Alkhory wrote :
"Pada saat itu sedang terjadi proses penciptaan manusia oleh Allah entah 
bagaimana pada saat itu Allah pilih kasih (wallahu a'lam) yang mana pada Adam 
telah diajari ilmu yang tidak diajari pada Jin & Malaikat"

Me Write : 
"pilih kasih"
Menurut saya itu bukanlah kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan waktu 
itu,... apalagi dari kalimat anda menunjukan judgement terhadap ALLAH.
Silahkan anda pelajari lagi tafsir yang lebih tepat untuk menjelaskan keadaan 
tersebut,....

Berhati-hatilah dalam menafsirkan ayat suci apabila anda mempublishnya ke forum 
umum. karna anda sendiri yang akan mempertanggung-jawabkannya kepada ALLAH....!

  ----- Original Message ----- 
  From: Alkhori M 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] 
  Sent: Wednesday, October 22, 2008 3:30 AM
  Subject: [is-lam] Damainya dan Teduhnya Dikala Bersujud Dihadapan Sang Khalik


  DAMAINYA DAN TEDUHNYA DIKALA BERSUJUD DIHADAPAN SANG KHALIK

   

  Abstrak:

  Dikala penghuni surga diperintahkan Allah untuk bersujud kepada Adam, maka 
itulah SUJUD yang petama sebagai titik awal terjadinya PERISTIWA sebagai 
manifestasi kisah awal dari manusia dengan segala sebab dan akibat atau caused 
& effect dari penuh lika likunya kehidupan di Dunia ini. Pada saat itu sedang 
terjadi proses penciptaan manusia oleh Allah entah bagaimana pada saat itu 
Allah pilih kasih (wallahu a'lam) yang mana pada Adam telah diajari ilmu yang 
tidak diajari pada Jin & Malaikat. Pada saat itu Allah memerintahkan kepada 
penghuni surga untuk SUJUD pada Adam, maka ada dari golongan Jin dari kelompok 
Iblis, kelompok Iblis ini tidak mau SUJUD pada Adam, sebagai konsekuensi ini 
Iblis dikeluarkan dari SURGA. Iblis dengan alasan kesombongan mengatakan, kami 
(Iblis) terbuat dari API yang lebih baik dari asalnya Adam yang terbuat dari 
tanah. Dari kalimat yang pernah diucapkan Iblis tadi maka dapat ditarik 
kesimpulan jika kita-kita ini yang notabene adalah manusia-manusia ini merasa 
lebih baik dari manusia manusia yang lain, maka samalah kita seperti sifat 
sombongnya Iblis. 

  
-----------============oooooooooOOOOOOOOOoooooooo===========-------------------

   

  Setelah kembalinya nabi Muhammad SAW dari isra' & mi'raj, salah satu GIFT 
yang dibawa dari hasil isra' & mi'raj itu adalah SUJUD. Sebagai seorang muslim 
yang taat melaksanakan GIFT dari isra' & mi'raj nabi Muhammad SAW itu adalah 
melaksanakan SUJUD minimal sehari semalam adalah 34 kali SUJUD. Salah satu 
manifestasi dari SUJUD adalah menghilangkan rasa KESOMBONGAN pada diri manusia, 
hal itu pernah terjadi pada Iblis karena tidak menurut perintah Allah agar 
SUJUD pada Adam pada saat itu.

   

  Bagaimanakah SUJUD kita, apakah telah benar benar mampu mengikis rasa SOMBONG 
dari Qalbu/ Hati kita. Jika selama SUJUD itu telah dirasakan DAMAI & TEDUH maka 
telah dan bisa dikatakan makna dari sujud itu telah mencapai sasaran yaitu 
menghilangkan rasa sombong di hati.

   

  Ingatlah !!!

  Makna ikhsan bagi seorang yang mukhsin yaitu: Jika anda sedang beribadah 
seolah olah anda bisa melihat Allah, jika anda tidak mampu melihat Allah maka 
yakinlah bahwa Allah melihat anda. Bahagialah orang orang yang sudah bisa 
merasakan Damainya dan Teduhnya dikala SUJUD ketika selagi sedang menghadap 
Khaliknya.

   

  Al-khori M.

  Al-Khor Community

  Doha, State of Qatar

   



------------------------------------------------------------------------------


  _______________________________________________
  Is-lam mailing list
  [email protected]
  http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke