pandangan, pikiran boleh melihat keluar. lalu bisa menilai lemah
kalau lalu mengira dirinya kuat & pantas? yg sdh ada sblmnya juga begitu?
dan mereka disibukkan urusannya sendiri2 ...
bagusan FPI ber-LSM saja kritisi jalannya Pem. sepanjang sepak terjangnya
konsisten mengikuti aturan main, orang akan bersimpati, atw kalau mau gerilya
menyisipkan kadernya yg kuat ke dalam partai yg sdh ada.
insya Allah ...
salam,
Fahru
From: A.Dharmawan <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, December 13, 2008 11:39:31 PM
Subject: [is-lam] Apakah Mungkin Partai Islam itu Islami ??
Kecewa Dengan
Parpol Islam, FPI Kaji Pendirian Parpol
Shohib Masykur - detikNews

Logo baru FPI
(www.fpi.or.id)
Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) tengah mengkaji pendirian
partai politik. Hal ini dilakukan karena mereka menilai partai-partai Islam
yang ada sekarang tidak menyuarakan aspirasi umat Islam dan tidak
memperjuangkan syariat Islam.
"Jika partai-partai Islam tidak berubah di dalam gerakannya, masih juga
tidak bisa mengayomi aspirasi umat, maka kalau caranya begini terus, DPP FPI
akan mengkaji untuk membuat sebuah parpol," kata Sekjen DPP FPI Ahmad
Shobri Lubis saat dihubungi detikcom, Sabtu (13/13/2008) malam.
Menurut Sobri, pengkajian pendirian parpol itu merupakan salah satu rekomendasi
Munas II FPI yang digelar di Bogor ,
9-11 Desember kemarin. Jika jadi
didirikan, nantinya partai tersebut akan berada di bawah kontrol DPP FPI. Program utama partai ini adalah penerapan syariat Islam
secara kaffah dalam bingkai NKRI.
Motif di balik pendirian partai itu, terang Shobri, adalah karena partai-partai
Islam yang ada saat ini dinilai tidak benar-benar memperjuangkan syariat Islam
dan mengabaikan aspirasi mayoritas umat Islam.
"Semua parti Islam belum ada yang menuntut pembubaran Ahmadiyah. Satupun
tidak ada. Padahal mayoritas umat sudah menginginkan pembubaran Ahmadiyah. Tapi
partai Islam tidak ada yang peduli itu," ujar Shobri memberi contoh.
"Kita juga kecewa dengan perjuangan RUU Pornografi yang ujungnya hanya
keluar seperti itu. Kita lihat kiprah mereka (partai-partai Islam) dalam
perjuangannya untuk menjaga moral, membentengi akidah dan akhlak jauh dari
harapan. Kita mempertanyakan, ini partai Islam atau partai apa? Kok nggak ada
bedanya dengan partai sekuler. Kita mempertanyakan keotentikan keislaman
mereka. Jangan-jangan mereka hanya menjual Islam," lanjutnya.
Menurut Shobri, FPI serius dengan rekomendasi ini. Namun FPI masih akan
menunggu hingga 2009 dengan melihat bagaimana ulah partai-partai Islam yang
ada.
"Tingkat keseriusannya sudah cukup tinggi. Cuma kita masih memberi waktu
kepada partai-partai untuk merubah sikap dia dan cara dia. Kita sudah bosan
benar dengan cara-cara seperti ini," ucapnya.
Jika ada partai Islam yang dinilai bisa memperjuangkan aspirasi umat Islam dan
penegakan syariat, Shobri mengaku pendirian partai itu akan dibatalkan.
"Kalau ada buat apa mendirikan partai? Lebih baik kita berikan suara
kepada partai itu biar suaranya lebih besar," tandasnya.(sho/sho)
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.552 / Virus Database: 270.9.17/1844 - Release Date: 12/11/2008 8:58 PM
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
