Mas Nizam,
Sangat menarik juga komentarnya. Benar Islam telah disempurnakan terbukti
dgn "Alyaum akmaltu..." lihat juga posting email saya ttg "Alyaum
akmaltu..."
Dan yg lebih menarik lagi Islam telah disempurnakan, tapi malahan kenapa
bisa ada Islam Syi'ah, Islam Sunni, ada Ahmadiyah dgn Sheikh Mirza Ghulam
Ahmad, dan yang lebih terkini adalah Islam Liberal ? Mengapa itu bisa
terjadi ? bisa berikan pencerahan?

Mas Nizam, sewaktu anda berkomentar, kentara sangat kental Fiqihnya, tidak
percaya baca ulang komentar anda. Makanya judulnya adalah Engineering Ajaran
Islam dan bukan Engineering Islam. Ada apa dengan ajaran Islam? Makanya
perlu di Engineering. Berdasarkan rujukan utama ajaran Islam adalah
al-Qur'an dan As-Sunnah, yang didalamnya terdapat tiga komponen utamanya
adalah Fiqih sebagai landasan Hukum, Tauhid sebagai akhlak mulia dan yang
terakhir adalah Tauhid. Ilmu Tauhid sendiri tidak bermasalah, tapi jika
orang belajar Tauhid bisa muncul 1000 masalah. Maka ketiga ajaran Islam tsb
(Fiqih, Tasauf & Tauhid) dicoba diengineering sehingga bisa muncul banyak
pertanyaan, akan mampukah pertanyaan tersebut dijawab?

Soal SSJ terlibat politik, baca saja sendiri, kisah kisah SSJ yg banyak
versinya, yang mana dipreambule sudah saya katakan bla bla bla, salam kompak
selalu dari Qatar. 

Alkhori M
Alkhor Community
Qatar
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of A Nizami
Sent: Wednesday, February 25, 2009 8:02 AM
To: [email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]
Subject: [is-lam] Islam Sudah Sempurna - Jangan Tersesat Re: Engineering
Ajaran Islam, 6 of n


Engineering Ajaran Islam?
Otak-atik ajaran Islam?

Masya Allah. Islam itu sudah sempurna. Islam itu petunjuk. Bukan justru
"disempurnakan" apalagi diutak-atik oleh manusia yang ilmunya tidak sedalam
ilmu Allah SWT.

"...Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah
Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama
bagimu...." [Al Maa-idah:3]

> Tasauf adalah pasangan dari Fiqih, yang mana kedua
> ilmu tersebut tidak boleh dipisahkan dan tidak bisa
> dipisahkan, harus menjadi satu kesatuan yg saling

Ini ada dalilnya dari Al Qur'an dan Hadits? Jika tidak, maka bohong belaka.
Dalam agama Islam sesuatu itu, apalagi menyangkut hal yang penting harus ada
dalilnya. Kalau tidak ada=bid'ah=sesat=neraka.

Sesungguhnya ucapan yang paling benar adalah Kitabullah, dan sebaik-baik
jalan hidup ialah jalan hidup Muhammad, sedangkan seburuk-buruk urusan agama
ialah yang diada-adakan. Tiap-tiap yang diada-adakan adalah bid'ah, dan tiap
bid'ah adalah sesat, dan tiap kesesatan (menjurus) ke neraka. (HR. Muslim)

==
> hati. Dengan Fiqih tentu kita tidak percaya bahwa Muhammad
> SAW pernah dibelah dadanya oleh 2 malaikat dan dibersihkan
> hatinya. Tapi dengan Tasauf kita kita ini percaya hal itu
> pernah terjadi.
==

Pedoman Al Qur'an itu 2 akh: Al Qur'an dan Hadits yang Sahih. Jika keduanya
menyatakan begitu, ya kita imani. Jadi tanpa pakai tasawuf pun saya
percaya...

> Tauhid, ilmu ini sangat banyak menimbulkan masalah,
> salah satu buktinya adalah SSJ harus mati plus diikuti oleh
> murid muridnya. Tauhid tidak bermasalah, tapi sangat banyak
> menimbulkan masalah. Itu tidak bukan dikarenakan Al-Qur’an

Ada dalil Al Qur'an dan Hadits Tauhid menimbulkan banyak masalah?
Justru Tauhid itulah inti ajaran para Nabi. Kalimat Tauhid adalah La ilaaha
illallahu. Tidak ada Tuhan selain Allah. Dalam surat Al Ikhlas dinyatakan
Allahu Ahad. Allah itu Satu. Ahad (Satu) itu seakar katanya dengan Tauhid.
Nah Tasawuf itu tidak ada di ayat Al Qur'an mana pun.

“Katakanlah: “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang
diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang
Esa”.

Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia
mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun
dalam beribadat kepada Tuhannya”.” [Al Kahfi:110]

Untuk melihat lebih banyak ayat Al Qur'an tentang Tauhid Silahkan klik:
http://syiarislam.wordpress.com/2008/04/08/tauhid-mengesakan-allah-tuhan-itu
-satu/

> Kembali ke SSJ, disamping beliau disalahkan secara
> Fiqih, tidak tertutup ada unsur POLITIK, yaitu kepentingan
> kerajaan. Kalau orang fiqih tahu bahwa SSJ menjadi demikian
> adalah karena beliau lagi mendalami Tauhid, Ulama Fiqih yang
> sudah bertasauf tentu bisa mengerti. Tapi apa mau dikata,

Pak, yang menghukum mati Syekh Siti Jenar (SSJ) adalah para ulama Wali Songo
yang ilmu agamanya sudah sangat mumpuni. Jadi jangan su'uzhon dgn Wali Songo
apalagi menganggap Wali Songo dipengaruhi kepentingan politik.

Syekh Siti Jenar MENGAKU DIRINYA ALLAH/TUHAN. INI SAMA DENGAN FIR'AUN.

ALLAH SUDAH MENGAZAB FIR'AUN YANG MENGAKU TUHAN. ALLAH JUGA MENGAZAB SSJ
KARENA MENGAKU TUHAN dengan dihukum mati oleh para ulama. Sebelumnya Al
Hallaj juga dihukum mati oleh para ulama.

Nabi Muhammad SAW yang merupakan manusia terbaik saja dan paling dekat
dengan Allah SWT tidak pernah mengaku dirinya sebagai Allah/Tuhan. Harusnya
Nabi Muhammad yang jadi panutan kita jika benar2 kita komit dengan kalimat
syahadah Muhammad Rasul Allah.

Bukan justru memuja atau mengikuti sufi keblinger seperti Al Hallaj atau
Syekh Siti Jenar sebagai teladan.

===
Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or..id
Ingin belajar Islam?
Kirim email ke: [email protected]


--- Pada Sel, 24/2/09, AFR <[email protected]> menulis:

> Dari: AFR <[email protected]>
> Topik: Re: [is-lam] Engineering Ajaran Islam, 6 of n
> Kepada: [email protected], [email protected],
[email protected], [email protected],
[email protected]
> Tanggal: Selasa, 24 Februari, 2009, 8:28 PM
> judulnya "Engineering
> ..."
> buat yg bukan latar belakang engineering (keteknikan)
> 
>  
>  
> 
> 
> 
> From:
> Alkhori M <[email protected]>
> To:
> [email protected];
> [email protected];
> [email protected]; [email protected];
> [email protected]
> Sent:
> Tuesday, February 24, 2009 10:30:49 PM
> Subject:
> [is-lam] Engineering Ajaran Islam, 6 of n
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Engineering Ajaran Islam, 6 of
> n
> Mengapa Fiqih membunuh Tauhid ? Patutkah SSJ
> harus dibunuh?
> Kisah Sheik Siti Jenar (SSJ) yang mati terbunuh, bisa
> dibaca dibanyak literatur. Timbul pertnyaan apakah memang
> ada kisah tersebut atau hanya sekedar sebuah legendaris
> bagaimana perkembangan agama Islam di Nusantara. Ada atau
> tidak adanya kisah tersebut benar terjadi tidaklah merupakan
> hal yang penting diposting email ini, tapi yang sudah sangat
> BENAR dan tidak dapat dibantah lagi adalah kisah SSJ ada
> dalam sejarah perkembangan Islam di
> Nusantara.
> 
> Fiqih adalah ilmu tentang hukum untuk perbuatan
> perbuatan manusia, jika tidak ada perbuatan manusia maka
> tidak ada Fiqihnya, sebaliknya banyak temuan temuan baru
> tentang perbuatan manusia, maka munculah Fiqih-nya, sehingga
> ada yang mengarang Fiqih kontemporer yaitu Fiqih fiqih yang
> muncul kemudian diabad sekarang ini.
> Tasauf adalah pasangan dari Fiqih, yang mana kedua
> ilmu tersebut tidak boleh dipisahkan dan tidak bisa
> dipisahkan, harus menjadi satu kesatuan yg saling
> melengkapi. Hidup dengan Fiqih, hidup jadi terarah dan hidup
> dgn Fiqih ditambah Tasauf hidup menjadi Indah. Karena memang
> Tasauf ilmu membersihkan Hati. Muhammad kecil sewaktu
> berumur sekitar 4 tahun, dibelah dadanya untuk membersihkan
> hati. Dengan Fiqih tentu kita tidak percaya bahwa Muhammad
> SAW pernah dibelah dadanya oleh 2 malaikat dan dibersihkan
> hatinya. Tapi dengan Tasauf kita kita ini percaya hal itu
> pernah terjadi.
> Tauhid, ilmu ini sangat banyak menimbulkan masalah,
> salah satu buktinya adalah SSJ harus mati plus diikuti oleh
> murid muridnya. Tauhid tidak bermasalah, tapi sangat banyak
> menimbulkan masalah. Itu tidak bukan dikarenakan Al-Qur’an
> dan As-Sunnah sebagai rujukan utama ajaran Islam tidak jelas
> bercerita tentang Tauhid. Sehingga dengan keterbatasan AKAL
> manusia, manusia itu coba memperlajari tentang TUHAN, tentu
> tidak akan sampai pada AKHIR. 
> Jika itu disadari oleh orang Fiqih, maka SSJ tidak ada
> yang harus disalahkan dan SSJ tidak harus dibunuh? (bunuh
> diri?). Tapi itulah memang halnya FIQIH memang core ilmu-nya
> adalah HUKUM, orang hukum memang kerjanya harus menegakan
> hukum. Beda orang yang sudah ber-Fiqih plus Tasauf. Makanya
> pada sebuah Pengadilan Negeri (PN), jika telah diputuskan
> orang tsb bersalah dan melanggar pasal tertentu, maka pada
> akhirnya sebelum dijatuhkan hukuman maka dipoles dulu dengan
> Tasauf yaitu terlihat dengan kalimat berikut: Menimbang,
> yang Meringankan, baru kemudian memutuskan. Itulah polesan
> Tasauf.
> Kembali ke SSJ, disamping beliau disalahkan secara
> Fiqih, tidak tertutup ada unsur POLITIK, yaitu kepentingan
> kerajaan. Kalau orang fiqih tahu bahwa SSJ menjadi demikian
> adalah karena beliau lagi mendalami Tauhid, Ulama Fiqih yang
> sudah bertasauf tentu bisa mengerti. Tapi apa mau dikata,
> kisah SSJ juga kental dengan Politik. Politik artinay seribu
> daya dan memang sangat KOTOR, Insya Allah akan bersambung,
> Wa Iyakun Shawaaban Faminallah, Wa Iyakun Khatha
> Aan Faminii Wa Minasyaithan, Astaghfirullah &
> Subhanallaah. Salam kompak selalu dari Qatar .
> Alkhori
> M
> Alkhor Community
> Qatar
> 
> 
> 
> 
>       
> -----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan-----
> 
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis..isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 


 
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke