Di Kompas dimuat foto satu uang kertas Zimbabwe sebesar 100 trilyun yang kalau 
didolarkan cuma US$ 30 saja. Inflasi uang kertas Zimbabwe terjadi setiap 
jam...:)

Harusnya ummat Islam masuk ke dalam Islam secara kaffah. Jangan sampai dalam 
sistem ekonomi/mata uang mengikuti kaum Yahudi dan Nasrani hingga akhirnya 
benar-benar sengsara dunia akhirat. Ummat Islam harus menggunakan dinar emas 
dan dirham perak sebagai mata uangnya. Silahkan lihat www.media-islam.or.id 
untuk informasi jual-beli dinar dan pedagang yang jual barang pakai dinar.

Wassalam

===
Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id
Ingin belajar Islam?
Kirim email ke: [email protected]


--- Pada Sen, 23/2/09, Mawan Sugiyanto <[email protected]> menulis:

> Dari: Mawan Sugiyanto <[email protected]>
> Topik: Re: [is-lam] Dinar Emas: Solusi Mengatasi Pemiskinan Massal - Uang 
> yang beredar
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Senin, 23 Februari, 2009, 11:54 PM
> 
> Jadi ingat komentar pakar ekonomi Islam, Antonio ... , yang
> mengomentari gaji, misalnya kita habis ditransfer dari hasil
> gaji, ketika dalam perjalanan pulang nilai uang sudah turun.
> 
> 
> kasihan sekali ya kita .... 
> 
> 
> --- On Tue, 2/24/09, A Nizami
> <[email protected]> wrote:
> 
> From: A Nizami <[email protected]>
> Subject: [is-lam] Dinar Emas: Solusi Mengatasi Pemiskinan
> Massal - Uang yang beredar
> To: "is-lam" <[email protected]>
> Date: Tuesday, February 24, 2009, 1:17 PM
> 
> 
> "Main Cetak" sepertinya kasar. Tapi anjloknya
> nilai uang/inflasi
> menunjukkan itu.
> 
> Bahkan US Dollar pun mengalami penurunan.
> Coba lihat di:
> http://en.wikipedia
> .org/wiki/ United_States_ dollar
> 
> Di situ nilai US$ dibandingkan
>  dengan nilai 1 US$ pada tahun 1980
> (berdasarkan daya beli dollar terhadap barang2 kebutuhan
> pokok).
> Tahun Nilai
> 1900 $10.12
> 1980 $1.00
> 2008 $0.38
> 
> Dulu dollar dipatok terhadap emas dan perak (nilainya
> relatif thd gram
> emas). Namun sekarang dilepas jadi FIAT MONEY. Oleh karena
> itu tidak
> ada yang bisa mengontrol/mengawas i berapa dollar yang
> dicetak The Fed.
> 
> Coba baca artikel tentang uang kertas dan dinar emas di
> www.wakalanusantara .com
> 
> Mungkin sebagian besar ekonom yang terdidik dengan ekonomi
> Barat
> (meski sekarang gagal total) agak meremehkannya. Namun emas
> dan perak
> yang dijadikan mata uang dinar emas dan dirham perak (di
> mana dulu
> mata uang dollar juga dipatok dgn nilai emas/perak)
> ternyata stabil
> Ratenya:
> 1 Dinar (Emas)
> Rp. 1.607.502,-
> 
> 1 Dirham (Perak)
> Rp. 40.272,-
> 
> Nah di Buku Hadits Bukhari disebut sahabat Nabi menjual
> seekor kambing
> dengan harga 1 dinar. Ternyata
>  sekarang harganya juga sekitar itu.
> Artinya nilai Stabil.
> 
> Dalam Al Qur'an, surat Ashabul Kahfi diceritakan
> seorang penghuni gua
> disuruh membawa beberapa dirham (sekitar 3 dirham) untuk
> beli makanan
> bagi 5 orang teman2nya atau sekarang sekitar Rp 120 ribu.
> Nah ternyata
> untuk makan berlima kita perlu uang sekitar itu juga.
> 
> Artinya dalam rentang 1.400 tahun bahkan untuk kasus
> Ashabul Kahfi
> mungkin 2.000 tahun lebih, ternyata "inflasi"
> mata uang emas dan perak
> tsb relatif kecil.
> 
> November 2008 1 dinar masih Rp 1,2 juta. Sekarang Februari
> jadi Rp 1,6
> juta.
> 
> Kalau saya dipilih mau digaji 10 dinar atau Rp 20 juta,
> maka saya
> pilih gaji 10 dinar. Karena 20 tahun lagi pun nilainya akan
> sama.
> Sementara rupiah bisa jadi nilainya susut tinggal Rp 2
> juta.
> 
> Sebetulnya mata uang dinar atau patokan UMR memakai
> dinar/emas bisa
> jadi solusi yang bagus untuk menghindari pemiskinan masal
> karena
> nilainya tetap.
>  Kalau pakai rupiah nilainya turun terus dan kalau
> protes sampai ludah kering pun belum tentu kenaikannya
> sesuai dengan
> besar inflasi.
> 
> Kalau pun orang saat ini senang memakai uang kertas, itu
> tak lepas dari pengaruh kapitalis Yahudi yang senang riba.
> Dengan uang kertas Bank Central bisa mencetak uang sebanyak
> mereka mau sementara para Kapitalis Yahudi beserta kroninya
> bisa menikmati riba berupa Sertifikat yang dikeluarkan oleh
> Bank Sentral. Kalau pakai uang emas/perak tidak bisa
> begitu.
> 
> --- In ekonomi-nasional@ yahoogroups. com, "Arif
> Muljadi" <mari...@... >
> wrote:
> >
> > Kalau memang BI main cetak uang untuk bayar bunga, ya
> memang tidak
> > mengherankan, kalau RP terus turun harganya, sekarang
> sudah stabil
> > anjlok di hampir 12000/USD. Apakah bank2 sentral lain
> di dunia juga
> > melakukan hal seperti ini?
> > 
> 
> 
>      
> 
> ___________________________________________________________________________
> Dapatkan nama yang Anda sukai!
> Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan
> @rocketmail.com.
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
> 
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 
> 
> 
>       
> -----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan-----
> 
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 


      Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan 
Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke