He..he..he.. jadi inget de kabayan.

 

J

salam

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of hamami
Sent: Monday, February 23, 2009 2:32 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] [***SPAM*** Score/Req: 05.30/05.00] Re: MINTA
diSeLIPin yang BIRU gambar soeharto SAAT DITILANG !!!

 

 

Ini terjadi sekitar lima tahun lalu, saat saya akan menjenguk Ibu saya di
Gn. Putri - Bogor.

Saya tinggal di Cibarusah-Bekasi, SIM saya kebetulan sudah habis masa
berlakunya beberapa hari dan belum sempat memperpanjang saat itu.

Saat saya sampai ditikungan Stasiun Pengendali Satelit Bumi Palapa yang ada
di Cileungsi-Bogor, terlihat ada razia/operasi gabungan.

Spontan saya putar balik arah kendaraan saya, lalu saya parkir dipinggir
jalan yang tidak begitu jauh dari lokasi razia, kemudian saya menghampiri
petugas yang sedang razia itu.

Salah seorang petugas menyapa saya dan terjadilah dialog:

Petugas: " Ada apa, pak ..? bisa dibantu..?" 

Saya berusaha untuk tenang " Begini pak, saya akan menjenguk Ibu saya di Gn.
Putri kebetulan masa berlaku SIM saya sudah habis" jawab saya.

Tanya petugas lagi: "Lalu kenapa bapak kesini..? ".    

"Maksud saya, saya mau minta izin untuk lewat, daripada saya ditilang maka
saya minta izan dulu, iitupun kalau boleh" jawab saya. 

Rupanya jawaban saya membuat dia tertawa dan berkata "Ah.bapak ada2 saja" 

"Lho...iya, pak dari pada saya ditilang, kalau tidak boleh saya mau pulang"
jawab saya lagi.

Petugas : "Lho.bapak bawa apa.? lanjutnya. 

Saya jawab "mobil"

Petugas : "Dimana mobilnya .?"

"Itu diseberang jalan sana", sambil saya mennunjuk mobil saya.

Sambil menahan tawa petugas itu memanggil temannya dan menceritakan kejadian
itu dan temannya semua tertawa dan ada yang berkata "sudah kasih saja lewat
bapak itu sudah berusaha jujur" 

Petugas itupun akhirnya menanyakan SIM dan STNK mobil saya, tanpa keberatan
saya berikan SIM dan STNK saya, setelah diperhatikan SIM dan STNK sayapun
dikembalikan, sambil ia berkata "seumur saya jadi petugas, baru sekali ini
ketemu orang seperti bapak" 

"Ya..sudah silahkan lewat dan segera perpanjang SIM nya" tukasnya.

"Oke..pak, terima kasih" jawab saya.

 

Sebenarnya yang terbersit dibenak saya saat itu adalah ingin membuat petugas
itu kesal, tapi nampaknya dia tidak kesal bahkan malah tertawa. Mungkin ada
juga rasa kesal disamping lucu mungkin menurut mereka.

 

Dalam keadaan kepepet, taktik seperti ini boleh juga nampaknya dipakai, saya
kira polisipun tidak ada alasan untuk menilang kita, karena kita tidak dalam
posisi mengendarai kendaraan.

 

Ah..aya2.wae.  

 

Wassalam

Hamami

  

  _____  

From: Wong Lim Pok [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, February 23, 2009 11:42 AM
To: [email protected]; [email protected]
Subject: [***SPAM*** Score/Req: 05.30/05.00] Re: [is-lam] MINTA diSeLIPin
yang BIRU gambar soeharto SAAT DITILANG !!!

 

Untuk mendapatkan SIM pertama sekali dulu saya ikut ujian tulis kaya SPMB.
Kemudian test bawa mobil. Seminggu kemudian keluar SIM. Belakangan ketika
SIM saya expired datang ke kantor polisi, dan ditunjukkan prosedurnya.
Pertama bayar biaya pembuatan SIM ke salah satu rekening di BANK dan isi
sejumlah form. Bawa slip rekening ke kantor Polisi, tunggu giliran diphoto
dan slip jari, kemudian tunggu beberapa hari untuk mengambil SIM baru.
Apakah ini prosedur resmi saya tidak tahu.

 

Di US, saya ambil SIM, dengan berbekal SIM Indonesia, saya ikut ujian tulis
di DMV (Division Motor Vehicle) sejumlah 20 soal di layar komputer
(Anak-anak Indonesia di US sudah punya koleksi puluhan jumlah soal test
tersebut J ). Test pertama saya tidak lulus. Lanjut minggu depan, LULUS,
kemudian apakah kita mau lanjut ke test behind the wheel atau ambil Driving
Permit aja dulu. Driving Permit hanya boleh digunakan bila didampingi (co
pilot) oleh yang sudah punya SIM US. Dua bulan kemudian saya ambil test
behind the wheel. Dalam mobil hanya berdua dengan inspector SIM (kaya
SpongeBob ambil SIM J ) . Saya dapat nilai dengan satu kesalahan (95), lulus
bila 75 ke atas. Cara test begini belum pernah saya lihat di Indonesia.
Terus untuk SIM International, saya mengaply ke American Automobile
Association (AAA) dengan syarat SIM US masih berlaku.

 

Di Malaysia anda sudah tahu kan, setelah SIM Indonesia diterjemah di
Konsular KBRI, terus berurusan dengan kantor SIM nya di Padang Jawa. Kalau
SIM Indonesia belum berumur 5 tahun maka SIM Malaysia akan keluar dengan
status "P". (Pemula alias Pantengong) yang mesti diletakkan di bagian depan
atau belakang kereta.

 

Salam,

 

Wong

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke