Kecewa Dengan Parpol Islam, FPI Kaji Pendirian Parpol
Shohib Masykur - detikNews


Logo baru FPI (www.fpi.or.id) 

HYPERLINK
"http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a59ecd1b&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_H
ERE" \n 

Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) tengah mengkaji pendirian partai
politik. Hal ini dilakukan karena mereka menilai partai-partai Islam yang
ada sekarang tidak menyuarakan aspirasi umat Islam dan tidak memperjuangkan
syariat Islam.

"Jika partai-partai Islam tidak berubah di dalam gerakannya, masih juga
tidak bisa mengayomi aspirasi umat, maka kalau caranya begini terus, DPP FPI
akan mengkaji untuk membuat sebuah parpol," kata Sekjen DPP FPI Ahmad Shobri
Lubis saat dihubungi detikcom, Sabtu (13/13/2008) malam.

Menurut Sobri, pengkajian pendirian parpol itu merupakan salah satu
rekomendasi Munas II FPI yang digelar di Bogor, 9-11 Desember kemarin. Jika
jadi didirikan, nantinya partai tersebut akan berada di bawah kontrol DPP
FPI. Program utama partai ini adalah penerapan syariat Islam secara kaffah
dalam bingkai NKRI.

Motif di balik pendirian partai itu, terang Shobri, adalah karena
partai-partai Islam yang ada saat ini dinilai tidak benar-benar
memperjuangkan syariat Islam dan mengabaikan aspirasi mayoritas umat Islam.

"Semua parti Islam belum ada yang menuntut pembubaran Ahmadiyah. Satupun
tidak ada. Padahal mayoritas umat sudah menginginkan pembubaran Ahmadiyah.
Tapi partai Islam tidak ada yang peduli itu," ujar Shobri memberi contoh.

"Kita juga kecewa dengan perjuangan RUU Pornografi yang ujungnya hanya
keluar seperti itu. Kita lihat kiprah mereka (partai-partai Islam) dalam
perjuangannya untuk menjaga moral, membentengi akidah dan akhlak jauh dari
harapan. Kita mempertanyakan, ini partai Islam atau partai apa? Kok nggak
ada bedanya dengan partai sekuler. Kita mempertanyakan keotentikan keislaman
mereka. Jangan-jangan mereka hanya menjual Islam," lanjutnya.

Menurut Shobri, FPI serius dengan rekomendasi ini. Namun FPI masih akan
menunggu hingga 2009 dengan melihat bagaimana ulah partai-partai Islam yang
ada.

"Tingkat keseriusannya sudah cukup tinggi. Cuma kita masih memberi waktu
kepada partai-partai untuk merubah sikap dia dan cara dia. Kita sudah bosan
benar dengan cara-cara seperti ini," ucapnya.

Jika ada partai Islam yang dinilai bisa memperjuangkan aspirasi umat Islam
dan penegakan syariat, Shobri mengaku pendirian partai itu akan dibatalkan.

"Kalau ada buat apa mendirikan partai? Lebih baik kita berikan suara kepada
partai itu biar suaranya lebih besar," tandasnya.(sho/sho)


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG. 
Version: 7.5.552 / Virus Database: 270.9.17/1844 - Release Date: 12/11/2008
8:58 PM
 
    

<<image001.jpg>>

<<image002.gif>>

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke