Luke Skywalker wrote:
> Buat teman-teman yang sedang diskusi takdir, ada pertanyaan
> mudah:
>
> Apakah usia kita ditentukan Allah swt?
>
> Howgh!
Ya, tapi toh kita tidak tahu ketentuan pastinya berapa:-) Jadi, simpulkan
sendiri kita mesti harus bersikap bagaimana.
Pernah Umar dikritik kurang tawakal karena tidak mau masuk ke daerah wabah.
Sahabat lain, barangkali menyatakan "Sakit dan sehat itu takdir Allah, jadi
Umar, mengapa kamu takut masuk daerah wabah." Beliau menjawab, "Aku menghindari
suatu takdir Allah menuju ke takdir Allah yang lain."
Nah, di sini pelajarannya tentang takdir menjadi lain lagi:-)
Ada ayat yang juga menarik:
17. Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi
Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu
melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk
membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin,
dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui.
Nah, di sini pelajaran tentang takdir menjadi lain lagi:-)
Oleh karena itu, mendiang HM Rasjidi menyatakan Qodariyah dan Jabariyah adalah
pseudo problem.
Bagi saya, dia adalah sebuah alat untuk bersikap tengahan, "Tidak merasa cukup
dengan diri kita, tetapi juga tidak meremehkan diri kita."
Salam hangat
Bango Samparan
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam