Bahas Palestina, Arab Terpecah Dua Kubu
Jum'at, 16 Januari 2009 , 00:03:00
GAZA, (PRLM).- Negara-negara Arab terpecah dalam upaya menyelesaikan konflik di 
Jalur Gaza. Mesir, yang menjadi tuan rumah perundingan damai Israel dengan 
Otoritas Palestina dan bertindak sebagai penengah antara Hamas dan Israel, 
ingin mengadakan pertemuan di Kuwait, Minggu nanti. 

Namun, seperti dikutip CNN, Kamis (15/1), negara Arab lainnya mengatakan bahwa 
mereka sedang menghadiri sidang darurat di Qatar yang telah berusaha memimpin 
proses kesepakatan antara Israel dan Hamas. 

Sementara itu, kelompok perlawanan Hamas frustasi dengan diplomatik tarik-ulur 
ini. "Kami yakin kalau pertemuan negara-negara Arab bisa diadakan lebih awal," 
kata juru bicara Hamas, Mohammed Nizal, Rabu (14/1). "Apakah mungkin memasuki 
pekan ketiga serangan Zionis terhadap Gaza, negara-negara Arab tidak dapat 
mengadakan pertemuan untuk Gaza dan untuk menghentikan agresi ini?"

Isu ini seakan-akan telah membuat negara-negara Arab terpecah ke dua kubu. Kubu 
pertama, yang dimotori Mesir, adalah mereka yang tidak menginginkan pengaruh 
Hamas di bidang politik. Kubu kedua adalah negara seperti Qatar yang lebih 
menaruh simpati pada Hamas, yang mengendalikan Gaza. (das)***

http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=53632

=================================
--------Sent  from My Solar Powered BlueBerry  @ 
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke