DAMAINYA DAN TEDUHNYA DIKALA BERSUJUD DIHADAPAN SANG KHALIK
Abstrak: Dikala penghuni surga diperintahkan Allah untuk bersujud kepada Adam, maka itulah SUJUD yang petama sebagai titik awal terjadinya PERISTIWA sebagai manifestasi kisah awal dari manusia dengan segala sebab dan akibat atau caused & effect dari penuh lika likunya kehidupan di Dunia ini. Pada saat itu sedang terjadi proses penciptaan manusia oleh Allah entah bagaimana pada saat itu Allah pilih kasih (wallahu a'lam) yang mana pada Adam telah diajari ilmu yang tidak diajari pada Jin & Malaikat. Pada saat itu Allah memerintahkan kepada penghuni surga untuk SUJUD pada Adam, maka ada dari golongan Jin dari kelompok Iblis, kelompok Iblis ini tidak mau SUJUD pada Adam, sebagai konsekuensi ini Iblis dikeluarkan dari SURGA. Iblis dengan alasan kesombongan mengatakan, kami (Iblis) terbuat dari API yang lebih baik dari asalnya Adam yang terbuat dari tanah. Dari kalimat yang pernah diucapkan Iblis tadi maka dapat ditarik kesimpulan jika kita-kita ini yang notabene adalah manusia-manusia ini merasa lebih baik dari manusia manusia yang lain, maka samalah kita seperti sifat sombongnya Iblis. -----------============oooooooooOOOOOOOOOoooooooo===========---------------- --- Setelah kembalinya nabi Muhammad SAW dari isra' & mi'raj, salah satu GIFT yang dibawa dari hasil isra' & mi'raj itu adalah SUJUD. Sebagai seorang muslim yang taat melaksanakan GIFT dari isra' & mi'raj nabi Muhammad SAW itu adalah melaksanakan SUJUD minimal sehari semalam adalah 34 kali SUJUD. Salah satu manifestasi dari SUJUD adalah menghilangkan rasa KESOMBONGAN pada diri manusia, hal itu pernah terjadi pada Iblis karena tidak menurut perintah Allah agar SUJUD pada Adam pada saat itu. Bagaimanakah SUJUD kita, apakah telah benar benar mampu mengikis rasa SOMBONG dari Qalbu/ Hati kita. Jika selama SUJUD itu telah dirasakan DAMAI & TEDUH maka telah dan bisa dikatakan makna dari sujud itu telah mencapai sasaran yaitu menghilangkan rasa sombong di hati. Ingatlah !!! Makna ikhsan bagi seorang yang mukhsin yaitu: Jika anda sedang beribadah seolah olah anda bisa melihat Allah, jika anda tidak mampu melihat Allah maka yakinlah bahwa Allah melihat anda. Bahagialah orang orang yang sudah bisa merasakan Damainya dan Teduhnya dikala SUJUD ketika selagi sedang menghadap Khaliknya. Al-khori M. Al-Khor Community Doha, State of Qatar
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
