Kalo saya sendiri sebetulnya masih tidak yakin apakah benar ini bisa dikatakan kejahatan dibalas kejahatan. Untuk sementara hanya bisa saya dikatakan sebagai hukum aksi-reaksi (hukum sebab-akibat) saja. Adapun mengenai value (benar-salah) nya mungkin yang lebih tepat ya mengikut analisa para ahli fiqih barangkali, yang dalam hal ini berkaitan dengan produk-produk berupa mematenkan (hak paten) ide intelektual abstrak. Apakah benar ini bisa dikatakan SAH sebagai MILIK atau bukan, ya harus nunggu pendapat blio-blio itu. Dan mengenai ratifikasi UU HAKI itu sendiri sebetulnya kan bukan sekedar utk melindungi hak karya cipta intelektual produk dalam negeri saja namun justru ditengarai lebih karena tekanan besar yang datang dari pihak asing sehingga pemerintah mau tak mau ya mengikutinya.
J Salam hangat From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of AFR Sent: Tuesday, March 10, 2009 11:21 AM To: [email protected] Subject: Re: [is-lam] Penjajahan Microsoft --c| masih mau aksioma-aksiomaan: kejahatan dibalas kejahatan --> bolehkah? microsoft pastinya sdh sangat untung & mujur produknya dipake di hampir setiap komputer. sbg perintis sekaligus pendobrak industri software wajar menguasai 'segalanya'. problemnya adalah ketika jadi penguasa tunggal, watak manusianya yg cenderung kikir & serakah muncul. ada kelicikan & kecurangan sistem bisnis yg membuat konsumen gerah, entah itu soal harga, teknik & pengembangan yg mereka monopoli, setiap org dikondisikan harus bergantung pd kemauan mereka. itu sdh menyalahi prinsip tauhid; ada bentuk satu yg lain selain dominasi SATU bagiNya. dilematik: 1. kalo org gak pake dia, resikonya ketinggalan. kalo ngikuti dia ya harus 'patuh' mengikuti regulasinya yg bukan soal harga & teknologi yg mereka perankan, tapi bahkan sampai isyu legalitas yg membuat orang merasa 'berdosa & bersalah' kalo gak beli sah produknya. 2. kalo ngikut sistem selain microsoft, bisa dibilang terlalu jauh tertinggal start sehingga utk kompetitif melawan microsoft bisa dibilang jauh, itupun masih bergantung relawan2 software developer non-microsoft based agar org bisa loncat pagar. ibarat org ter-tradisikan konsum McD, coca cola .. semau produk yahudi, baru ketahuan "profitnya buat bantai saudaramu sendiri" ... setelah dimabuk kepayang oleh buaian mereka. jadi, kalo pake produk bajakan mereka dianggap sbg kriminal, jahat dibalas jahat masih wajar, 'kan? salam, Fahru _____ From: Dewa Gede Permana <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, March 10, 2009 7:58:32 AM Subject: Re: [is-lam] Penjajahan Microsoft He-he-he…. mo diganti kemana aja ya tetep juga yg dibincangkan ya yg itu-itu juga….. “dominasi ala yahudi”… JJ Problemnya bukan di Bill gates, tetapi manakala terselip pikiran utk “menguasai sesuatu demi pemanfaatan seluas-luasnya bagi diri sendiri serta menolak keberadaan (tandingan-tandingan) selain dirinya” itu muncul…. ya sudah rusak semua… Ini juga berlaku di dunia manapun termasuk dunia sufi. Firaun hancur ya gara-gara begitu juga meskipun dia itu bermakrifat, tapi yo tetep namanya makrifat sontoloyo. Dus… kalo mo diambil benang merahnya… ini semua lantaran mengambil sifat mutakkabirnya Gusti Allah… bahwa yg patut sombong itu ya cuma Allah…. dan ceceritaan ini sudah dijelaskan ketika awal-awal penciptaan Adam yang mana memunculkan kesombongan Iblis… Sekarang jika opensource pun dikembangkan dan digunakan seluas-luasnya apakah kira-kira tdk akan ada yg berusaha menggunakan kesombongannya utk melakukan dominasi tertentu ?...... siapa bilang…? wong Qur’an itu kayak tembok kog, gak bisa dibantah… J Salam Hangat From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of syarif hidayat Sent: Tuesday, March 10, 2009 2:11 AM To: [email protected] Subject: [is-lam] Penjajahan Microsoft :) Hmmm,..ehem.. Saya ganti topiknya. Kalau mengingat bahwa selama lebih 10 tahun generasi kita sudah terkungkung dalam ketergantungan dengan microsoft, memang itu adalah suatu konspirasi. Betapa tidak, saya pernah menyarankan kepada seorang teman untuk mengganti OSnya dan office bajakannya dengan open source dan officenya dengan open source juga, tetapi mereka sangat susah sekali berpindah madzhab dengan alasan, sudah terlanjur bisanya cuma pakai microsoft, dan pakai linux dst itu susah. lah,,.. disuruh pakai barang gratis kok malah gak mau...??? Satu-satunya barang gratis yang kadang ditolak oleh orang adalah ,,..: " mas monggo pakai linux, saya kasih gratis" jawab: ah enggak ah,.. makasih, belajarnya susah. Lah kalau sudah begitu, kan sudah terjajah namanya. Kalau mau ngaku sih, si Bill Gate udah sukses memonopoly dunia, perlu tahunan untuk memeranginya dan menghilangkan pengaruh microsoftholic dari generasi kita. Saya sendiri malah masih pakai microsoft, kadung beli laptop sudah ada OSnya. Lah,... piye toh, benci bill gate tapi masih saja make produknya... :) Jika kita maunya apa? terus menerus ngebajak si kafir apa terus menerus rela ditipu si kafir? Masa iya gak ada salah satu dari kita yang mampu bikin hal yang sama dengan si Bill Gate?? :) Kalau ada kita kasih nama OSnya "syariah operating system" :) ----- Original Message ----- From: Mawan <mailto:[email protected]> Sugiyanto To: [email protected] Sent: Sunday, March 08, 2009 7:55 PM Subject: Re: [is-lam] 365 rb rph tidak mahal dibandingkan sebungkus GP --c| itu ya manut teori konspirasi ta ? --- On Sun, 3/8/09, AFR <[email protected]> wrote: From: AFR <[email protected]> Subject: Re: [is-lam] 365 rb rph tidak mahal dibandingkan sebungkus GP --c| To: [email protected] Date: Sunday, March 8, 2009, 5:46 PM aksioma: ehm ... ahli pembuat virus juga ahli pembuat anti-nya. ngapian spend 365rb/tahun, yg bajakan murah tuh ... kecuali mau jadi korban kejahatan 2x, sdh racun dr mereka, beli obat dr mereka pula. sedekah bukan, infaq juga enggak ... dan saya lebih respek yg gratisan produk sendiri tuh salam, Fahru _____ From: Alkhori M <[email protected]> To: [email protected] Sent: Friday, March 6, 2009 1:31:32 PM Subject: [is-lam] 365 rb rph tidak mahal dibandingkan sebungkus GP 365 rb rph tidak mahal dibandingkan sebungkus GP Terasa mahal jika one-time-spent Rp350 ribu untuk membeli Internet Security untuk 365 hari bisa update on-line. Padahal jika membeli rokok gudang garam filter (GP) sebungkus seharga Rp6000/bungkus terasa mudah dan murah. Tapi anti virus atau internet security yang bisa dipakai 365 hari (harga maksimum tidak sampai 365ribu) terasa sangat mahal. Tapi coba dibalik paradigma-nya 365rb/365hr maka perhari hanya 1000 rupiah. Kalau yg produk lokal tapi juga asli hanya 75rb maka perhari hanya 250rupiah. Mengapa 250rupiah terasa mahal GP sebungkus 6000rp terasa murah??? Alkhori M Alkhor Community Qatar -----Inline Attachment Follows----- _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _____ _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
