Assalamualaikum,

 

Saya khawatir ini akan mengarah ke "penyamaan semua agama" sebagaimana yang
pernah diblow up oleh JIL dengan konsep liberalisasi agamanya.

Karena sudah sangat2 jelas, konsep ketuhanan dan kitab suci dari tiap2 agama
yang ada sekarang ini ber-beda2. Sehingga tidak mungkin mereka akan menuju
arah yang sama.

 

Orang diluar agama akan melihat (kita gunakan bahasa umum untuk
Allah->Tuhan):

Penganut agama A akan dimasukkan neraka oleh Tuhan agama B, begitu juga
sebaliknya penganut agama B akan dimasukkan neraka oleh Tuhan agama A.

Karena menurut Tuhan agama A penganut agama B adalah sesat, begitu jua
menurut Tuhan agama B penganut agama A adalah sesat.

 

Kebenaran yang absolut/mutlak tidak mungkin ada lebih dari satu, kalau
kebenaran itu lebih dari satu itu adalah kebenaran yang relative. Benar
menurut A belum tentu benar menurut B. 

 

Bisakah kita mengklasifikasikan mana agama samawi dan mana agama ardhi?

Saya setuju dengan pernyataan:

 

> Agama itu sejak ADAM AS hingga Muhammad SAW adalah SATU yaitu Islam. 

 

Namun hanya untuk sebatas agama samawi. 

Sebagaimana kita tahu dalam perjalanannya agama2 samawi itu mengalami
penyempurnaan. Dan FINAL nya diberi nama "Islam"

Pada dasarnya agama yang dibawa oleh para utusan (Rosul) itu adalah agama
tauhid yang mengesakan Allah dan yang akan membawa manusia ke Islam (ke
keselamatan).

Soal nama sudah jelas,

 

PADA HARI INI TELAH KUSEMPURNAKAN UNTUK KAMU AGAMAMU, DAN TELAH KU-CUKUPKAN

KEPADAMU NI`MAT-KU, DAN TELAH KU-RIDHAI ISLAM ITU JADI AGAMA BAGIMU

 

Dengan begitu artinya Allah tidak mengakui lagi kebenaran agama selain agama
yang bernama "Islam", apapun namanya.

 

"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, Maka sekali-kali tidaklah
akan diterima (agama itu) daripadanya, dan Dia di akhirat termasuk
orang-orang yang rugi" (Ali Imron: 85).

 

Wassalam

Hamami

 

 

 

 

 -----Original Message-----
From: Alkhori M [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, September 08, 2008 6:52 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Benarkah Orang Baik Belum Tentu Masuk Surga?

 

Lihat kommen dibawah:

 

> Agama itu sejak ADAM AS

> hingga Muhammad SAW

> adalah SATU yaitu Islam. Manusia saja yang menamakan agama

> berbeda beda,

> maka ditulis tanpa melihat AGAMA yang dinamakan oleh

> manusia itu sendiri.

 

Di sini saya masih perlu bertanya. Lalu, bagaimana posisi agama-agama yang

ada sekarang, apakah masih bisa dikategorikan sebagai tetap ISLAM. 

Salam hangat

B. Samparan

 

Jawaban singkatnya adalah YA, mereka itu semuanya Islam, tapi yang belum

disempurnakan. Kalau punya waktu bisa dibuat matrix perbedaan dan persamaan

diantara seluruh agama.

Contoh kecil:

Budha, tidak makan daging, Kristen, pendeta tidak kawin, Islam, makan daging

yg tertentu dan boleh kawin. Terlihat ada terjadi Continuously Improvement

disana.

 

Untuk detailnya sbb:

ISLAM artinya DAMAI kalau boleh diartikan demikian. Sejak ADAM AS hingga

Muhammad SAW semua agama tersebut adalah agama samawi yang bersumber sama

yaitu Allah, hanya berbeda Rasul-nya. Sehingga turun QS: 5-3. Disitu sangat

jelas dituliskan sbb:

 

PADA HARI INI TELAH KUSEMPURNAKAN UNTUK KAMU AGAMAMU, DAN TELAH KU-CUKUPKAN

KEPADAMU NI`MAT-KU, DAN TELAH KU-RIDHAI ISLAM ITU JADI AGAMA BAGIMU.

 

Seharusnya kalau merujuk Al-Maidah Ayat 3 diatas, kalau ibarat perusahaan,

seharusnya semua agama agama yang berasal dari Samawi bisa semuanya MERGER

kedalam Islam. Tapi perlu diingat perusahaan saja kadang-kadang sulit untuk

di MERGER apalagi Manusia. Manusia itu paling sulit menerima PERUBAHAN.

Kalau di perusahaan diperlukan Management Of Change (MOC) bagaimana untuk

Manusia memang agak sulit untuk bisa menghadapi kenyataan tersebut. 

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

-----Original Message-----

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]

On Behalf Of Bango Samparan

Sent: Monday, September 08, 2008 4:58 AM

To: [email protected]

Subject: Re: [is-lam] Benarkah Orang Baik Belum Tentu Masuk Surga?

 

Saya pakai plain text saja mas Alkhoiri:

 

> Surga adalah urusan tuhan, manusia adalah USAHA, jika kita

> kita termasuk dan

> berusaha menjadi BAIK, adalah CALON, masih calon, untuk

> masuk surga, itu

> tadi Surga adalah urusan tuhan.

 

Ya saya setuju, di dalam Al Qur'an hanya disebutkan if ... then you are

surely... Penilai apakah kita memenuhi mekanisme if ... then ..., tentu saja

adalah Allah SWT jua.

 

> Agama itu sejak ADAM AS

> hingga Muhammad SAW

> adalah SATU yaitu Islam. Manusia saja yang menamakan agama

> berbeda beda,

> maka ditulis tanpa melihat AGAMA yang dinamakan oleh

> manusia itu sendiri.

 

Di sini saya masih perlu bertanya. Lalu, bagaimana posisi agama-agama yang

ada sekarang, apakah masih bisa dikategorikan sebagai tetap ISLAM.

 

Salam hangat

B. Samparan

 

_______________________________________________

Is-lam mailing list

[email protected]

http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

 

 

__________ NOD32 3360 (20080815) Information __________

 

This message was checked by NOD32 antivirus system.

http://www.eset.com

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke