----- Original Message ----- 
From: altaufan_riza 
To: hendrik ; yuda ; cicuk (IT Support) ; saidi ; wahyu 
Cc: M Surrez Maulana ; ade yartadinata ; alf - ana ; alf - dena 
Sent: Wednesday, December 10, 2008 8:12 AM
Subject: Pemindahan Ibu Kota Layak Dibicarakan


*ada yang bisa jelasin ga maksud dan manfaat dari kata2 Politisi / artis Nurul 
Arifin: "memajukan waktu di Indonesia untuk menyamai waktu di Hongkong / 
Singapura / Malaysia" (Error Neeh)

Pemindahan Ibu Kota Layak Dibicarakan 
 
maps.google.com
/
Artikel Terkait: 
  a.. Pindahkan Ibu Kota RI ke Kalimantan 

 Selasa, 9 Desember 2008 | 15:56 WIB
JAKARTA, SELASA - Menanggapi wacana pemindahan Ibukota RI ke wilayah Kalimantan 
Tengah atau Kalimantan Timur yang kembali dilemparkan oleh oleh pengajar 
Ekonomi Politik di jurusan Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 
Universitas Indonesia Andrinof Chaniago, calon anggota legislatif (caleg) 
Partai Golkar Indra J. Piliang mengatakan, hal itu layak untuk didiskusikan.

"Saat ini kemacetan di Jakarta sudah parah. Jarak tempuh dari satu departemen 
ke departemen lainnya sangat lama akibat macet. Pemindahan ibu kota juga dapat 
mengurangi kemacetan birokrasi. Pemindahan juga dapat mengurangi kemalasan 
birokrasi," ujar Indra saat peluncuran Visi Indonesia 2033, Selasa (9/12) di 
Jakarta. 

Visi tersebut dirancang oleh Andrinof, dan pengajar di Fakultas Ekonomi 
Universitas Brawijaya, Ahmad Erani Yustika. Indra juga mengatakan, pemindahan 
tersebut akan lebih baik jika dilihat dari sisi administratif/manajerialnya 
saja, seperti Canberra, Australia. Sementara itu, Jakarta, dan kota-kota 
lainnya tetap dapat menjadi kota industri.

Hal yang sama diungkapkan oleh politisi Partai Golkar Nurul Arifin. "Wacana 
pemindahan ibu kota sangat baik, terlebih jika hal ini didukung dengan 
memajukan waktu di Indonesia, sehingga sama dengan waktu di Hongkong, 
Singapura, dan Malaysia. Dengan demikian kita dapat menyamai langkah mereka," 
ujarnya.

Menurut Wakil Ketua III Partai Gerinda, Halida Hatta, masalah urbanisasi 
merupakan masalah kronis, yang memerlukan pemecahan yang serius. Dia berharap, 
wacana ini harus sampai pada implementasi di tingkat kebijakan politik. Dia 
mengakui, selama ini banyak melihat wacana dan penelitian bagus, yang hanya 
sebatas kertas.



HIN 

Share on Facebook 
Nilai 5  - Beri Rating Artikel - ---------- Sangat Baik Baik Cukup Kurang 
Sangat Kurang   A A A   
Ada 28 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
friska @ Rabu, 10 Desember 2008 | 06:16 WIB
Presiden Soekarno dulu berencana menjadikan Palangkaraya sebagai ibukota RI, 
suatu rencana yang visioer namun lemah dalam pelaksanaan....Typical para 
pemimpin Indonesia......
Deddy Setiawan @ Selasa, 9 Desember 2008 | 23:38 WIB
Kita bisa lihat kapasitas intelektual seseorang dari jalan pikirannya. Lucu 
juga membaca opini Nurul Arifin, "Wacana pemindahan ibu kota sangat baik, 
terlebih jika hal ini didukung dengan memajukan waktu di Indonesia, sehingga 
sama dengan waktu di Hongkong, Singapura, dan Malaysia. Dengan demikian kita 
dapat menyamai langkah mereka,". Hahaha... apa hubungannya? Kenapa gak sekalian 
kita majukan waktu di Indonesia agar sama dengan waktu di Amerika. Nanggung 
kalo cuma nyamain Singapur/Malaysia! 
route @ Selasa, 9 Desember 2008 | 23:21 WIB
Setuju, biar itu wakil rakyat pada naek getek di sungai. Mobil mewah hasil 
korupsinya biar ditinggal buat makan rakyat kecil. Lagipula sudah bosen macet 
di Senayan gara2 demo melulu. Biar pemerintahan pindah, Jakarta tetap bisa 
maju, perekonomian tidak akan ikut2an pindah.
meyla @ Selasa, 9 Desember 2008 | 21:08 WIB
yup...setuju banget jika ibukota negara dipindahkan ke kalimantan. 
aldy @ Selasa, 9 Desember 2008 | 20:54 WIB
benar sekali.mrnding ibukota ri di pindahkan ajaaaaaaaa.di jawa udah ga cocok u 
jadi ibukota


Trims
Taufan

<<reg_pol.gif>>

<<star.gif>>

<<icon_print.gif>>

<<icon_mail.gif>>

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke