Itulah poin saya. Kenapa juga ulama itu malah menuntut Obama untuk
menyelesaikan masalah tersebut, detik ini pula.

Berharap, boleh. Bekerjasama untuk solusi, boleh.
Tapi, pada akhirnya, yang paling berpengaruh adalah usaha & doa kita sendiri.


Salam, HS


2009/1/22 A Nizami <[email protected]>:
> Wa'alaikum salam wr wb,
> Mengenai Obama?
> Memang dia lebih baik daripada Bush.
> Saya sendiri sempat dapat Newsletter dari situsnya
> yang saya muat di www.agusnizami.wordpress.com
>
> Namun kita harus tahu, sistem politik AS itu dikuasai
> oleh lobby Yahudi. Kastaf Gedung Putih, Rahm Emannuel
> adalah seorang Yahudi. Jadi Obama takkan bisa melawan
> arus.
> ==
> Emanuel's 81-year old father was quoted as saying,
> "Obviously, he will influence the President to be
> pro-Israel. Why shouldn't he do it? What is he, an
> Arab?
> http://en.wikipedia.org/wiki/Rahm_Emanuel
> ===
>
> Ummat Islam tidak harus menggantungkan harapan pada
> Obama. Presiden AS akan selalu mendukung Israel. Hanya
> kepada Allah kita berharap. Kemudian berusaha dengan
> kekuatan sendiri.
>
> Satu posting di milis Syiar Islam:
>
> ----- Original Message -----
> From: ZAINAL CILEGON
> Subject: [LBU] Jangan Harapkan OBAMA
>
> Mohon ma'af bagi yang tidak berkenan...
>
> Bagi rekan-rekan yang menyaksikan berita tadi pagi di
> Trans7 (Tgl 21 Januari
> 2009), dimana ditayangkan pidato OBAMA dihadapan
> komunitas Yahudi yang beberapa
> diantara inti PERNYATAAN OBAMA adalah :
>
> 1. "Amerika akan mempererat hubungan dengan ISRAEL.."
> 2. "Amerika akan meningkatkan kualitas perlengkapan
> militer ISRAEL.."
> 3. "HAMAS merupakan "teroris" yang berbahaya dan harus
> dihancurkan.."
> 3. "Jerussalem adalah Ibukota ISRAEL.."
>
> BAGAIMANA PENDAPAT ANDA ?.....
> BAGAIMANA PERASAAN ANDA ?.....
>
> APAKAH AKAN MEMBANGGAKAN DAN BERHARAP BANYAK TERHADAP
> OBAMA !!!??....
>
>
> SAVE PALESTINE
>
> ZAINAL M
>
> --- [email protected] menulis:
>
>> Wa'alaikumsalam wr. wb,
>>
>> Satu lagi penyebabnya adalah karena umat Islam tidak
>> mampu berpolitik.
>>
>> Kita kehilangan tokoh2 seperti Agus Salim, M Natsir,
>> dll. Beliau ini
>> bisa berpolitik dengan bersih, namun sangat cerdas.
>> Sehingga bisa
>> bermanfaat besar.
>>
>> Salah satu kelebihan Yahudi adalah kemampuannya
>> berpolitik yang
>> canggih. Dari situ mereka bisa mendapatkan berbagai
>> keuntungan lainnya
>> - ekonomi, teknologi, dll
>>
>> Politikus Islam sejauh ini cuma sibuk meraup untung
>> sendiri. Ada yang
>> baik, tapi bodoh. Ada yang pintar, tapi culas.
>>
>> Padahal politikus yang cerdas & baik itu bisa
>> membawa manfaat yang
>> sangat signifikan. Lihat saja Obama, baru beberapa
>> jam menjadi
>> presiden, dia sudah banyak sekali sibuk
>> menjungkirbalikkan berbagai
>> ngawurnya Bush.
>>
>> Kita ? Kita malah menuntut Obama untuk menyelesaikan
>> masalah Timur
>> Tengah DETIK ini juga ! ! !    :-)
>>
>>
>> Ini kita bicara konflik yang sudah berjalan selama
>> belasan tahun.
>> Memangnya Obama itu Tuhan ??  :-)
>> Hanya dengan membalikkan tangan, maka semua konflik
>> selesai ? :-)
>>
>> Semua hal membutuhkan waktu, dan konsistensi dalam
>> mengerjakannya.
>> Daripada teriak2, lebih baik kita membantu, sehingga
>> Obama (dan pihak2
>> lainnya) bisa mewujudkan perdamaian di Palestina ---
>> karena lawan kita
>> adalah lobi Yahudi. Kekuatan lobi yang paling
>> powerful di dunia !
>>
>> Sampai tadi malam pun saya masih melihat seorang
>> ulama menuntut hal
>> yang sama juga. Saya cuma bisa geleng-geleng kepala
>> menyaksikan
>> pameran kebodohan & emosionalitas umat kita ini.
>>
>> Masih menunggu munculnya politikus muslim yang baik
>> & cerdas.
>>
>>
>>
>> Salam, HS
>>
>>
>>
>> On 1/22/09, A Nizami <[email protected]> wrote:
>> > Assalamu'alaikum wr wb,
>> >
>> > Gambar2 ada di:
>> >
>>
> http://syiarislam.wordpress.com/2008/02/18/mengapa-ummat-islam-mundur-dan-ummat-selain-islam-maju/
>> >
>> > Saat ini boleh dikata ummat Islam adalah ummat
>> yang
>> > paling tertinggal dibanding ummat-ummat beragama
>> > lainnya.
>> >
>> > Ummat Yahudi meski berjumlah hanya 15 juta, namun
>> > menguasai ekonomi dan politik dunia. Mereka bisa
>> > menguasai masjidil Aqsha tanpa perlawanan berarti
>> dari
>> > ummat Islam yang katanya berjumlah 1,2 milyar atau
>> 80
>> > kali lipat lebih banyak dari kaum Yahudi.
>> >
>> > Ummat Nasrani di Eropa, Australia, AS, sangat maju
>> di
>> > bidang teknologi dan menguasai negara-negara Islam
>> > secara ekonomi dan politik. Mereka mampu membuat
>> > mobil, kapal selam, kapal induk yang mampu memuat
>> > ratusan kapal terbang, rudal antar benua, pesawat
>> > ulang alik yang mengelilingi bumi, bahkan bisa
>> membuat
>> > pesawat ruang angkasa yang bisa melaju jauh hingga
>> > melewati planet Saturnus.
>> >
>> > Bahkan Amerika Serikat dan sekutunya mampu
>> menyerang
>> > dan menjajah dan membunuh ummat Islam di
>> Afghanistan
>> > dan Irak tanpa perlawanan dari seluruh ummat
>> Islam.
>> > Sebagian ummat Islam dengan semangat "Toleransi"
>> > justru bekerjasama dengan AS dan Sekutunya yang
>> > sebenarnya merupakan kafir harbi.
>> >
>> > Ummat Islam boleh dikata ummat yang paling miskin,
>> > paling bodoh, dan paling suka bertengkar dengan
>> > sesama.
>> >
>> > Padahal zaman Nabi, sahabat, dan beberapa generasi
>> > sesudahnya selama 700 tahun ummat Islam begitu
>> maju
>> > menguasai dunia. Islam berkibar dari Ternate,
>> India,
>> > Timur Tengah, Yugoslavia, Albania, Bulgaria,
>> Yunani,
>> > bahkan hingga Spanyol.
>> >
>> > Ummat Islam mampu mengalahkan orang-orang kafir,
>> > Yahudi, bahkan 2 kerajaan Super Power saat itu
>> yaitu
>> > Romawi dan Persia. Bahkan ibukota kedua negara
>> > tersebut, yaitu Constantinople (Istambul) dan
>> Baghdad
>> > saat ini tetap berada di tangan Islam yaitu di
>> negara
>> > Turki dan Irak.
>> >
>> > Istana Alhambra dengan air mancurnya peninggalan
>> Islam
>> > di kota Granada, SpanyolSemangat jihad ummat Islam
>> > begitu tinggi sehingga 200 ribu pasukan Romawi
>> tidak
>> > mampu mengalahkan pasukan Islam yang dipimpin
>> Khalid
>> > bin Walid yang berjumlah hanya 3 ribu orang.
>> Bukannya
>> > tentara Islam yang mundur, justru pasukan
>> Romawilah
>> > yang mundur ketakutan akibat strategi Khalid bin
>> > Walid.
>> >
>> > Dalam Perang Salib antara ummat Kristen dengan
>> Ummat
>> > Islam yang terjadi beberapa kali dari tahun 1096
>> > hingga 1291 untuk memperebutkan Palestina, hanya
>> > perang Salib pertama yang dimenangkan ummat
>> Kristen.
>> > Setelah itu ummat Islam yang menang dan berkuasa
>> > hingga abad 20 sebelum akhirnya jatuh ke tangan
>> > Israel.
>> >
>> > Dalam bidang ilmu pengetahuan juga begitu. Ibnu
>> Sina
>> > (Avicenna) dikenal sebagai Bapak Kedokteran dunia.
>> > Ketika perang Salib dan Raja Richard the Lion
>> Heart
>> > sakit, tak ada satu dokter Eropa pun yang mampu
>> > mengobatinya. Justru Sultan Salahuddin Al Ayyubi
>> yang
>> > menyelinap ke tenda Richard yang bisa
>> mengobatinya.
>> > Itulah keunggulan ilmu kedokteran Islam saat itu.
>> >
>> > Ilmuwan Islam Al Khawarizmi juga mengembangkan
>> ilmu
>> > Matematika seperti Aljabar (Algebra), Algoritma
>> > (Algorithm) yang kita kenal hingga sekarang.
>> Bahkan
>> > angka yang kita pakai sekarang pun merupakan hasil
>> > penemuan ilmuwan Islam yang disebut dengan "ARABIC
>> > NUMERAL" yang menggantikan Sistem Bilangan Romawi
>> > yang sangat tidak fleksibel. Pada saat munculnya
>> > Islam, bangsa Barat belum mengenal angka 0 (Nol).
>> > Islamlah yang mengenalkan angka itu pada mereka.
>> >
>> > Mengapa ini semua bisa terjadi?
>> >
>> > Syekh Amir Syakib Arsalan menulis satu buku yang
>> > mengungkap hal ini dengan judul "Mengapa Ummat
>> Islam
>> > Mundur dan Ummat Selainnya Maju?"
>> >
>> > Sebab pertama kenapa ummat Islam mundur adalah
>> karena
>> > ummat Islam sudah tidak mempraktekkan ajaran Islam
>> > yang termuat dalam Al Qur'an dan Hadits. Padahal
>> itu
>> > adalah pedoman kita agar hidup bahagia dunia dan
>> > akhirat.
>> >
>> > Nabi SAW bersabda: "Aku tinggalkan bagimu dua
>> perkara,
>> > jika kamu berpegang teguh kepada keduanya kamu
>> tidak
>> > akan tersesat selama-lamanya yaitu kitab Allah dan
>> > Sunnah Rasul(hadits)". Ditambah lagi Qur'an
>> sendiri
>> > menyatakan dalam surat Al-Furqon ayat 30.
>> Berkatalah
>> > Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan
>> Al
>> > Qur'an itu sesuatu yang tidak diacuhkan".
>> Menyoroti
>> > masalah ini Ibnu Taimiyyah mengatakan: "Barang
>> siapa
>> > yang tidak membaca Qur'an maka dia telah menjauhi
>> > Qur'an, dan barang siapa yang membaca tapi tidak
>> > pernah merenungkan isinya maka dia telah menjauhi
>> > Qur'an, dan barang siapa yang membaca lalu
>> merenungkan
>> > isinya tapi tidak pernah mengamalkan nya maka dia
>> > telah menjauhi qur'an pula". Tapi hal iniditujukan
>> > kepada orang yang berbeda kemampuan pemahamannya
>> > terhadap Qur''an.
>> >
>> > Dalam Islam begitu banyak ajaran yang jika
>> > dilaksanakan akan bermanfaat bagi ummat Islam
>> sendiri.
>> >
>> > Sebagai contoh, Nabi berkata bahwa menuntut ilmu
>> > merupakan kewajiban bagi setiap Muslim lelaki dan
>> > perempuan [Ibnu Majah). Artinya jika kita
>> mempelajari
>> > ilmu yang bermanfaat kita akan mendapat pahala,
>> sedang
>> > jika tidak belajar kita akan berdosa.
>> >
>> > Namun kenyataannya banyak ummat Islam yang malas
>> > belajar. Bahkan ada yang beranggapan wanita tidak
>> > perlu sekolah tinggi-tinggi toh akhirnya juga
>> tinggal
>> > di dapur.
>> >
>> > Akibatnya ummat Islam jadi bodoh dan terbelakang.
>> >
>> > Sebaiknya ummat Non Muslim begitu rajin belajar.
>> Tidak
>> > hanya S1, tapi juga S2, bahkan S3 dan banyak juga
>> yang
>> > tetap belajar meski tidak melalui pendidikan
>> formal
>> > seperti Bill Gates yang meski tidak lulus kuliah
>> tapi
>> > tetap terus belajar sehingga bisa membuat sistem
>> > operasi komputer yang dipakai luas di seluruh
>> dunia.
>> >
>> > Ummat Non Muslim begitu cerdas hingga mereka bisa
>> > membuat pesawat terbang, kapal induk, peluru
>> kendali,
>> > mobil, komputer, dan sebagainya, sementara ummat
>> Islam
>> > karena bodoh nyaris tidak bisa apa-apa.
>> >
>> > Nabi juga berkata: "Kebersihan sebagian dari
>> > iman." Namun ternyata ummat Islam banyak yang
>> hidup
>> > jorok. Bahkan banyak pesantren yang merupakan
>> tempat
>> > kaderisasi ulama yang begitu kotor tempat wudlu,
>> kamar
>> > mandi, apalagi WC-nya. Saya sempat melihat air
>> yang
>> > begitu kotor dan hijau dipakai untuk berwudlu di
>> > pesantren.
>> >
>> > Sebaliknya, ummat Non Muslim hidup begitu bersih.
>> > Untuk kamar kecil saja, airnya begitu bersih dan
>> > jernih. Bahkan mereka bisa mencari nafkah dengan
>> > menjadikan kebersihan sebagai usaha/bisnis mereka.
>> > Sebagai contoh perusahaan Swedia, Electrolux,
>> > memproduksi berbagai produk kebersihan seperti
>> Vacuum
>> > Cleaner, alat pel listrik, dan sebagainya.
>> Unilever
>> > merupakan perusahaan Multinasional yang kaya
>> dengan
>> > produk kebersihan seperti sabun mandi, shampo
>> > (pembersih rambut), dan juga sabun cuci. Mereka
>> jadi
>> > bersih dan makmur dengan menjalankan kebersihan
>> yang
>> > sebenarnya merupakan ajaran Islam.
>> >
>> > Kedua adalah ummat Islam tidak bersatu, tapi
>> > berpecah-belah. Padahal ummat Islam diperintahkan
>> > untuk bersatu.
>> >
>> > Allah sudah mengingatkan kepada kita . QS. Ali
>> Imran :
>> > 103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali
>> > (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai,
>> dan
>> > ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu ketika kamu
>> dahulu
>> > (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah
>> > mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena
>> > ni'mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan
>> kamu
>> > telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah
>> > menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah
>> > menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu
>> mendapat
>> > petunjuk.
>> >
>> > Nabi Muhammad SAW bersabda: "Akan terpecah belah
>> > umatku seperti terpecah-belahnya Yahudi dan
>> Nasrani
>> > menjadi 73 golongan, semuanya masuk neraka kecuali
>> > kaum yang mengikuti ajaran-ajaranku dan
>> > sahabat-sahabatku".
>> >
>> > Pada zaman Nabi, ummat Islam juga berusaha untuk
>> > dipecah-belah dan diadu-domba baik oleh orang
>> kafir
>> > Mekkah, mau pun kaum Yahudi misalnya dengan
>> berusaha
>> > menimbulkan fanatisme suku antara kelompok
>> Muhajirin
>> > dan Anshar. Tapi Nabi berhasil mendamaikan dan
>> > mempersatukan mereka. Seharusnya para ulama yang
>> > merupakan pewaris Nabi harus berusaha
>> mempersatukan
>> > ummat Islam yang terpecah-belah baik dalam
>> kelompok
>> > bangsa/negara mau pun aliran.
>> >
>> > Bahkan ummat Islam juga disusupi oleh kaum munafik
>> > yang dipimpin Abdullah bin Ubay bin Salul untuk
>> > memecah-belah ummat Islam dari dalam. Kaum munafik
>> ini
>> > bahkan membangun masjid guna memecah-belah ummat
>> > Islam.
>> >
>> > "Di antara orang-orang munafik itu ada yang
>> > mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan
>> pada
>> > orang-orang mukmin, untuk kekafiran dan untuk
>> memecah
>> > belah antara orang-orang mukmin serta menunggu
>> > kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah
>> dan
>> > Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka Sesungguhnya
>> bersumpah:
>> > "Kami tidak menghendaki selain kebaikan." Dan
>> Allah
>> > menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah
>> > pendusta.
>> >
>> > Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu
>> > selama-lamanya. Sesungguh- nya mesjid yang
>> didirikan
>> > atas dasar taqwa (mesjid Quba), sejak hari pertama
>> > adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di
>> > dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin
>> > membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai
>> > orang-orang yang bersih. [At Taubah:107-108]
>> >
>> > Ummat Islam bukan hanya tidak sholat di masjid itu
>> > (Masjid Dliror), bahkan membakarnya sehingga
>> > orang-orang munafik tidak bisa memecah-belah ummat
>> > Islam.
>> >
>> > "Maka mengapa kamu terpecah menjadi dua golongan
>> > dalam menghadapi orang-orang munafik, padahal
>> Allah
>> > telah membalikkan mereka kepada kekafiran,
>> disebabkan
>> > usaha mereka sendiri ? Apakah kamu bermaksud
>> memberi
>> > petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan
>> > Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah,
>> sekali-kali
>> > kamu tidak mendapatkan jalan untuk memberi
>> petunjuk
>> > kepadanya.
>> >
>> > Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir seperti
>> mereka.
>> > Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka
>> > penolong-penolongmu, hingga mereka berhijrah pada
>> > jalan Allah. Jika mereka berpaling, tawan dan
>> bunuhlah
>> > mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah
>> > kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi
>> > pelindung, dan jangan pula
>> >
>> > menjadi penolong" [An Nisaa':88-89]
>> >
>> > Surat Al Baqoroh ayat 1-20 menjelaskan Muslim yang
>> > lurus, orang yang kafir, dan orang yang munafik.
>> Ini
>> > agar ummat Islam bisa bersatu dengan Muslim yang
>> lurus
>> > dan terhindar dari pecah-belah / adu domba kaum
>> kafir
>> > dan munafik.
>> >
>> > Dengan persatuan, ummat Islam tidak terkalahkan.
>> Tidak
>> > hanya kaum kafir Quraisy yang gagal mengalahkan
>> ummat
>> > Islam, tapi juga kaum Yahudi, Persia, dan Romawi.
>> > Mereka akhirnya takluk di tangan pejuang Islam.
>> >
>> > Negara-negara Barat maju karena mereka bersatu. Di
>> > bawah kepemimpinan Amerika Serikat dan kelompoknya
>> > yang disebut NATO, mereka bersatu menyerang ummat
>> > Islam di Afghanistan, Iraq, dan juga memberikan
>> > dukungan penuh pada Israel yang menjajah Palestina
>> dan
>> > menguasai masjid Al Aqsha.
>> >
>> > Presiden AS, George W Bush mengatakan: "Either
>> with
>> > us or against us!". Berjuang bersama kami. Jika
>> > tidak berarti melawan kami!" Jika tidak turut
>> > berjuang bersama George W Bush, berarti jadi musuh
>> > Bush cs.
>> >
>> > Ummat Islam dulu juga begitu. Ketika bin Malik,
>> Hilal
>> > bin Umayyah dan Mararah bin Rabi' tidak ikut
>> > berperang, mereka dikucilkan sehingga merasa
>> berdosa:
>> >
>> > "dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan
>> > (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi
>> telah
>> > menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas
>> dan
>> > jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh
>> mereka,
>> > serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada
>> tempat
>> > lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya
>> saja.
>> > Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka
>> > tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang
>> > maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." [At
>> > Taubah:118]
>> >
>> > Ummat Islam gagal membebaskan masjid Al Aqsha
>> karena
>> > politik adu domba dan pecah belah yang dilancarkan
>> > oleh AS dan sekutunya.
>> >
>> > Jika ummat Islam bersatu, tidak mungkin
>> orang-orang
>> > kafir mampu memerangi ummat Islam dan menang:
>> >
>> > "Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan
>> > bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang
>> > berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara
>> > sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira
>> mereka
>> > itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah.
>> Yang
>> > demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah
>> kaum
>> > yang tidak mengerti." [Al Hasyr:14]
>> >
>> > Sebagai contoh ratusan ribu ummat Islam dibantai
>> di
>> > Iraq, Afghanistan, dan Palestina oleh AS dan
>> Israel.
>> > Ternyata justru sebagian pemimpin Arab seperti
>> > presiden Mesir Hosni Mobarak atau Raja Arab Saudi,
>> > Abdullah, yang bersekutu dengan AS/Israel. Arab
>> Saudi
>> > bahkan menyediakan negaranya sebagai pangkalan
>> militer
>> > puluhan ribu tentara AS yang membantai ummat Islam
>> di
>> > Iraq dan Afghanistan serta menyediakan minyak bagi
>> > tank, pesawat tempur, dan roket AS dan Israel.
>> >
>> > Sering ummat Islam ribut dan bertengkar karena
>> masalah
>> > furu'iyah/cabang sehingga akhirnya terpecah-belah
>> > dan mudah ditaklukkan musuh.
>> >
>> > Sebab Ketiga adalah ummat Islam Cinta Dunia dan
>> Takut
>> > Mati.
>> >
>> > Nabi Muhammad SAW berkata: "Kamu akan diperebutkan
>> > oleh bangsa-bangsa lain sebagaimana orang-orang
>> yang
>> > berebut melahap isi mangkok makanan. Para sahabat
>> > bertanya, "Apakah saat itu jumlah kami sedikit, ya
>> > Rasulullah?" Beliau menjawab, "Tidak, bahkan saat
>> itu
>> > jumlah kalian banyak sekali tetapi seperti buih
>> air
>> > bah (tidak berguna) dan kalian ditimpa penyakit
>> > wahan." Mereka bertanya lagi, "Apa itu penyakit
>> wahan,
>> > ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Kecintaan yang
>> > sangat kepada dunia dan takut mati." (HR. Abu
>> Dawud)
>> >
>> > Saat ini mayoritas ummat Islam terlalu cinta dunia
>> dan
>> > takut mati. Kebanyakan ummat Islam boleh dikata
>> alergi
>> > terhadap perang. Apalagi ada beberapa boneka
>> kelompok
>> > Barat yang berusaha melenyapkan ajaran jihad
>> dengan
>> > perang dan menggantinya dengan ajaran Damai dan
>> Cinta
>> > meski pada saat ini ummat Islam diserang dan
>> dibunuh
>> > di Afghanistan, Iraq, dan Palestina. Ajaran Jihad
>> pun
>> > berusaha untuk dipersempit sehingga perang tidak
>> > termasuk di situ.
>> >
>> > Allah mewajibkan ummat Islam untuk berperang
>> membela
>> > diri dan orang-orang yang dizalimi:
>> >
>> > "Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah
>> dan
>> > membela orang-orang yang lemah baik laki-laki,
>> > wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya
>> berdoa:
>> > "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini
>> > (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami
>> > pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami
>> penolong
>> > dari sisi Engkau!." [An Nisaa':75]
>> >
>> > "Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang
>> > memerangi kamu" [Al Baqoroh:190]
>> >
>> > "Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang
>> > itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi
>> kamu
>> > membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
>> > boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal
>> ia
>> > amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu
>> tidak
>> > mengetahui." [Al Baqarah:216]
>> >
>> > Dalam Islam kita diperintahkan untuk selalu dalam
>> > keadaan siap untuk berperang, sehingga ketika
>> musuh
>> > menyerang, kita tidak terbantai dan terjajah:
>> >
>> > "Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan
>> apa
>> > saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang
>> > ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan
>> itu)
>> > kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan
>> orang
>> > orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya;
>> > sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu
>> > nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi
>> > dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya
>> > (dirugikan)." [Al Anfaal:60]
>> >
>> > Negara-negara Barat paham mengenai hal ini. Mereka
>> > punya semboyan: "Si Vis Pacem Para Bellum". Agar
>> > bisa damai, kita harus menyiapkan perang. Artinya
>> jika
>> > kita kuat dan siap perang, maka musuh tidak berani
>> > menyerang dan memerangi kita sehingga kita bisa
>> hidup
>> > damai.
>> >
>> > Negara-negara Barat maju karena banyak melakukan
>> > peperangan. Dari Eropa, mereka berperang menyerang
>> > penduduk-penduduk di benua Asia, Afrika,
>> Australia,
>> > dan Amerika. Akibatnya saat ini Kanada, Amerika
>> > Serikat, Australia, serta negara-negara Amerika
>> Latin
>> > seperti Meksiko dan Brazil boleh dikata mayoritas
>> > penduduknya dan pemimpinnya berasal dari Eropa.
>> >
>> > Negara-negara Barat juga melakukan peperangan baik
>> > dalam perang Dunia I, Perang Dunia II, Perang
>> Korea,
>> > Perang Vietnam, Perang Afghanistan, Perang Iraq,
>> dan
>> > sebagainya. Puluhan juta tentara mereka mati
>> > karenanya. Tapi musuh yang mereka bunuh (di
>> antaranya
>> > ummat Islam) lebih banyak lagi dan mereka berhasil
>> > menguasai sumber daya dan kekayaan negara lain
>> > sehingga bisa maju dan kaya.
>> >
>> > Seharusnya ummat Islam harus berani berperang
>> untuk
>> > membela diri. Para ulama dan pemuda Islam yang
>> sadar
>> > juga harus semangat untuk berperang membela
>> > orang-orang yang dijajah:
>> >
>> > "Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk
>> > berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar
>> > diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan
>> dua
>> > ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang
>> > sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat
>> > mengalahkan seribu dari pada orang kafir,
>> disebabkan
>> > orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti"
>> [Al
>> > Anfaal:65]
>> >
>> > Saat ini kebanyakan ummat Islam takut untuk mati
>> di
>> > dalam peperangan. Sebaliknya mati ketika tawuran
>> > sekolah, tawuran antar warga, perang Supporter
>> bola,
>> > atau mati terinjak dalam konser jadi hal yang
>> biasa
>> > ketimbang mati syahid di dalam peperangan.
>> >
>> > Sebab Keempat mundurnya ummat Islam adalah
>> hilangnya
>> > semangat Jihad. Jihad adalah satu kesungguhan
>> untuk
>> > berjuang di jalan Allah.
>> >
>> > Ada hadits dloif yang berusaha memperkecil makna
>> Jihad
>> > sebagai hanya perang melawan hawa nafsu dan bukan
>> > berperang. Padahal jihad adalah perjuangan yang
>> > sungguh-sungguh sehingga bukan hanya harta saja
>> yang
>> > dikorbankan, tapi juga nyawa.
>> >
>> > Ayat di bawah menjelaskan orang yang berjihad
>> dengan
>> > harta dan nyawa jauh lebih tinggi derajadnya
>> ketimbang
>> > orang yang tidak ikut berperang:
>> >
>> > "Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang
>> tidak
>> > ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan
>> > orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan
>> harta
>> > mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang
>> yang
>> > berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang
>> > yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing
>> mereka
>> > Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan
>> Allah
>> > melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang
>> yang
>> > duduk dengan pahala yang besar" [An Nisaa':95]
>> >
>> > Ummat Islam ketika perang dulu tidak takut mati.
>> > Justru mereka berperang dengan sengit agar bisa
>> mati
>> > syahid dan mendapatkan surga:
>> >
>> > "Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang
>> > mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan
>> surga
>> > untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah;
>> lalu
>> > mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi)
>> > janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil
>> dan
>> > Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati
>> janjinya
>> > (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan
>> > jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah
>> > kemenangan yang besar." [At Taubah:111]
>> >
>> > Orang-orang kafir heran, ummat Islam bukannya
>> berusaha
>> > menghindari mati, tapi justru berusaha mati di
>> dalam
>> > peperangan. Sehingga mereka begitu fokus menyerang
>> > musuh dan sulit untuk dikalahkan.
>> >
>> > Dalam Perang Mu'tah, 3.000 pasukan Muslim dengan
>> > sabar melawan 200.000 pasukan Romawi. Mereka tidak
>> > mundur ketakutan. Justru pasukan Romawi yang
>> mundur
>> > ketakutan karena strategi Panglima Muslim, Khalid
>> bin
>> > Walid. Ketika ada yang mengusulkan untuk minta
>> bantuan
>> > pasukan kepada Nabi, Abdullah bin Rawahah (salah
>> satu
>> > syuhada) berkata: "Demi Allah apa yang tidak
>> kalian
>> > sukai sebenarnya justru yang kita cari, yaitu mati
>> > syahid. Kita tidak berperang karena jumlah,
>> kekuatan,
>> > dan banyaknya personil. Kita perang karena Islam
>> yang
>> > dengannya Allah memuliakan kita. Maka berangkatlah
>> > karena di sana hanya ada 2 kebaikan: Menang atau
>> Mati
>> > Syahid!" (Siroh Nabawiyah, Syaikh Shafiyyurrahman
>> al
>> > Mubarakfury).
>> >
>> > Zaid bin Harits, Ja'far bin Abu Thalib, Abdullah
>> bin
>> > Rawahah mati syahid. Total hanya 12 pasukan Muslim
>> > yang mati syahid. Sementara jumlah tentara Romawi
>> yang
>> > gugur lebih banyak lagi.
>> >
>> > Ibnu 'Umar yang melihat jasad Ja'far mengatakan
>> > bahwa ada 70 luka karena tikaman dan sabetan di
>> tubuh
>> > Ja'far. Semua di tubuh bagian depan.
>> >
>> > Itulah kehebatan semangat Jihad yang dimiliki
>> ummat
>> > Islam. Meski kalah jumlah dan menghadapi
>> Superpower
>> > dunia saat itu, mereka tidak gentar dan menang.
>> >
>> > Sesungguhnya Jihad adalah semangat yang membuat
>> ummat
>> > Islam menjadi kuat dan sulit untuk dizalimi,
>> dijajah,
>> > atau dikalahkan. Orang-orang kafir membenci ini
>> dan
>> > berusaha menghapusnya dengan memasukkan berbagai
>> > ajaran/paham sehingga ummat Islam jauh dari jihad.
>> > Misalnya dengan tasawuf, ummat Islam diasyikkan
>> dengan
>> > "mujahadah" sehingga lebih asyik menyepi dan
>> > "berzikir" ketimbang berjihad.
>> >
>> > Padahal jihad adalah satu kewajiban:
>> >
>> > "Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan
>> jihad
>> > yang sebenar-benarnya.." [Al Hajj:78]
>> >
>> > Jihad adalah pintu atau syarat untuk masuk surga:
>> >
>> > "Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,
>> > padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang
>> > berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang
>> yang
>> > sabar." [Ali 'Imran:142]
>> >
>> > "Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir,
>> > dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al Quran
>> dengan
>> > jihad yang besar." [Al Furqon:52]
>> >
>> > Hanya orang yang munafik/tidak beriman yang tidak
>> mau
>> > berperang dan berjihad:
>> >
>> > "Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari
>> > kemudian, tidak akan meminta izin kepadamu untuk
>> tidak
>> > ikut berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan
>> Allah
>> > mengetahui orang-orang yang bertakwa." [At
>> > Taubah:44]
>> >
>> > "Orang-orang yang ditinggalkan (tidak ikut perang)
>> > merasa gembira dengan tinggalnya mereka di
>> belakang
>> > Rasulullah, dan mereka tidak suka berjihad dengan
>> > harta dan jiwa mereka pada jalan Allah dan mereka
>> > berkata: "Janganlah kamu berangkat (pergi
>> berperang)
>> > dalam panas terik ini." Katakanlah: "Api neraka
>> > jahannam itu lebih sangat panasnya" jika mereka
>> > mengetahui." [At Taubah:81]
>> >
>> > Sebab Kelima kemunduran Ummat Islam adalah karena
>> > tidak mandiri di bidang ekonomi. Saat ini secara
>> > ekonomi ummat Islam dikuasai oleh orang-orang
>> kafir.
>> > Ummat Islam bukan sebagai produsen atau penghasil.
>> > Tapi hanya sebagai pembeli/pemakai. Jika
>> orang-orang
>> > kafir mengembargo, maka ummat Islam akan
>> kesulitan.
>> >
>> > Sumber daya dan kekayaan alam negara-negara Islam
>> saat
>> > ini dikuasai oleh orang-orang kafir. Minyak, gas,
>> > emas, tembaga, perak, boleh dikata dikelola oleh
>> Multi
>> > National Company (MNC) dari negara-negara Barat
>> yang
>> > perekonomiannya didominasi Yahudi bekerjasama
>> dengan
>> > segelintir pemimpin Muslim yang korup.
>> >
>> > Ummat Islam hanya mendapat persentase yang amat
>> kecil.
>> > Sebagai contoh dari minyak saja mereka mengeruk
>> > keuntungan Rp 154 trilyun per tahun. Akibatnya
>> ummat
>> > Islam jadi miskin, sementara orang-orang kafir
>> > bertambah kaya. Ummat Islam sering kesulitan dana
>> > untuk membangun masjid, sekolah-sekolah Islam dan
>> > tidak mampu menyantuni fakir miskin dan anak
>> Yatim.
>> > Banyak anak-anak miskin yang berkeliaran di jalan
>> > mencari makan.
>> >
>> > Nabi Muhammad bukan hanya mengadakan boikot
>> terhadap
>> > produk asing. Tapi bahkan melarang orang-orang
>> kafir
>> > masuk ke kota Mekkah. Padahal saat itu
>> perekonomian
>> > masih dikuasai oleh orang-orang kafir. Ketika
>> sebagian
>> > orang Islam ada yang khawatir nanti bisa
>> susah/miskin,
>> > Allah menghibur mereka:
>> >
>> > "Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya
>> > orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah
>> > mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini.
>> Dan
>> > jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah
>> nanti
>> > akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya,
>> jika
>> > Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha
>> Mengetahui
>> > lagi Maha Bijaksana." [At Taubah:28]
>> >
>> > Justru dengan melarang orang-orang kafir masuk,
>> ummat
>> > Islam malah mandiri di bidang ekonomi dan menjadi
>> > lebih makmur.
>> >
>> > Sebagai contoh, jika minyak, gas, emas, tembaga,
>> > perak, dan sebagainya dikelola oleh ummat Islam
>> > sendiri, maka semua keuntungan masuk ke tangan
>> ummat
>> > Islam. Bukan recehan kecil yang hanya nol sekian
>> > persen yang diberikan oleh orang-orang kafir
>> tersebut.
>> >
>> > Dengan begitu ummat Islam bisa makmur dan kuat.
>> > Kemiskinan bisa dikurangi.
>> >
>> > Sebab Keenam kemunduran ummat Islam adalah ummat
>> Islam
>> > tidak bisa menentukan prioritas (Tertib/urutan
>> > kepentingan) bersama yang harus dikerjakan
>> bersama.
>> >
>> > Sering ummat Islam mengerjakan hal-hal yang tidak
>> > penting dan tidak segera ketimbang hal yang sangat
>> > penting dan mendesak.
>> >
>> > Padahal berbagai ajaran Islam seperti sholat,
>> haji,
>> > wudlu, dan sebagainya merupakan pendidikan tentang
>> > mengerjakan sesuatu menurut urutan yang
>> benar/tertib.
>> > Ummat Islam harus bisa menentukan mana pekerjaan
>> yang
>> > harus diselesaikan lebih dulu, dan mana yang bisa
>> > dikerjakan kemudian.
>> >
>> > Ummat Islam juga sering gagal menentukan musuh
>> mana
>> > dulu yang harus dilawan sekarang dan yang mana
>> bisa
>> > dilakukan kemudian. Sering ummat Islam perang
>> sesama
>> > mereka sementara lawan yang harus diserang seperti
>> > Israel yang menjajah Palestina atau AS yang
>> menjajah
>> > Iraq dan Afghanistan justru aman dari mulut dan
>> tangan
>> > ummat Islam.
>> >
>> > Sebagai contoh kita menyaksikan perang Iraq
>> melawan
>> > Iran yang menewaskan 2 juta ummat Islam, kemudian
>> Iraq
>> > melawan Kuwait dan Saudi yang juga menewaskan
>> banyak
>> > korban. Di saat yang sama negara-negara yang
>> berperang
>> > dan mengorbankan nyawa jutaan rakyatnya ini tidak
>> ada
>> > satu pun yang menyerang Israel untuk membebaskan
>> > Masjidil Aqsha.
>> >
>> > Nabi Muhammad dan para sahabat tidak pernah ribut
>> > apalagi perang dengan sesama. Bahkan ketika
>> kelompok
>> > munafik Abdullah bin Ubay memecah-belah ummat
>> Islam
>> > sehingga dari 1.000 pasukan Muslim, 300 membelot
>> ke
>> > Abdullah bin Ubay, Nabi tidak memeranginya. Kata
>> Nabi,
>> > jika aku membunuhnya, nanti orang akan berkata
>> bahwa
>> > ummat Islam saling bunuh. Nabi juga menandatangani
>> > perjanjian damai dan kerjasama pertahanan dengan
>> > orang-orang Yahudi untuk menghadapi serangan kaum
>> > kafir Mekkah. Ketika kaum Yahudi berkhianat, baru
>> Nabi
>> > memerangi mereka.
>> >
>> > Jadi Nabi Muhammad SAW bertindak cerdas untuk
>> > menentukan lawan yang harus diserang dan mana yang
>> > diajak bekerjasama. Bukan memerangi seluruh dunia.
>> >
>> > Sebab Ketujuh mundurnya ummat Islam adalah ummat
>> Islam
>> > gagal menemukan hal yang bermanfaat.
>> >
>> > Dari Abu Hurairoh ra, dia berkata: "Rosululloh
>> > sholallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda:
>> > "Sebagian tanda dari baiknya keislaman seseorang
>> > ialah ia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna
>> > baginya." (Hadits hasan, diriwayatkan Tirmidzi dan
>> > lainnya)
>> >
>> > "Gemarlah kepada hal-hal yang berguna bagimu"
>> > [Muslim]
>> >
>> > Negara Barat maju karena banyak menemukan dan
>> membuat
>> > hal yang berguna baik untuk orang lain mau pun
>> diri
>> > mereka sendiri. Mereka membuat mobil dan kapal
>> terbang
>> > sehingga orang bisa bepergian dengan cepat dan
>> nyaman.
>> > Mereka membuat handphone dan telepon sehingga
>> orang
>> > bisa berbicara dengan saudara dan temannya meski
>> > terpisah jauh sekali. Mereka membuat berbagai
>> > peralatan yang bermanfaat bagi kita semua seperti
>> > vacuum cleaner dan sebagainya.
>> >
>> > Dengan menggemari hal yang bermanfaat, mereka
>> > memberikan manfaat bagi orang lain dan diri mereka
>> > sendiri.
>> >
>> > Sebab kedelapan adalah ummat Islam tidak menguasai
>> > media massa. Akibatnya ketika Islam dicitrakan
>> sebagai
>> > teroris dan hukum Islam dilecehkan, ummat Islam
>> tidak
>> > bisa berbuat apa-apa. Bahkan tidak jarang ummat
>> Islam
>> > diadu-domba dengan berbagai pemberitaan di media
>> > massa.
>> >
>> > Memang ummat Islam punya media cetak dan radio
>> meski
>> > pembacanya tidak sebanyak media yang dimiliki oleh
>> > kelompok non Muslim dan sekuler. Contohnya di
>> > Indonesia oplah majalah Islam hanya 100 ribu atau
>> > kurang dengan pembaca kurang dari 500 ribu orang.
>> > Kurang dari 0,3% dari total penduduk Indonesia.
>> >
>> > Bahkan untuk TV Nasional yang dapat menjangkau 200
>> > juta penduduk Indonesia, tidak ada TV yang
>> dimiliki
>> > oleh ummat Islam. Semuanya dimiliki kelompok Non
>> > Muslim atau sekuler. Bahkan 2 di antara TV
>> Nasional di
>> > Indonesia dikuasai oleh Konglomerat Media Yahudi:
>> > Rupert Murdoch.
>> >
>> > Di dunia boleh dikata media massa dikuasai oleh
>> Non
>> > Muslim. Media massa terkemuka seperti TV CNN,
>> majalah
>> > Time, New York Time dikuasai oleh mereka. Begitu
>> pula
>> > dengan Hollywood yang film-filmnya ditonton jutaan
>> > orang. Tak jarang di film tersebut selain
>> > dipropagandakan gaya hidup sex bebas juga ummat
>> Islam
>> > digambarkan sebagai teroris.
>> >
>> > Padahal media massa sangat penting untuk
>> menyampaikan
>> > berita. Mukjizat terbesar Nabi Muhammad adalah Al
>> > Qur'an yang artinya "Bacaan" atau informasi.
>> > Salah satu tugas utama Nabi adalah menyampaikan
>> > berita:
>> >
>> > "Dan sampaikanlah berita gembira kepada
>> orang-orang
>> > mukmin bahwa sesungguhnya bagi mereka karunia yang
>> > besar dari Allah." [Al Ahzab:47]
>> >
>> > "Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Muhammad)
>> > dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira
>> dan
>> > pemberi peringatan" [Al Baqarah:119]
>> >
>> > "Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi,
>> > pembawa berita gembira dan pemberi peringatan" [Al
>> > Fath:8]
>> >
>> > Tentu saja untuk menyampaikan berita itu kepada
>> > masyarakat luas diperlukan berbagai media. Nabi
>> > melakukannya dengan berpidato ke masyarakat luas,
>> > dakwah dari mulut ke mulut, menyampaikan utusan,
>> dan
>> > juga mengirim surat.
>> >
>> > Tak jarang banyak berita yang memojokkan ummat
>> Islam
>> > dan justru membela aliran-aliran sesat. Ini karena
>> > media massa dikuasai kelompok yang tidak senang
>> dengan
>> > Islam. Oleh karena itu ummat Islam harus menguasai
>> > media massa agar ummat Islam bisa mendapatkan
>> berita
>> > dari sumber yang benar. Bukan berita dari
>> orang-orang
>> > fasik yang memojokkan Islam:
>> >
>> > "Hai orang-orang yang beriman, jika datang
>> kepadamu
>> > orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah
>> > dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu
>> musibah
>> > kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang
>> > menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."
>> [Al
>> > Hujuraat:6]
>> >
>> > Tentu saja kekurangan dana menyebabkan ummat Islam
>> > tidak dapat menguasai media massa. Tapi dengan
>> media
>> > massa juga ummat Islam sebetulnya bisa menggalang
>> > dana.
>> >
>> > Untuk itu Islamic Broadcasting Forum
>> > (www.islamicbroadcasting.wordpress.com) dengan
>> > keterbatasan dana yang dimiliki berusaha
>> mengembangkan
>> > TV Komunitas yang biayanya berkisar Rp 50-500 juta
>> per
>> > TV agar dakwah Islam bisa lebih luas. Tentunya ini
>> > tidak akan berhasil jika tidak dilakukan secara
>> > berjama'ah oleh seluruh ummat Islam.
>> >
>> > Rujukan:
>> >
>> > Mengapa kaum muslimin mundur/ Al-Amir Syakib
>> Arsalan,
>> > Bulan Bintang Jakarta, cet.5,1985.
>> >
>> > ===
>> > Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
>> > ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
>> > Informasi selengkapnya ada di:
>> > http://syiarislam.wordpress.com
>> > http://www.media-islam.or.id
>> >
>> >
>> >       Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat
>> Disesuaikan dan
>> > Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox
>> >
>> > _______________________________________________
>> > Is-lam mailing list
>> > [email protected]
>> >
>>
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>> >
>> _______________________________________________
>> Is-lam mailing list
>> [email protected]
>>
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>
>
>
> ===
> Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
> ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
> Informasi selengkapnya ada di:
> http://syiarislam.wordpress.com
> http://www.media-islam.or.id
>
>
>      Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya? Temukan jawabannya di Yahoo! 
> Answers! http://id.answers.yahoo.com
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke