JCH NAD dapat dividen "baitul asyi" 

 
<http://www.waspada.co.id/index2.php?option=com_content&task=view&id=52218&p
op=1&page=0&Itemid=26> Cetak

 
<http://www.waspada.co.id/index2.php?option=com_content&task=emailform&id=52
218&itemid=26> E-mail

 


Wednesday, 26 November 2008 20:03 WIB 


WASPADA ONLINE
BANDA ACEH - Jamaah calon haji (JCH) asal Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
(NAD) mendapat dividen (keuntungan) dari pengelolaan  "Baitul Asyi" di Tanah
Suci Mekkah pada 2008 sebesar 5,044 juta real atau sekitar Rp15,132 miliar.
Koordinator Humas Panitia Pembantu Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH)
Embarkasi Banda Aceh Juniazi, di Banda Aceh, Rabu, menyatakan, deviden
tersebut telah diserahkan kepada sekitar 3.603 calon haji yang kini berada
di Mekkah.
"Jadi, deviden Baitul Asyi tahun ini diserahkan di tanah suci yang
masing-masing calon haji memperoleh 1.400 real," katanya. Baitul Asyi
merupakan rumah wakaf milik masyarakat Aceh yang berada di Mekkah Al
Mukaramah. Seyogianya rumah itu ditempati jamaah haji Aceh, namun sejak
diserahkan pemiliknya belum dimanfaatkan. Tapi pihak nazir kemudian
memanfaatkan rumah itu untuk disewakan dan keuntungannya sebagian diberikan
kepada setiap jamaah haji asal provinsi ujung paling barat di Indonesia
tersebut. Dividen tersebut pertama kali diserahkan kepada jamaah haji pada
2006 di Mekkah, masing-masing sebesar 2.000 real. Pada musim haji 2007,
deviden Baitul Asyi diserahkan di tanah air, tapi pada tahun ini kembali
diberikan di Tanah Suci. Sementara itu, kondisi JCH Aceh di Mekkah sebagain
besar dalam keadaan sehat walafiat, namun ada sebagian yang mengalami sakit
flu dan batuk. Informasi yang diperoleh dari petugas dan tim kesehatan,
banyaknya jamaah yang sakit, karena mereka tidak mau memakai masker,
sehingga mudah terserah penyakit. Menurut Juniazi, pihak petugas sudah
sering memperingatkan jamaah agar memakai masker apabila ke luar hotel,
karena kondisi udara di Mekkah kurang bagus. Sementara itu, calon haji Aceh
yang meninggal dunia bertambah satu orang lagi, yakni atas nama Tgk Muhammad
Husin bin Tgk Madsyah, yang tergabung dalam kloter 4 asal Kota Lhokseumawe,
yang meninggal akibat sakit.

 

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

<<attachment: image001.gif>>

<<attachment: image002.gif>>

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke