Mas Bango,
Benar sekali apa yang disampaikan, alhamdulillah semoga kita selalu
diberikan petunjuk olehNYA. Salam kompak selalu dari Qatar.
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Bango Samparan
Sent: Sunday, February 15, 2009 1:43 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Tasauf dan Thariqat Saling Tergantung Sesamanya
Lha saya malah jadi bingung dengan yang mas Alkhori maksudkan dengan
tasauf:-)
Hasil dari laku yang tertuntun oleh fiqih dengan komprehensif adalah takwa
dan yang tertinggi, IMHO, adalah ihsan (melihat Allah atau jika maqam ini
belum dicapai, merasa diawasi Allah). Jadi, sekali lagi IMHO, hasilnya bukan
tasauf.
> Tasauf yang berupa Ilmu yang akan dicapai untuk
> membersihkan hati dengan
> tujuan Akhlakul Kharimah sangat tergantung bagaimana cara
> Thariqat yang
> diamalkan, apakah thariqatnya telah sesuai dengan fiqih
> atau melenceng
> sehingga hasil akhir yang bakal dicapai jauh dari yang
> diharapkan.
IMHO lagi, soal contoh memasak itu, tidak menunjukkan adanya perbedaan
antara fikih, tasauf, dan thariqoh. Bagi saya itu menunjukkan dua wilayah
fikih: fikih bidang dien dan fikih bidang memasak. Maqam kepiawaian akan
tercapai dengan mempraktekkan kedua-keduanya secara ajeq dan terus-menerus.
IMHO, fikih itu manual, cara membuatkan memakai ushul fiqih. Ketergesaan
mengatakan orang lain sebagai, sesat dan yang sejenisnya, bukan karena orang
tidak mempelajari tasauf, tetapi justru karena tidak tahu fikih secara
benar.
Pun begitu, banyak juga orang yang sebetulnya sesat (tapi tentu saja bukan
saya yang harus menghakiminya), tetapi merasa dirinya di atas kebenaran. Ini
juga bukan karena tasauf:-) IMHO, karena dia tidak tahu fiqihnya secara
benar.
Bagi saya definisi itu - walau kadang diperlukan untuk pembelajaran -
sering berbahaya, karena justru membatasi dan kadang merubah realitas.
Ini juga fiqih, ibadah adalah segala sesuatu yang dilakukan dengan niat yang
benar (hanya karena Allah) dan dilakukan sesuai sunnatullah (ketentuan).
Perlu diketahui sunnatullah ada yang tertulis (kitabullah dan hadist), ada
yang tertulis di alam semesta. Umat Islam mundur karena tidak bisa menjaga
keimbangan ketiganya: niat yang lurus, memahami sunnatullah tertulis, dan
sunnatullah tak tertulis.
Salam hangat selalu
B. Samparan
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam