----- Original Message ----- 
From: altaufan_riza 
To: hendrik ; cicuk (IT Support) ; saidi ; wahyu ; Hendro 
Cc: ade yartadinata ; M Surrez Maulana 
Sent: Monday, December 15, 2008 12:37 PM
Subject: Lia Eden Kembali Ditangkap


Lia Eden Kembali Ditangkap
 
Kompas/ALIF ICHWAN
Lia Aminuddin alias Lia Eden (membawa tongkat) dituntut lima tahun penjara 
dalam sidang yang digelar untuk umum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat 
(23/6). Lia dituduh antara lain menyebarkan perasaan permusuhan dan penodaan 
terhadap salah satu agama di Indonesia.
/
Artikel Terkait: 
  a.. Dari Pengacara sampai Lia Eden

 Senin, 15 Desember 2008 | 10:02 WIB
JAKARTA, SENIN — Pemimpin sekte "Kerajaan Tuhan", Lia Aminudin atau Lia Eden, 
beserta 20 pengikutnya ditangkap petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda 
Metro Jaya atas tuduhan melakukan penistaan agama.
     
"Lia Eden dan pengikutnya tadi pagi sekitar pukul 05.00 ditangkap di rumahnya, 
Jalan Mahoni, Senen, Jakpus," kata Pelaksana Harian Bidang Humas Polda Metro 
Jaya AKBP Mahbub di Jakarta, Senin (15/12).
     
Menurut Mahbub, Lia Eden ditangkap karena diduga melanggar Pasal 156 KUHP 
tentang Penistaan Agama. "Mereka masih dimintai keterangan oleh penyidik di 
Satuan Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum. Nanti akan ada 
keterangan siapa yang menjadi tersangka dan siapa yang menjadi saksi karena 
penangkapan baru pukul 05.00," ujarnya.
     
Lia Eden pernah divonis penjara karena kasus yang sama pada 2006 dan baru bebas 
beberapa bulan yang lalu. Kepada para pengikutnya, Lia Eden mengaku sebagai 
Malaikat Jibril. 

Dalam praktiknya, ia "memadukan" berbagai ajaran agama dengan membentuk 
komunitas tersendiri di Jalan Mahoni dengan sebutan "Kerajaan Tuhan". Para 
pengikut ajarannya biasanya menggunakan pakaian serba putih.


ABI 
Sumber : Ant

Share on Facebook 
Nilai 5  - Beri Rating Artikel - ---------- Sangat Baik Baik Cukup Kurang 
Sangat Kurang   A A A   
Ada 7 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
sony sofijan @ Senin, 15 Desember 2008 | 10:47 WIB
Sudahlah, mau kafir mau murtad dll itu hak asasi. Kenapa mesti merasa 
dilecehkan ato dinodai? Biarkan orang memeluk kepercayaan masing2. Adalah 
tanggung jawab sendiri ketika ajal tiba. Tuhan maha besar dan maha tahu, kita 
gak usah sok jadi hakim bagi sesama .....
ijo @ Senin, 15 Desember 2008 | 10:39 WIB
Makin banyak aja orang stres
Gibril@ @ Senin, 15 Desember 2008 | 10:39 WIB
Soal Agama, itu adalah kepercayaan terhadap Tuhan nya. Bebas donk mau apa dan 
dengan cara apa aja. Yang mesti tidak merugikan orang lain. Lia Eden, gak 
melanggar.. Karena gak ngajak bunuh diri atau poligami.. Nah, ini terjadi kan, 
salah manusianya sendiri, yang masih menekankan agama, dibanding melaksanakan 
perintah Tuhan secara menyeluruh. Ujung-ujungnya ya karena Lia eden, mengancam 
pendapatan para pelaku agama yang tersinggung. khususnya ekonomi... 
arif cr7 @ Senin, 15 Desember 2008 | 10:38 WIB
gila nih orang apa maunya sih
eksekutor @ Senin, 15 Desember 2008 | 10:37 WIB
bagus deh.penjara seumur hidup aja,bila perlu hukum mati!


Trims
Taufan

<<101334p.jpeg>>

<<reg_pol.gif>>

<<star.gif>>

<<icon_print.gif>>

<<icon_mail.gif>>

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke