu) > > >> Saya "main belakang" :-) galang kawan2 dari berbagai institusi, >> memberi saran, membantu di balik layar, dst. Kebetulan saya ada kawan2 >> di berbagai institusi seperti DDII, NU, PKS, dan internal Isnet >> sendiri juga cukup powerful jaringannya. >> >> Kekuatan Yahudi, Cina, India adalah karena kemampuan mereka dalam >> memanfaatkan jaringan mereka secara maksimal. >> Ini yang masih sangat jarang kita, umat Islam, lakukan. Kita kadang >> lebih senang ribut dengan sesama kita, bahkan dalam soal-soal >> khilafiah. >> >> Selain itu, saya juga mempublikasikan berbagai informasi seputar >> Ahmadiyyah (1). Sehingga jika Anda search "ahmadiyah fpi" (2) atau >> "fatwa ahmadiyyah" (3) atau lainnya - maka yang akan Anda temukan >> adalah penjelasan / artikel saya di halaman pertama Google. >> >> Kadang jika posisi sedang terjepit, menyerang secara frontal adalah >> sama saja dengan bunuh diri. Pada situasi tersebut, Allah swt menuntut >> kita untuk menggunakan nikmat Nya, yaitu otak kita. Gunakan untuk >> menemukan jalan-jalan lainnya, sehingga bisa mencapai tujuan kita. >> >> Now, what have YOU done ? >> >> >> >> Salam, HS >> >> >> (1) >> http://www.google.co.id/search?hl=en&safe=active&client=opera&rls=en&hs=0uq&q=site%3Asufehmi.com+ahmadiyah&btnG=Search&meta=cr%3DcountryID >> >> (2) >> http://www.google.co.id/search?hl=en&safe=active&client=opera&rls=en&hs=mwq&q=ahmadiyah+fpi&btnG=Search&meta=cr%3DcountryID >> >> (3) >> http://www.google.co.id/search?hl=en&q=fatwa+ahmadiyyah&btnG=Google+Search&meta= _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
