anda ini bloon atau sok pinter sih? :-))
mbok kalo ngomong yang jelas....Fatwa MUI mana yang menurut anda keliru? 
kelirunya dimana? atas dalil apa anda menyatakan keliru? silahkan anda posting 
salinannya di milis ini.....baru nanti kita diskusikan.......jangan asal omong 
aja........
 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]on 
Behalf Of Alkhori M
Sent: Monday, February 02, 2009 9:30 PM
To: [email protected]
Subject: [is-lam] Menyikapi Fatwa MUI Yang Keliru



MENYIKAPI FATWA MUI YANG KELIRU

 

Fatwa itu adalah Ijtihad oleh karenanya Fatwa MUI adalah Ijtihad MUI dan yang 
menariknya tentang Ijtihad adalah:

 

*       Jika Ijtihad itu adalah BENAR dapat 2 PAHALA

*       Jika Ijtihad itu adalah SALAH dapat 1 PAHALA

 

Kalau berpedoman dengan hal yang diatas, maka tidak ada yang salah dengan Fatwa 
MUI. Tapi bagaimana dengan judul diatas "Menyikapi Fatwa MUI Yang Keliru" atau 
kalau yang lebih keras lagi judul diatas boleh dituliskan "Fatwa Mui, Jangan 
Menjual Agama"

 

Dalam sejarahnya MUI terbentuk adalah karena penguasa Orde Baru kewalahan 
bagaimana membujuk ummat Islam agar mau tunduk dan patuh kepada keinginan 
penguasa Orde Baru. Maka dibentuklah super body MUI dan ulama yang bisa dan 
boleh diterima oleh ummat Islam pada saat itu adalah HAMKA. Memang Orde Baru 
terkenal dengan cara Single Super Body hampir semua LSM atau NGO hanya boleh 
TUNGGAL dengan ketunggalan tersebut sangat banyak PEMAKSAAN KEHENDAK dan 
PEMBENARAN yang dilakukan oleh Orde Baru. Tentu pembaca bisa membedakan antara 
PEMBENARAN dan KEBENARAN. Pada saat Orde Baru jangan diharap akan ada KEBENARAN 
tapi yang surplus dan over supply adalah PEMBENARAN dan PEMAKSAAN KEHENDAK.

 

Jadi pada zaman Orde Baru, kebanyakan tugas MUI adalah sebagai orang CUCI 
PIRING, yang pesta pora adalah penguasa Orde Baru dan setelah pesta usai 
banyaklah piring piring yang KOTOR dan inilah tugas MUI di zaman Orde Baru 
yaitu membersihkan piring piring yang kotor.

 

Tapi alhamdulillah, walaupun keadaan pada saat itu begitu menjelimet, sewaktu 
periode Hamka, Hasan Basri, Ali Yafi dll, mereka mereka itu sangat istiqamah 
dengan ke Ulama-an mereka sehingga walaupun dipermukaan penuh dengan riak & 
gelombang, tapi jauh didasar sana MUI tetap tenang dan terus berjuang membangun 
citra Islam. hingga akhirnya ???

 

Fatwa MUI yang mengatakan JUDI HALAL ?, disinilah awal mulanya MUI telah 
menjual AGAMA, subhanallah, astagfirullah.

Mengapa bisa terjadi demikian ada apa sebenarnya yang terjadi ?

 

Salam kompak selalu dari Qatar,

Insya Allah bersambung /...

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke