Untuk mendapatkan SIM pertama sekali dulu saya ikut ujian tulis kaya SPMB. Kemudian test bawa mobil. Seminggu kemudian keluar SIM. Belakangan ketika SIM saya expired datang ke kantor polisi, dan ditunjukkan prosedurnya. Pertama bayar biaya pembuatan SIM ke salah satu rekening di BANK dan isi sejumlah form. Bawa slip rekening ke kantor Polisi, tunggu giliran diphoto dan slip jari, kemudian tunggu beberapa hari untuk mengambil SIM baru. Apakah ini prosedur resmi saya tidak tahu.
Di US, saya ambil SIM, dengan berbekal SIM Indonesia, saya ikut ujian tulis di DMV (Division Motor Vehicle) sejumlah 20 soal di layar komputer (Anak-anak Indonesia di US sudah punya koleksi puluhan jumlah soal test tersebut J ). Test pertama saya tidak lulus. Lanjut minggu depan, LULUS, kemudian apakah kita mau lanjut ke test behind the wheel atau ambil Driving Permit aja dulu. Driving Permit hanya boleh digunakan bila didampingi (co pilot) oleh yang sudah punya SIM US. Dua bulan kemudian saya ambil test behind the wheel. Dalam mobil hanya berdua dengan inspector SIM (kaya SpongeBob ambil SIM J ) . Saya dapat nilai dengan satu kesalahan (95), lulus bila 75 ke atas. Cara test begini belum pernah saya lihat di Indonesia. Terus untuk SIM International, saya mengaply ke American Automobile Association (AAA) dengan syarat SIM US masih berlaku. Di Malaysia anda sudah tahu kan, setelah SIM Indonesia diterjemah di Konsular KBRI, terus berurusan dengan kantor SIM nya di Padang Jawa. Kalau SIM Indonesia belum berumur 5 tahun maka SIM Malaysia akan keluar dengan status "P". (Pemula alias Pantengong) yang mesti diletakkan di bagian depan atau belakang kereta. Salam, Wong From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Bango Samparan Sent: Monday, February 23, 2009 10:19 AM To: [email protected] Subject: Re: [is-lam] MINTA diSeLIPin yang BIRU gambar soeharto SAAT DITILANG !!! Wah, kalau saya ya mesti harus nembak. Wong saya tuh buta warna je, meski tidak total - - main magic blok saya mah bisa ngrampungi. Jadi kalau resmi pasti gagal di test ini, itu pun sering masih ditambahi ha ha he he karena lucunya saya nggak bisa nunjuk warna yang benar, akhirnya juga ditawari jalur cepat. Rukhsoh ya jadinya:-) Kabarnya kalau murni, ya harus jago bener nyetir motor dan mobil-nya, salah dikit nggak lulus. Katanya waktunya bisa lama banget, karena untuk mengulang harus nunggu dapat peserta berapa orang gitu. Makanya banyak yang langsung nembak. Waktu saya nembak, 500ribu dapat sim C dan A, tinggal potret saja. Harusnya polisi buat sekolah mengemudi saja atau mengakreditasi sekolah mengemudi, lulusannya langsung dikasih SIM. Tapi kabarnya, jatuhnya ya sama saja ya, sekolah mengemudi pun sering meluluskan asal-asalan, SIM-nya juga ditembakin. Korupsi di Ina memang bukan masalah, tetapi sudah menjadi kultur. Saya pun rasanya sering tak bisa menghindari. Coba,di parkiran saja kita sering lho melakukan/membantu tindak korupsi. Ndak dikasih nota parkir, kita ya tetep bayar saja. Salam hangat B. Samparan --- On Mon, 2/23/09, Mawan Sugiyanto <[email protected]> wrote: From: Mawan Sugiyanto <[email protected]> Subject: Re: [is-lam] MINTA diSeLIPin yang BIRU gambar soeharto SAAT DITILANG !!! To: [email protected] Date: Monday, February 23, 2009, 9:47 AM :) mohon maaf headernya saya tambahin, maslahnya katanya selipan warna hijau kagak laku. oh iya, ada ndak yagn saudara2 disini yang mencari sim dengan normal, tidak nyogok artinya pakai test SIM murni, mohon dijelaskan pengalamannya .. boleh kan.. ini kant ermasuk mengembangkan ahlak yagn baik ... jadi mohon triknya untuk yang baik ini ..... --- On Mon, 2/23/09, saidi <[email protected]> wrote: From: saidi <[email protected]> Subject: Re: [is-lam] MINTA SLIP BIRU SAAT DITILANG !!! To: [email protected], [email protected] Date: Monday, February 23, 2009, 8:29 AM Kalo masalah ini, Insya ALLOH benar Pak. Saya mendengar cerita dari teman saya yang bekerja sebagai Collector, dia menyarankan ke saya, kalau ditilang Polisi, harus minta slip biru. Karena dengan slip biru, kita mengakui kesalahan kita dan uang tilang itu akan masuk kas negara, kalo slip merah uangnya masuk ke kantong aparat tersebut. Dan, uang yang kita bayarkan lebih murah dengan slip biru ditangan ketimbang slip merah. Memang sih saya belum mengalaminya, namun kalo ditilang lumayan seringlah.... hehehehe..... ----- Original Message ----- From: Bango Samparan To: [email protected] Sent: Monday, February 23, 2009 6:08 AM Subject: Re: [is-lam] MINTA SLIP BIRU SAAT DITILANG !!! Ini namanya takdir barangkali:-) Saya pernah dapat email sejenis 4-5 bulan lalu. Beberapa lalu saya ngobrol soal ini dengan penjual mie ayam. Lho kok mas Dewa Gede memposting soal ini. BTW, nih cerita akurat enggak tuh. Nanti kita coba, kita malah diprovokasi sama polisi, "Ente goblok amat sih, slip biru itu nggak pernah ada di dunia ini; adanya ya slip merah." Salam hangat B. Samparan _____ _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam -----Inline Attachment Follows----- _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
