Masih di Palembang sekitar tahun sembilan puluhan,
Kalau siangnya sebagai KULI KILANG, sibuk di Plaju dan Sei Gerong, barulah malam harinya kembali ke Palembang. Di Palembang pada saat itu tidak ada hotel yang bintang 5, yang ada yaitu hotel Sanjaya dan beberapa hotel hotel kecil lainya. Penulis sendiri dan beberapa rekan lainya, kami menginap di Hotel Sanjaya. Kalau malam hari kami chating atau sambil menghilangkan penat kami duduk duduk di lobi hotel. Pada saat itu GM Hotel Sanjaya adalah juga ex-PTA dalam artian beliau juga mantan kawan sekerja dari Aceh. Dari beliaulah istilah NGOMONG BAELAH pada tulisan ini dirangkai kembali. Karena GM Hotel adalah rekan ex-PTA, maka karyawan hotel mereka sangat hormat kepada kami. Sebenarnya karyawan semua hotel tentu sangat hormat kepada tamu tamu hotel. Mereka karyawan karyawan tersebut dengan senyum ramah yang virtual selalu berusaha berbuat yang baik pada Tamunya. Sang GM Hotel dengan initial HH, pada suatu malam berceloteh tentang adik beliau yang POLISI, pada saat itu kami lagi duduk duduk santai di lobi hotel, walau GM adalah kawan, tapi tentu saja tidak ada yang GRATIS, maksudnya minuman & makanan harus BM. Sang GM bercerita sbb: Adik beliau yang polisi, sudah mengikuti kursus Perwira, waktu akan mengikuti kursus tersebut, polisi ini harus menyediakan segepok uang agar bisa ikut pelatihan ini (apa nama kursus tsb, kalau diangkatan darat mungkin seskoad, kalau di polisi emboh aku, lali). Dan sekarang setelah lulus minta duit lagi, kalau tidak ada duit, akan ditempatkan sebagai kapolres di daerah kering. Maka sang abang yang GM Hotel tersebut tadi siang baru saja mengirim segepok uang lagi buat sang adik agar bisa ditempatkan sebagai kapolres ditempat yang basah. Maka menurut GM tadi, kalau ada yang bertanya, mengapa kalau di polisi semuanya harus pakai uang, pada saat itu Kapolri mengatakan itu bohong, laporkan kepada saya, kalau memang ada praktek uang dalam tubuh polri, maka sambil tersenyum beliau itu mengatakan NGOMONG BAELAH. Itulah yang sering terjadi pada masa tahun sembilan puluhan. Apakah sejak Kapolri nya pak Sutanto, apakah masih NGOMONG BAELAH ? Bagimaimana dengan calon Kapolri yang baru DHB, apakah penyakit NGOMONG BAELAH, sudah bisa dikuburkan hidup hidup ? semoga sajalah kisah di tahun sembilan puluhan tersebut sudah hanya tinggal kenangan atau makin parah. Doeloe kalau kita kehilangan seekor kambing, bila dilaporkan ke polisi bisa bisa hilang seekor lembu. Kalau doeloe kita kehilang sebuah motor, kalau dilaporkan pada polisi bisa bisa akan kehilangan sebuah mobil, makanya budaya NGOMONG BAELAH, harus ditinggalkan, salam kompak selalu. Ditulis selagi menunggu Iftar. Alkhori M Alkhor Community Qatar ============================================================================ ============== Sekitar tahun sembilan puluhan, saya kembali berkunjung ke Palembang tepatnya yaitu di Plaju dan Sei Gerong. Walau sebelumnya hampir dua tahun pernah menjadi warga Plaju tapi jujur saja bahasa Palembang aslinya belum saya kuasai. Tapi kalau bahasa Palembang yang campuran itu tentu sangat mudah bisa dimengerti. Karena latar belakang adalah KULI KILANG, maka saat itu pada tahun sembilan puluhan juga berkunjung untuk jadi KULI KILANG di Plaju dan Sei Gerong. Hampir sebulan di Palembang, malamnya tidur di Hotel Sanjaya paginya meluncur ke Plaju. Hari pertama diperkenalkan dengan Ka. Tek. Pem (kalau tidak salah demikian sebutan departmentnya yaitu beliau adalah Mechanical Superintendent plus minus). Beliau ini orang cukup ganteng hitam manis dan bicara cukup meyakinkan. Beliau sangat appresiasi terhadap Arun. Beliau mengatakan Arun sudah advanced dan hi-tech begitu dia coba meyakinkan orang orangnya. Sewaktu giliran saya untuk memberikan komentar saya hanya mempertajam saja apa yang beliau sudah ucapkan dengan sedikit motivasi Pertamina Plaju juga bisa melakukan hal yang sama, buktinya saya juga outcome dari diklat Plaju Pertamina. Selanjutnya sewaktu berjumpa pada acara perkenalan dengan Ka. Intr. Pem (Instrument Superintendent) disinilah judul artikel ini terjadinya. Ka. Instr. Pem. Ini adalah orang Medan, orangnya putih dan tinggi besar. Beliau itu dengan logat bataknya selalu mengatakan NGOMONG BAELAH. Pada kalimat tersebut tersirat makna bagaikan sebuah CURHAT bahwa di Plaju ini terlalu banyak orang yang PINTAR NGOMONG tapi kalau diminta beliau yang mengerjakan APAPUN TIDAK ADA YANG BERHASIL. Pas giliran saya harus memberikan komentar, tinggal ditimpali saja, rupanya apa yang saya utarakan sangat mengena di hati beliau sehingga kami seide, kalau seide tentu sangat mudah berkomunikasi. Tentu menjadi kompak. Ngomong bae atau No Action Talk Only (NATO) adalah sebuah pemeo yang maknanya bisa sangat dalam sekali. Memang manusia itu ada bermacam-macam, ada yang pintar ngomong saja, tapi giliran kerja HAMBUS. Ada orang yang sangat rajin bekerja, semua pekerjaan dengan sangat trampil deselesaikan, pas giliran ngomong beliau selalu menolak. Manager dan management salah satu definisi sederhananya adalah GET THING DONE THRU OTHER PEOPLE, tapi sebaliknya kalau GET THING DONE BY YOUR SELF itu namanya adalah Specialist. Sebaiknya dan yang idealis adalah orang yang pintar NGOMONG juga bisa KERJA, jangan hanya pintar NGOMONG untuk nyalahin orang saja. Kalau selama puasa orang yang beginian yang puasa hanyalah PERUTnya DOANG, tapi pikiran dan mulutnya masih perlu dibenahin. Sementara orang yang pintar KERJA seharusnya diimbangi dengan bisa ngomong juga setidak tidaknya dalam puasa ini perbanyak dzikir tentu untuk mengingat Allah. La Tansa Dzikrillah. Kalau mendengar ada orang mengatakan NGOMONG BAELAH, saya jadi teringat pada saat itu hampir sebulan dimana setiap malam lagi duduk duduk di lobi hotel Sanjaya Palembang sungguh indah Sungai Musi di kota Palembang. Gubernur yang baru terpilih juga mengatakan dalam setahun akan tercapai Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis untuk rakyat miskin di Palembang. Semoga saja upaya Gubernur baru ini akan mendapat dukungan dari rakyatnya bukan dari kelompok yang NGOMONG BAELAH. Ditulis selagi menunggu Sahur. Alkhori M Alkhor Community Qatar
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
