Kalau nggak salah, zaman-zaman sebelum Adam Smith, kemakmuran tuh salah satunya 
diukur dengan banyaknya emas yang bisa dikumpulkan oleh suatu negera. Toh, 
akhirnya mereka yang punya emas berlebihan juga diserang inflasi parah, karena 
kelangkaan barang. Emas yang berlebihan menciptakan permintaan yang berlebihan, 
sehingga penawaran tidak bisa mengikuti.

Soal inflasi (menurunnya daya beli uang) akar penyakitnya bukan pada fiat 
standar!

Salam hangat
B. Samparan


--- On Wed, 2/25/09, Wong Lim Pok <[email protected]> wrote:

> From: Wong Lim Pok <[email protected]>
> Subject: Re: [is-lam] Dinar Emas: Solusi Mengatasi Pemiskinan Massal - Uang 
> yang beredar
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, February 25, 2009, 8:55 AM
> Assalamu'alaikum
> 
> Bagaimana kalau rupiah pun dipotong NOL nya. Dari Rp 1,000
> menjadi Rp 1,.
> Kemudian sen dihidupkan kembali. Seribu rupiah menjadi
> sepuluh sen.
> 
> Ruginya mungkin status rakyat Indonesia akan berubah
> sebagai JUTAWAN
> (miliuner) karena pendapatan umumnya sudah di bawah satu
> juta. Pegawai
> negeri yang bergaji 2,000,000 menerima hanya 2,000 saja.
> Namun harga barang
> pun disesuaikan. Premium (BBM) mungkin hanya Rp 4,50 saja.
> Satu dolar US Rp
> 12,.
> 
> Salam
> 
> Wong
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[email protected]]
> On Behalf Of A Nizami
> Sent: Wednesday, February 25, 2009 8:13 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [is-lam] Dinar Emas: Solusi Mengatasi
> Pemiskinan Massal - Uang
> yang beredar
> 
> 
> Di Kompas dimuat foto satu uang kertas Zimbabwe sebesar 100
> trilyun yang
> kalau didolarkan cuma US$ 30 saja. Inflasi uang kertas
> Zimbabwe terjadi
> setiap jam...:)
> 
> Harusnya ummat Islam masuk ke dalam Islam secara kaffah.
> Jangan sampai dalam
> sistem ekonomi/mata uang mengikuti kaum Yahudi dan Nasrani
> hingga akhirnya
> benar-benar sengsara dunia akhirat. Ummat Islam harus
> menggunakan dinar emas
> dan dirham perak sebagai mata uangnya. Silahkan lihat
> www.media-islam.or.id
> untuk informasi jual-beli dinar dan pedagang yang jual
> barang pakai dinar.
> 
> Wassalam
> 
> ===
> Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
> ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
> Informasi selengkapnya ada di:
> http://www.media-islam.or.id
> Ingin belajar Islam?
> Kirim email ke: [email protected]
> 
> 
> --- Pada Sen, 23/2/09, Mawan Sugiyanto
> <[email protected]> menulis:
> 
> > Dari: Mawan Sugiyanto <[email protected]>
> > Topik: Re: [is-lam] Dinar Emas: Solusi Mengatasi
> Pemiskinan Massal - Uang
> yang beredar
> > Kepada: [email protected]
> > Tanggal: Senin, 23 Februari, 2009, 11:54 PM
> > 
> > Jadi ingat komentar pakar ekonomi Islam, Antonio ... ,
> yang
> > mengomentari gaji, misalnya kita habis ditransfer dari
> hasil
> > gaji, ketika dalam perjalanan pulang nilai uang sudah
> turun.
> > 
> > 
> > kasihan sekali ya kita .... 
> > 
> > 
> > --- On Tue, 2/24/09, A Nizami
> > <[email protected]> wrote:
> > 
> > From: A Nizami <[email protected]>
> > Subject: [is-lam] Dinar Emas: Solusi Mengatasi
> Pemiskinan
> > Massal - Uang yang beredar
> > To: "is-lam" <[email protected]>
> > Date: Tuesday, February 24, 2009, 1:17 PM
> > 
> > 
> > "Main Cetak" sepertinya kasar. Tapi
> anjloknya
> > nilai uang/inflasi
> > menunjukkan itu.
> > 
> > Bahkan US Dollar pun mengalami penurunan.
> > Coba lihat di:
> > http://en.wikipedia
> > .org/wiki/ United_States_ dollar
> > 
> > Di situ nilai US$ dibandingkan
> >  dengan nilai 1 US$ pada tahun 1980
> > (berdasarkan daya beli dollar terhadap barang2
> kebutuhan
> > pokok).
> > Tahun Nilai
> > 1900 $10.12
> > 1980 $1.00
> > 2008 $0.38
> > 
> > Dulu dollar dipatok terhadap emas dan perak (nilainya
> > relatif thd gram
> > emas). Namun sekarang dilepas jadi FIAT MONEY. Oleh
> karena
> > itu tidak
> > ada yang bisa mengontrol/mengawas i berapa dollar yang
> > dicetak The Fed.
> > 
> > Coba baca artikel tentang uang kertas dan dinar emas
> di
> > www.wakalanusantara .com
> > 
> > Mungkin sebagian besar ekonom yang terdidik dengan
> ekonomi
> > Barat
> > (meski sekarang gagal total) agak meremehkannya. Namun
> emas
> > dan perak
> > yang dijadikan mata uang dinar emas dan dirham perak
> (di
> > mana dulu
> > mata uang dollar juga dipatok dgn nilai emas/perak)
> > ternyata stabil
> > Ratenya:
> > 1 Dinar (Emas)
> > Rp. 1.607.502,-
> > 
> > 1 Dirham (Perak)
> > Rp. 40.272,-
> > 
> > Nah di Buku Hadits Bukhari disebut sahabat Nabi
> menjual
> > seekor kambing
> > dengan harga 1 dinar. Ternyata
> >  sekarang harganya juga sekitar itu.
> > Artinya nilai Stabil.
> > 
> > Dalam Al Qur'an, surat Ashabul Kahfi diceritakan
> > seorang penghuni gua
> > disuruh membawa beberapa dirham (sekitar 3 dirham)
> untuk
> > beli makanan
> > bagi 5 orang teman2nya atau sekarang sekitar Rp 120
> ribu.
> > Nah ternyata
> > untuk makan berlima kita perlu uang sekitar itu juga.
> > 
> > Artinya dalam rentang 1.400 tahun bahkan untuk kasus
> > Ashabul Kahfi
> > mungkin 2.000 tahun lebih, ternyata
> "inflasi"
> > mata uang emas dan perak
> > tsb relatif kecil.
> > 
> > November 2008 1 dinar masih Rp 1,2 juta. Sekarang
> Februari
> > jadi Rp 1,6
> > juta.
> > 
> > Kalau saya dipilih mau digaji 10 dinar atau Rp 20
> juta,
> > maka saya
> > pilih gaji 10 dinar. Karena 20 tahun lagi pun nilainya
> akan
> > sama.
> > Sementara rupiah bisa jadi nilainya susut tinggal Rp 2
> > juta.
> > 
> > Sebetulnya mata uang dinar atau patokan UMR memakai
> > dinar/emas bisa
> > jadi solusi yang bagus untuk menghindari pemiskinan
> masal
> > karena
> > nilainya tetap.
> >  Kalau pakai rupiah nilainya turun terus dan kalau
> > protes sampai ludah kering pun belum tentu kenaikannya
> > sesuai dengan
> > besar inflasi.
> > 
> > Kalau pun orang saat ini senang memakai uang kertas,
> itu
> > tak lepas dari pengaruh kapitalis Yahudi yang senang
> riba.
> > Dengan uang kertas Bank Central bisa mencetak uang
> sebanyak
> > mereka mau sementara para Kapitalis Yahudi beserta
> kroninya
> > bisa menikmati riba berupa Sertifikat yang dikeluarkan
> oleh
> > Bank Sentral. Kalau pakai uang emas/perak tidak bisa
> > begitu.
> > 
> > --- In ekonomi-nasional@ yahoogroups. com, "Arif
> > Muljadi" <mari...@... >
> > wrote:
> > >
> > > Kalau memang BI main cetak uang untuk bayar
> bunga, ya
> > memang tidak
> > > mengherankan, kalau RP terus turun harganya,
> sekarang
> > sudah stabil
> > > anjlok di hampir 12000/USD. Apakah bank2 sentral
> lain
> > di dunia juga
> > > melakukan hal seperti ini?
> > > 
> > 
> > 
> >      
> > 
> >
> ___________________________________________________________________________
> > Dapatkan nama yang Anda sukai!
> > Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan
> > @rocketmail.com.
> > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
> > 
> > _______________________________________________
> > Is-lam mailing list
> > [email protected]
> > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> > 
> > 
> > 
> >       
> > -----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan-----
> > 
> > _______________________________________________
> > Is-lam mailing list
> > [email protected]
> > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> > 
> 
> 
>       Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan
> dan
> Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox
> 
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke