Assalamu'alaikum wr wb,

Pagi ini di TV saya menonton berita di RCTI dan Trans
7. Ada 3 berita korban mutilasi. Satu mutilasi di bis
Mayasari Bhakti, satu lagi mutilasi di Denpasar Bali
karena masalah motor, satu lagi penemuan kepala
manusia di Kelapa Gading.

Kok banyak sekali pembunuhan mutilasi di zaman SBY?
Sebelumnya ada mutilasi oleh Ryan yang menelan selusin
korban jiwa. Belum lagi di daerah Bogor mayat wanita
tanpa tangan dengan celana dalam terlepas.

Sudah separah inikah keamanan di Indonesia? Nyawa
manusia jadi tidak ada harganya?

Paling tidak untuk kasus Ryan yang merampas korban
atau pun di Bali yang berkaitan dengan motor motif
ekonomi cukup jelas. Sementara pelaku korban mutilasi
di bis Mayasari kondisi ekonominya sangat
memprihatinkan.

Tim Ekonomi SBY selalu begitu mudah menghembuskan
kenaikan harga barang, sementara untuk menurunkan
harga barang begitu susah. Harga Premium naik dari Rp
1.800/liter di tahun 2003 jadi Rp 6.000/liter di tahun
2008.

Dollar naik hingga Rp 12.500/liter.

PAM yang diprivatisasi akhirnya begitu mahal harganya.
Setelah dipegang Lyonnaise, kemudian Aetra, tarif PAM
orang tua saya sampai Rp 354 ribu/bulan. Hebat kan?

Kita memang harus sabar.

Kesulitan ekonomi bisa membuat orang stress. Sebagian
motif pembunuhan termasuk mutilasi karena faktor
ekonomi. Oleh karena itu ekonom yang membuat kebijakan
yang menyengsarakan rakyat insya Allah akan
bertanggung-jawab kelak di akhirat nanti (kalau tidak
diadili oleh rakyat).

Wassalamu'alaikum wr wb

===
Paket Umrah 2009 Mulai Rp 16,9 juta
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id

Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti: UNREG SI kirim ke 3252. hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam.wordpress.com


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke