Sekitar tahun sembilan puluhan, saya kembali berkunjung ke Palembang
tepatnya yaitu di Plaju dan Sei Gerong. Walau sebelumnya hampir dua tahun
pernah menjadi warga Plaju tapi jujur saja bahasa Palembang aslinya belum
saya kuasai. Tapi kalau bahasa Palembang yang campuran itu tentu sangat
mudah bisa dimengerti.

 

Karena latar belakang adalah KULI PABRIK, maka saat itu pada tahun sembilan
puluhan juga berkunjung untuk jadi KULI PABRIK di Plaju dan Sei Gerong.
Hampir sebulan di Palembang, malamnya tidur di Hotel Sanjaya paginya
meluncur ke Plaju. Hari pertama diperkenalkan dengan Ka. Tek. Pem (kalau
tidak salah demikian sebutan departmentnya yaitu beliau adalah Mechanical
Superintendent plus minus). Beliau ini orang cukup ganteng hitam manis dan
bicara cukup meyakinkan. Beliau sangat appresiasi terhadap Arun. Beliau
mengatakan Arun sudah advanced dan hi-tech begitu dia coba meyakinkan orang
orangnya. Sewaktu giliran saya untuk memberikan komentar saya hanya
mempertajam saja apa yang beliau sudah ucapkan dengan sedikit motivasi
Pertamina Plaju juga bisa melakukan hal yang sama, buktinya saya juga
outcome dari diklat Plaju Pertamina.

 

Selanjutnya sewaktu berjumpa pada acara perkenalan dengan Ka. Intr. Pem
(Instrument Superintendent) disinilah judul artikel ini terjadinya. Ka.
Instr. Pem. Ini adalah orang Medan, orangnya putih dan tinggi besar. Beliau
itu dengan logat bataknya selalu mengatakan NGOMONG BAELAH. Pada kalimat
tersebut tersirat makna bagaikan sebuah CURHAT bahwa di Plaju ini terlalu
banyak orang yang PINTAR NGOMONG tapi kalau diminta beliau yang mengerjakan
APAPUN TIDAK ADA YANG BERHASIL. Pas giliran saya harus memberikan komentar,
tinggal ditimpali saja, rupanya apa yang saya utarakan sangat mengena di
hati beliau sehingga kami seide, kalau seide tentu sangat mudah
berkomunikasi. Tentu menjadi kompak.

 

Ngomong bae atau No Action Talk Only (NATO) adalah sebuah pemeo yang
maknanya bisa sangat dalam sekali. Memang manusia itu ada bermacam-macam,
ada yang pintar ngomong saja, tapi giliran kerja HAMBUS. Ada orang yang
sangat rajin bekerja, semua pekerjaan dengan sangat trampil deselesaikan,
pas giliran ngomong beliau selalu menolak. Manager dan management salah satu
definisi sederhananya adalah GET THING DONE THRU OTHER PEOPLE, tapi
sebaliknya kalau GET THING DONE BY YOUR SELF itu namanya adalah Specialist.

 

Sebaiknya dan yang idealis adalah orang yang pintar NGOMONG juga bisa KERJA,
jangan hanya pintar NGOMONG untuk nyalahin orang saja. Kalau selama puasa
orang yang beginian yang puasa hanyalah PERUTnya DOANG, tapi pikiran dan
mulutnya masih perlu dibenahin. Sementara orang yang pintar KERJA seharusnya
diimbangi dengan bisa ngomong juga setidak tidaknya dalam puasa ini
perbanyak dzikir tentu untuk mengingat Allah. La Tansa Dzikrillah.

 

Kalau mendengar ada orang mengatakan NGOMONG BAELAH, saya jadi teringat pada
saat itu hampir sebulan dimana setiap malam lagi duduk duduk di lobi hotel
Sanjaya Palembang sungguh indah Sungai Musi di kota Palembang. Gubernur yang
baru terpilih juga mengatakan dalam setahun akan tercapai Pendidikan Gratis
dan Kesehatan Gratis untuk rakyat miskin di Palembang. Semoga saja upaya
Gubernur baru ini akan mendapat dukungan dari rakyatnya bukan dari kelompok
yang NGOMONG BAELAH.

 

Ditulis selagi menunggu Sahur.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke