--- On Wed, 2/25/09, Alkhori M <[email protected]> wrote:
> Identik dgn SSJ, beliau itu menjadi demikian karena
> mendalami Tauhid,
> sehingga secara Fiqih anehlah beliau ditambah
> terkontaminasi dgn politik,
> maka kalau itu betul spt yg tertulis dgn banyak versi,
> makanya perlulah
> ajaran ilmu Islam FTT yg berdasarkan Al-Qur'an dan
> As-Sunnah perlu
> dipelajari secara KAMIL dengan methode yg benar.
He ... he, kalau tauhidnya memang sudah menjadi tingkat tinggi, ya tuan SSJ
tidak akan berani mengatakan Ana al Haq tho? Kalau tuan SSJ tauhidnya sudah
seperti yang suhu Alkhori sangkakan, dia tentu saja juga akan peka bahwa
perkataan itu akan membingungkan umat atau siapa saja yang mendengar perkataan
itu.
Nah, wali songo yang ilmu tauhid juga sangat tinggi, punya kepekaan itu. Lalu,
mereka mengambil keputusan untuk menghukum mati SSJ, maka modarlah SSJ.
Saya sendiri tidak suka membicarakan tasauf, karena susah wong metodologi
banyak yang tidak baku. Cuma yang sering saya dengar, jika ada yang mengatakan
"saya sudah sampai, saya al haq, atau yang sejenisnya", di kalangan sufi
sendiri dianggap sebagai bentuk kekafiran kalau tidak kesombongan.
Salam anget-anget wae
B. Samparan
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam