Mas, masa anak SD sudah bisa mengingat perkataan guru ngaji mereka untuk hal
hal yang mereka sendiri tidak tahu artinya ?

Copas: Islam itu cuman satu, gak ada islam fiqih, islam tasauf, islam jil,
islam xyz... atau anda sendiri yang dikusi langsung dg guru ngaji ?

 

Dibawah ini adalah posting anda tanggal January 29, 2009. Apakah maksud anda
HIDUP YAHUDI!

hebat vaksinkom, hebat norman, tapi lebih hebuuuaaat lagi microsoft krn
tanpa dia norman gak jalan, script tak tereksekusi. HIDUP YAHUDI!

upsss.. 

 

Siapakah sebenarnya dibelakang address Dewa Gede Permana yang addressnya
baru muncul tgl January 27, 2009, belum 2 minggu tapi posting sdh 29 email ?

It is highly appreciated if you could notify us who are you and inclusive
your faith, thanks.

 

Salam kompak selalu dari Qatar.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Dewa Gede Permana
Sent: Thursday, February 05, 2009 5:05 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Tasauf Tanpa Fiqih Bisa Sesat

 

Guru ngaji anak saya itu pernah bilang gini: 

Islam itu cuman satu, gak ada islam fiqih, islam tasauf, islam jil, islam
xyz...

Gitu katanya,  he-he-he..

 

:-)

wassalam

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Alkhori M
Sent: Thursday, February 05, 2009 8:41 AM
To: [email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]
Subject: [is-lam] Tasauf Tanpa Fiqih Bisa Sesat

 

Tasauf Tanpa Fiqih Bisa Sesat,

 

Kalimat atau judul diatas sebagai wanti wanti jika mendalami Tasauf selalu
ingat rambu rambunya adalah Fiqih. Seseorang memulai agama Islam selamanya
(never ever jumping) adalah dimulai dengan belajar Fiqih. Fiqih itu adalah
rambu rambu lintas kalau dijalan raya. Fiqih itu adalah hukum, karena fiqih
itu hukum maka domainya hanya bilangan BINER yaitu true or false yaitu Benar
atau Salah. Makanya bajunya orang Fiqih itu SEMPIT makanya orang Fiqih itu
KAKU dalam kehidupan. 

 

Untuk mudahnya apa yang dimaksud dengan kalimat peringatan Tasauf Tanpa
Fiqih Bisa Sesat, sangat mudah dipaparkan jika memakai beberapa contoh
dibawah ini.

 

1.      Sewaktu kecil, kita belajar bersepeda dengan bersusah payah akhirnya
kita pandai juga bersepeda RODA DUA. Agar naik sepeda tidak jatuh peganglah
selalu stang/ stir sepeda. Itulah Fiqih. Makin hari kita bersepeda makin
pintar hingga kita bersepeda sudah bisa lepas tangan. Orang yang latihan
setiap hari malah bisa naik sepeda roda satu tanpa pegangan tapi tidak
jatuh. Hal tersebut tentu kita tidak percaya bahwa orang bisa naik sepeda
roda satu tanpa pegangan lagi dan tidak pernah jatuh. Sementara kalau kita
yang mencobanya tentu akan jatuh bangun. Tapi karena kita pernah melihatnya,
maka kita percaya bahwa hal tersebut bisa dilakukan oleh orang sudah sangat
ahli. Kita kita ini yang tidak ahli ini naik sepeda harus roda dua, kalau
tidak bakal terjatuh nah itulah kita kita ini adalah sebagai orang yang
hanya paham Fiqih, sementara orang yang sudah sangat ahli dan bisa bersepeda
roda satu tanpa pegangan nah itulah mereka para Sufi. Jadi kita jangan coba
coba ber-Tasauf tanpa guru bisa sesat, ibarat orang yang naik sepeda roda
satu karena bukan ahlinya tentu akan jatuh bangun. Itulah maksudnya Tasauf
tanpa Fiqih bisa SESAT. Bukanlah berarti TASAUF adalah SESAT, sangat
disayangkan Ulama Fiqih yang Ilmunya baru seumur jagung, berani beraninya
mengatakan Tasauf tidak ada contohnya dari Nabi dan itu adalah SESAT. Kalau
ingin belajar Tasauf tanyakan pada ulama Tasauf tentu akan didapatkan
jawaban yang dicari.

 

Itu baru sebuah contoh, insya Allah akan bersambung, salam kompak selalu
dari DOHA.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke