Tidak semua permasalahan itu dihadapi dg senyum....
Juga tidak semua permasalahan harus dihadapi dengan tangan.
Kita bisa lihat situasinya,
Jika sudah urusan Aqidah, dan telah dilakukan bertahun-tahun (spt ahmadiyah
ini),
Ulama2 besar India, Pakistan, bahkan seluruh dunia, sudah mengingatkan,
apakah kita akan tetap dengan senyum...?
hasilnya....????

Mereka perusak aqidah yang telah mengakar,
mereka terorganisasi dengan baik...
sementara kita dituntut untuk menerima dan memberi ruang...
mau dikemanakan anak2 dan cucu2 kita ?
apakah permasalahan ini akan kita biarkan dan berikan pada anak2 dan cucu2
kita...
Please..... mereka akan lebih lemah dari pada kita dikarenakan musuh yg
semakin banyak.
"PR" mereka jauh lebih besar dan banyak dari pada PR kita sekarang.
Kenapa sih tidak tegas saja dibubarkan?
Kenapa sih kita tidak bisa meniru Pakistan dimana ajaran sesat ini lahir?
Kok kita dengan sombongnya mengatakan bahwa kita adalah Islam yang benar,
yang cinta DAMAI,
Dan kita dengan lantang mengatkan, lihatlah aku adalah Islam yang bernar dan
paling toleran, mengajak para Munafiqun dan Musyrikun untuk kembali pelan2
ke Islam walau tiap harinya mereka menyesatkan ummat ini.

AHMADIYAH sebuah penyakit meng- ABAD.
Tidak ada kata lain, potong sekarang atau anak cucu kita yg menanggung.
Bgmana cara potong yg baik...?!!
Harus ada yg demo, agar semua orang sadar akan bahayanya...
harus ada yg berkoar-koar di podium, agar ummat waspada.
harus ada yg membubarkan secara hukum dan politik, agar negeri ini selamat
dari azab Allah SWT.
Semua berperan, semua harus bergerak cepat.
Mereka terorganisasi dengan baik.
Mereka tercuci otaknya dengan sistematis.
Bubarkan!!!,
selamatkan mereka dengan merangkulnya ke Islam kembali.

Islam tidak mengajarkan menganiaya (dhalim) kepada musuh sekalipun...
Tapi Islam mengajarkan kita untuk mempertahankan Aqidah.
Tidak ada main hakim sendiri.
Tidak ada pembakaran dan pengusiran Ahmadiyah.
Kita lakukan dengan baik, BUBARKAN, Potong garis komandonya,
selamatkan ummat yg telah tersesat.
Seret kemeja hijau Pimpinannya yang tidak mau bertobat.
Moga Allah menyelamatkan kita semua.

maaf kepanjangan dan emosi.





2008/8/26 Achmad Saidi <[EMAIL PROTECTED]>

> Lalu apa yang sudah anda lakukan untuk mencegah penyebaran ajaran2 sesat
> dan
> menyesatkan dari Ahmadiyah ??
> ----- Original Message -----
> From: "Harry Sufehmi" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Tuesday, August 26, 2008 3:45 PM
> Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas
> (MulutKamuHarimauKamu)
>
>
> > Tetap kita tidak bisa menyamaratakan semua kasus dengan situasi
> > Rasulullah saw sih.  Simplifikasi dalam hal-hal yang penting seperti
> > ini bisa jadi menyebabkan kita melakukan kesalahan yang fatal, yang
> > mungkin justru akan dikutuk oleh Allah & Rasul Nya.
> >
> > Misalnya, pada kasus Rasulullah saw, mungkin ada pertimbangan karena
> > Islam masih baru tumbuh. Sehingga bahaya Musailamah menjadi
> > signifikan, dan dianggap perlu tindakan yang bisa segera
> > menyelesaikannya sebelum berlarut-larut. Atau, mungkin ada berbagai
> > pertimbangan lainnya yang kita tidak tahu.
> >
> > Jadi dalam meneladani berbagai sikap Nabi saw, kita perlu terlebih
> > dahulu memahami konteks dari tindakan yang dilakukan beliau. Baru
> > kemudian kita akan bisa memahami maksud sebenarnya beliau; dan bisa
> > menerapkannya juga dengan benar kapan saja, di mana saja.
> >
> > Rasulullah saw adalah strategist / ahli strategi yang ulung; mungkin
> > kita masih ingat perjanjian Hudaibiyah yang pada awalnya dikira semua
> > orang sebagai kekalahan Islam. Demikian pula dengan para sahabat
> > beliau, seperti Khalid bin Walid, Salman Al-Farisi, dan lain-lainnya.
> > Idealnya kita bisa meniru jejak beliau juga. Jika memang konflik bisa
> > diselesaikan secara damai, mengapa musti konfrontasi?
> >
> > Ini yang kemudian diterapkan dengan sukses oleh umat Yahudi. Tanpa
> > banyak ribut, tiba-tiba mereka sudah menggenggam dunia ini dan membuat
> > semua orang mengikuti cara pikir mereka. Yahudi sudah terkenal selama
> > puluhan abad sebagai ras yang sukses di berbagai penjuru dunia. Dan
> > mereka cenderung mengandalkan  strategi, bukan konfrontasi.
> > Perkecualian adalah akhir-akhir ini, yaitu sejak munculnya sekte
> > Zionis yang kemudian merampas tanah Palestina. Dan sekte Zealot pada
> > abad 1 Masehi dulu (1)
> >
> > Kawan saya pernah mencontohkan secara cukup telak, dan saya cukup
> > beruntung bisa menyaksikannya secara langsung dari dekat. Prinsip
> > beliau adalah "jangan memadamkan cahaya orang lain. Tapi, buatlah agar
> > cahaya kita sendiri menjadi lebih terang".
> >
> > Beliau sempat diserang oleh banyak pihak, bahkan sampai ke bisnisnya
> > juga. Namun beliau tetap teguh dan bekerja dengan pintar untuk
> > mewujudkan idealismenya.
> >
> > Akhirnya kini hasilnya sudah mulai nampak.
> > Dan semua itu bisa dicapai tanpa perlu menyerang balik musuhnya  :-)
> > karena "cahaya" dari beliau jauh lebih terang, maka otomatis beliau
> > yang jadi nampak sebagai pemenangnya.
> >
> > Ya, mudah-mudahan umat Islam bisa mulai kembali mengandalkan otaknya,
> > dan tidak hanya semata-mata ototnya.
> >
> >
> > Salam,
> > Harry
> >
> > (1) http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-26-1715/
> >
> >
> >
> > 2008/8/26 Teddie Harjadi <[EMAIL PROTECTED]>:
> >> Rasulullah yang lebih paham makna DAMAI dalam Islam sebagai rahmatan lil
> >> alamin pernah memerangi musailamah si pendusta yang mengaku sebagai
> nabi.
> >> Ahmadiyah bukanlah organisasi yang baru berdiri kemarin sore, organisasi
> >> ini
> >> sudah hampir satu abad menyesatkan umat Islam dengan mengklaim bahwa
> >> pendirinya adalah nabi.
> >> Jika Ahmadiyah tidak mengklaim sebagai bagian dari Islam maka tidak akan
> >> ada
> >> orang Islam yang akan mempermasalahkannya.
> >> Jika Ahmadiyah memang berniat DAMAI maka jangan sekali-sekali merusak
> >> kedamaian yang ada dengan menistakan agama Islam.
> >>
> >>
> >>
> >> ----- Original Message -----
> >>
> >> From: Alkhori M
> >> To: [email protected]
> >> Sent: Monday, August 25, 2008 8:38 PM
> >> Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut
> >> KamuHarimauKamu)
> >> Terpaksa ikut nimbrung komentar.
> >>
> >> Hingga hari ini yang saya percayai adalah Islam itu adalah agama yang
> >> penuh
> >> ke-DAMAI-an, karena islam itu sendiri artinya DAMAI.
> >> Hingga hari ini yang saya amalkan dimana ada Islam disitu harus tercipta
> >> ke-DAMAI-an, karena Muhammad SAW diutus untuk rahmatan lil'alamin.
> >>
> >> Oleh sebab itu saya selalu ingin mengajak bagaimana Islam harus tampil
> >> beda,
> >> bagaimana cara-cara yang Islami yang harus dikedepankan dalam
> >> menyelesaikan
> >> MASALAH.
> >> Janganlah menyelesaikan MASALAH dengan menimbulkan MASALAH LAIN.
> >> Janganlah kita (muslim yang juga mutaqin) seolah-olah sudah MEMEGANG
> >> KUNCI
> >> SURGA dan KUNCI NERAKA, maksudnya dengan mudah men-JUDGE orang lain
> >> penghuni
> >> NERAKA dan hanya kita yang masuk SURGA, karena merasa sudah memgang
> >> KUNCInya.
> >>
> >> Jadi kesimpulan TONJOLKANLAH KEDAMAIAN ISLAM (contohlah rasul dlm
> problem
> >> solving), sehingga akhirnya DAMAI yang dihasilkan sebagai outputnya.
> Tapi
> >> bukanlah cara-cara preman kampung seolah-olah yang benar hanya DIRI
> >> sendiri
> >> sementara orang lain SESAT semua.
> >>
> >> Lihatlah mereka mereka yang sudah MATANG ISLAM-nya, mereka tidak grusa
> >> grusu
> >> untuk minta AHMADIYAH dibubarkan, tapi mereka meminta, mari secara
> >> persuasive pengikut Ahmadiyah tersebut diajak kembali ke jalan yang
> >> benar.
> >> Kedepankan OTAK dalam problem solving, tapi jangan gunakan OTOT seperti
> >> preman preman kampung. Saya merasa malu melihat islam yang beginian,
> >> salam.
> >>
> >> ----- Original Message -----
> >> From: Syarif Hidayat
> >> To: [email protected]
> >> Sent: Monday, August 25, 2008 10:10 AM
> >> Subject: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut
> >> KamuHarimauKamu)
> >> Hmmm, sepertinya ngga juga,.... ada sejaranh bentrok kali sama
> >> teman-teman
> >> FPI. Soalnya oda beberapa teman-teman kita yang memusuhi FPI tetapi
> >> mereka
> >> bukan Ahmadi dan bukan pula Liberalis,.. Tetapi munkin ada alasan yang
> >> lain.
> >> Tapi masa sih kang  Alkhoiri M musuhan sama FPI...?
> >>
> >>
> >>
> >> ----- Original Message -----
> >> From: Hermanto
> >> To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected]
> >> Sent: Monday, August 25, 2008 11:25 AM
> >> Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut
> >> KamuHarimauKamu)
> >> Ass.
> >> Udah lama ga aktif nih aku...
> >> ikutan lagi yah...
> >>
> >> Aku geli lho posting nya Alkhoiri M, diambil mentah2 dari mas media yg
> >> jelas2 ga membela Islam dan perjuangannya.  Ga taukah tuh koran
> >> perjuangannya menuju kemana? atau memang sngaja membela ahmady...?
> >>
> >> wah..wah..wah...
> >> moga2 tidak yah...
> >>
> >>
> >> 2008/8/24 AFR <[EMAIL PROTECTED]>
> >>>
> >>> mudah2an kawan kita yg pernah aktif kasih nasehat disini jadi paham
> mana
> >>> yg Islam rahmatan lil 'alamin sebenarnya, yg bukan ahmdy
> >>>
> >>>
> >>> salam,
> >>> Fahru
> >>>
> >>> --- On Sat, 8/23/08, Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >>>
> >>> From: Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
> >>> Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut
> >>> KamuHarimau Kamu)
> >>> To: [EMAIL PROTECTED], [email protected]
> >>> Date: Saturday, August 23, 2008, 1:49 PM
> >>>
> >>> Hmmm,...
> >>> Betul. Menurut saya, ada baiknya kita lupakan dan ambil hikmahnya agar
> >>> tidak
> >>> terulang lagi kejadian serupa. Dan mari saling memaafkan.
> >>>
> >>>
> >>>
> >>> ----- Original Message -----
> >>> From: "Bango Samparan" <[EMAIL PROTECTED]>
> >>> To:
> >>>  <[email protected]>
> >>> Sent: Saturday, August 23, 2008 9:09 AM
> >>> Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut
> >>> KamuHarimau
> >>> Kamu)
> >>>
> >>>
> >>>
> >>> > Walah mas, wong masalahnya sudah selesai kok. Udah terbukti siapa
> yang
> >>> > main api di Monas.
> >>> >
> >>> > Di Indonesia tuh kalau yang tegas-tegas memang susah. Kalau main
> >>> > selintutan, nah itu yang disarankan:-)
> >>>
> >>> >
> >>> > Salam hangat
> >>> > B. Samparan
> >>> >
> >>> >
> >>> > --- On Fri, 8/22/08, Alkhori M <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >>> >
> >>> >> From: Alkhori M <[EMAIL PROTECTED]>
> >>>
> >>> >> Subject: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut Kamu
> >>> Harimau
> >>> >> Kamu)
> > _______________________________________________
> > Is-lam mailing list
> > [email protected]
> > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> >
> >
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke