MENYIKAPI FATWA MUI YANG KELIRU, Sampiran

 

Judul ini sengaja dipostingkan, bagaimana bersikap terhadap Fatwa MUI. Yaitu
bagaimana bersikap secara arif dan bijak terhadap pada "Fuqaha yg Istiqamah
sebagai Pewaris dan Penerus Ilmu Nabi" Didalam posting itu titik tolaknya
adalah bagaimana para Fuqaha itu mempunyai hak yang sangat istimewa, walau
salah dan kelirupun masih diberikan REWARD. Dalam posting itu tidak atau
belum secara explisit dijelaskan kemana arah bersikap, tapi dari dua bullet
sudah jelas secara explisit ARAH-nya bersikap terhadap Fatwa MUI, tapi
dengan PENGECUALIAN, maka munculah komentar yang sangat menarik. Komentar
komentar itu tentu gayanya sangat bergantung pada latar belakang background
seseorang, ibarat pepatah, "Makin Tinggi Tempat Kita Berdiri Tentu Makin
Luas Yang Bisa Kita Lihat".

 

Dari komentar yang muncul dapat ditarik benang merahnya sbb:

1.      Dari yang non-Muslim, terus jumping in conclusion, bahwa Fatwa MUI
adalah Keliru, terus mengipas-ngipas MUI tidak bisa diikuti, dengan tujuan
agar maka ummat Islam tidak ada lagi panutan. Mereka bersorak untuk terus
berusaha agar ummat islam makin terpecah (dikatakan makin terpecah, hingga
sekarang muslim tidak pernah bersatu, masya-Allah)
2.      Dari yang Muslim, juga jumping in-conclusion, kelompok ini juga
seperti yang pernah di warning oleh rasulullah, "Mereka Ini Ibarat Buih
Dilaut, Banyak Tapi Tidak Punya Kekuatan" sangat mudah terprovokasi, belum
jelas apa persoalanya sudah "GRUSA-GRUSU" seolah olah merekalah pahlawan
islam. Jenis ini adalah golongan yang sangat mudah jadi "Sasaran Tembak"  
3.      SILENT is GOLD, Syaetan dan Iblis dalam suatu riwayat, mereka dari
kelompok Syaetan dan Iblis ini mengakunya lebih takut pada orang yang sedang
tidur (baca saja riwayat tersebut). Didalam milis ini banyak yang mengirim
secara JAPRI, ada yang minta penjelasan, ada ucapkan terima kasih, terutama
tentang 2 bullet, keterangan yang mengatakan Fuqaha tetap mendapat pahala
walaupun keliru dalam ber-Ijtihad.
4.      Itulah maksud pertanyaan saya tentang "Uthlubul Ilmi Minal Mahdi
Ilal Lahdi" yang ditujukan secara khusus kepada dua orang rekan kita di
milis ini sayangnya belum ada jawaban.
5.      Berdasarkan bullet ke-4 jika saya punya waktu senggang, saya
sempatkan untuk mem-posting disini, kalau bermanfaat alhamdulillah, kalau
tidak just ignore it or deleted
6.      Di Tasauf ada yang sangat menantang ajaranya yaitu "Beritahukan Apa
Yang Kamu Tahu Atau Ajari Ilmu Yang Kamu Ketahui Dan Allah Akan Mengajari
Kamu Ilmu Yang Belum Kamu Ketahui"

 

Pesan khusus buat mas A. Nizami:

Pernah saya tanyakan pada seorang member yang dalam psoting tanggal tanggal
January 29, 2009. Di Email rekan kita ini tertulis "HIDUP YAHUDI" mungkin
salah tulis atau bagaimana hingga saat sekarang belum ada jawaban. Dari
rekan yang bersangkutan jika membaca email tersebut, coba dijelaskan apa
maksud dari kata kata "HIDUP YAHUDI"

 

Salam kompak selalu dari Qatar.

Didalam tulisan yang pernah saya postingkan hanya dua tanda baca yang sering
saya pakai yaitu tanda tanya (?) dan tanda kutip (") tidak banyak dan itu
tidak termasuk titik dan koma plus tanda kurung.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke