kalo memang begitu ceritane...
mungkin mereka sadar kali mas....ternyata golput tidak menyelesaikan masalah 
maka dari itu mereka akhirnya membuat parpol.....

seharusnya begitu pula yang harus dilakukan oleh orang2 yang golput sekarang 
mas....kalo tidak mampu bikin parpol ya paling tidak milih parpol yang sudah 
ada....ya to mas?

sebenarnya dengan adanya fatwa golput haram, tidak serta merta orang yang 
golput akan pilih parpol tertentu yang mas maksud to?
so menurutku bukan karena alasan itu mereka menggembor-gemborkan fatwa golput 
haram....ya to mas?

salam,
yandi

-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]]on Behalf Of Gunawan Wibisono
Sent: Wednesday, January 28, 2009 12:31 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] kenapa GOLPUT haram?


Jadi inget jaman dulu......
partai yang pertama mewacakan .....fatwa golput
dulunya ( tentunya sebelum jadi parpol )...selalu menyuruh
jamaah pengajian..dikampus2....untuk golput......
sekarang pas sudah jadi parpol dan butuh suara 
......gembar-gembor....golput haram....
hmmmmmmmmm...
......"senang dunia dan takut mati"..........itul;ah kira2.....

wassalam
g.w

Yandi Dwiputra F さんは書きました:
> setuju mas.....
>
> Insyaallah MUI masih tetep istiqomah dalam menuntun kita untuk mengamalkan 
> Kitabullah
> dan Sunnah Rasul SAW.
>
> sebenernya nyoblos itu kan bukan sekedar hak tapi juga kewajiban buat kita 
> untuk memilih pemimpin....
>
> sebenernya pemimpin seperti apa sih yang diinginkan oleh orang2 yang golput? 
> lha wong nama2 capresnya aja belum muncul kok wis buru2 pengen 
> golput....mekanisme untuk menentukan capres kan melalui mekanisme 
> partai....mbok untuk orang2 yang golput bikin partai saja untuk menentukan 
> capresnya sendiri (seperti mas hamami...:))).....jadi bukan dengan cara 
> golput....golput itu sebenarnya hanya akan menunjukkan ketidak berdayaan 
> mereka....yo to mas?
>
> salam,
> yandi
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[email protected]]on Behalf Of Wong Lim Pok
> Sent: Wednesday, January 28, 2009 11:29 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [is-lam] kenapa GOLPUT haram?
>
>
> Dear ALL:
> Persoalan setuju atau tidak tentang Golput yang dikeluarkan oleh Majelis
> Ulama Indonesia, mari kita sikapi dengan cermat:
> 1.    Ulama itu pewaris Nabi, yang menuntun kita mengamalkan Kitabullah
> dan Sunnah Rasul SAW.
> 2.    Apakah kita mengakui bahwa MUI itu sebagai ulama panutan kita? Kalau
> tidak, ya tidak perlu dihiraukan fatwa-fatwanya. Namun tidak perlu juga
> dilecehkan tanpa ada dasarnya.
> 3.    Kemudian siapa yang akan kita panut sebagai ulama kita selain MUI?
> Bagaimana sikap ulama panutan kita tersebut terhadap fatwa MUI tersebut? 
> 4.    Tidak memilih namanya Golput, Bila memilih jadi Golhit. Supaya
> jangan jadi Golput salah satu saran tindakannya adalah conteng semua
> pilihan. Nah, ini juga namanya merusak surat suara, yang nantinya juga akan
> keluar fatwa "Haram".:)
> Siapa ada akses ke MUI untuk mencari dasar pengeluaran fatwa Golput Haram.
> Jangan hanya ketika yang kita mau dari MUI kita puji-puji yang tidak kita
> sukai kita caci. Seorang kawan saya berkomentar:
> MUI fatwakan haram merokok, HIDUP MUI .
> MUI fatwakan haram Golput, MUI, siapa sih lu?
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:[email protected]]
> On Behalf Of Yandi Dwiputra F
> Sent: Wednesday, January 28, 2009 10:56 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [is-lam] kenapa GOLPUT haram?
>
> oooo ngono ta.....
>
> nek ngono mbok golput dijadikan partai saja.....gampang to tinggal cari
> caleg-calegnya....misalnya mas hamami jadi caleg dapil ndiwek...hehehe
>
> trus mas bango samparan jadi capres partai golput.....:)))
>
> kira2 kalo dibuat seperti itu golput tetep ada yang milih gak yooo?
>
>
> salam,
> yandi
>   

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke