betul, sungkan juga sebenarnya kalau kejahatan mesti ditanggapi kejahatan.
malah sebaiknya adlh memaafkan. sementara utk mem-vonis mereka itu kafir 
harbi atw dzimni pun masih 50-50.

kalo saya sebatas user yg membatasi diri tak lbh dari sekedar 'memonitor' 
sejauh 
apa kemajuan yg mereka lakukan, BUKAN utk cari untung (dibisniskan). misal, 
buka 
kursus pendidikan komputer tapi semua software pendukungnya bajakan, itu gak 
boleh!

maksud membatasi itu bukan hanya agr tidak ketinggalan, juga kalo mau nglamar 
kerja 
yg kantornya pake software ini-itu, kita sdh tahu & siap ... bossss hehehehehehe
---

UU HAKI, ada sisi baiknya juga, yaitu hanya sebatas agar temuan ssorg itu tidak 
dibajak/
dijiplak/diklaim org lain yg cari untung buat dirinya sendiri. sebab pernah 
saya jumpai ada 
org yg lakukan penelitian scr 'amatiran' puluhan tahun, lalu ada org yg 
berpura-pura tertarik 
dgn temuannya. pdhl dia mau curi ide & teknik bgman hasil temuannya itu 
bekerja. 

berhubung org ini polos, dia terangkan apa adanya lalu dicontek, lalu diaku 
dirinya sbg penemu.
si polos ini nyaris tercampakkan karena kebetulan ada 'resep' rahasia yg masih 
dia pegang.
hmmm ... betapa menyakitkan sekali apabila punya upaya malah menyengsarakan 
diri sendiri.

sdkit mirip dgn microsoft meng-hired org yg mampu menembus kelemahan produknya. 
dibayar mahal utk diambil inteleknya utk keperkasaan produknya utk memonopoli. 
syukur2 penembus tidak langsung ditendang dari team-nya.

jadi hati-hati & berhati-hatilah kalo kawans punya ide brilian. jgn gampang 
reveal pd org
yg tidak dikenal/baru dikenal. 



salam,
Fahru


________________________________
From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, March 10, 2009 2:01:16 PM
Subject: Re: [is-lam] Penjajahan Microsoft --c|

365 rb rph tidak mahal dibandingkan sebungkus GP  
Kalo saya sendiri sebetulnya masih tidak yakin apakah benar ini
bisa dikatakan kejahatan dibalas kejahatan. Untuk sementara hanya bisa saya 
dikatakan
sebagai hukum aksi-reaksi (hukum sebab-akibat) saja. Adapun mengenai value 
(benar-salah)
nya mungkin yang lebih tepat ya mengikut analisa para ahli fiqih barangkali,
yang dalam hal ini berkaitan dengan produk-produk berupa mematenkan (hak paten)
ide intelektual abstrak. Apakah benar ini bisa dikatakan SAH sebagai MILIK atau
bukan, ya harus nunggu pendapat blio-blio itu. Dan mengenai ratifikasi UU HAKI
itu sendiri sebetulnya kan bukan sekedar utk melindungi hak karya cipta 
intelektual
produk dalam negeri saja namun justru ditengarai lebih karena tekanan besar yang
datang dari pihak asing sehingga pemerintah mau tak mau ya mengikutinya.
 
J
Salam hangat
 
 
From:[email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of AFR
Sent: Tuesday, March 10, 2009 11:21 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Penjajahan Microsoft --c|
 
masih
mau aksioma-aksiomaan: kejahatan dibalas kejahatan --> bolehkah?

microsoft pastinya sdh sangat untung & mujur produknya dipake di hampir
setiap komputer.
sbg perintis sekaligus pendobrak industri software wajar menguasai 'segalanya'. 

problemnya adalah ketika jadi penguasa tunggal, watak manusianya yg cenderung
kikir & 
serakah muncul. ada kelicikan & kecurangan sistem bisnis yg membuat
konsumen gerah, 
entah itu soal harga, teknik & pengembangan yg mereka monopoli, setiap org
dikondisikan 
harus bergantung pd kemauan mereka.  

itu sdh menyalahi prinsip tauhid; ada bentuk satu yg lain selain dominasi SATU
bagiNya. 

dilematik:
1. kalo org gak pake dia, resikonya ketinggalan. kalo ngikuti dia ya harus
'patuh' mengikuti regulasinya 
yg bukan soal harga & teknologi yg mereka perankan, tapi bahkan sampai isyu
legalitas yg membuat 
orang merasa 'berdosa & bersalah' kalo gak beli sah produknya.
2. kalo ngikut sistem selain microsoft, bisa dibilang terlalu jauh tertinggal
start sehingga utk kompetitif
melawan microsoft bisa dibilang jauh, itupun masih bergantung relawan2 software
developer non-microsoft 
based agar org bisa loncat pagar.

ibarat org ter-tradisikan konsum McD, coca cola .. semau produk yahudi, baru
ketahuan 
"profitnya buat bantai saudaramu sendiri" ... setelah dimabuk
kepayang oleh buaian mereka. 
jadi, kalo pake produk bajakan mereka dianggap sbg kriminal, jahat dibalas
jahat masih wajar, 'kan?



salam,
Fahru

________________________________
 
From:Dewa Gede Permana
<[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, March 10, 2009 7:58:32 AM
Subject: Re: [is-lam] Penjajahan Microsoft
He-he-he…. mo diganti kemana aja ya tetep juga yg dibincangkan
ya yg itu-itu juga….. “dominasi ala yahudi”… JJ
Problemnya bukan di Bill gates, tetapi manakala terselip pikiran
utk “menguasai sesuatu demi pemanfaatan seluas-luasnya bagi diri sendiri serta
menolak keberadaan (tandingan-tandingan) selain dirinya” itu muncul…. ya sudah
rusak semua… Ini juga berlaku di dunia manapun termasuk dunia sufi. Firaun
hancur ya gara-gara begitu juga meskipun dia itu bermakrifat, tapi yo tetep
namanya makrifat sontoloyo. Dus… kalo mo diambil benang merahnya… ini semua
lantaran mengambil sifat mutakkabirnya Gusti Allah… bahwa yg patut sombong itu
ya cuma Allah…. dan ceceritaan ini sudah dijelaskan ketika awal-awal penciptaan
Adam yang mana memunculkan kesombongan Iblis…
 
Sekarang jika opensource pun dikembangkan dan digunakan
seluas-luasnya apakah kira-kira tdk akan ada yg berusaha menggunakan
kesombongannya utk melakukan dominasi tertentu ?...... siapa bilang…?
 wong Qur’an itu kayak tembok kog, gak bisa dibantah…
 
J
Salam Hangat
 
From:[email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of syarif hidayat
Sent: Tuesday, March 10, 2009 2:11 AM
To: [email protected]
Subject: [is-lam] Penjajahan Microsoft
 
:)
Hmmm,..ehem..
 
Saya ganti topiknya.
 
Kalau mengingat bahwa selama lebih 10 tahun generasi kita
sudah terkungkung dalam ketergantungan dengan microsoft, memang itu adalah
suatu konspirasi.
Betapa tidak, saya pernah menyarankan kepada seorang teman
untuk mengganti OSnya dan office bajakannya dengan open source
dan officenya dengan open source juga, tetapi mereka sangat susah sekali
berpindah madzhab dengan alasan, sudah terlanjur bisanya cuma pakai
microsoft, dan pakai linux dst itu susah. lah,,.. disuruh pakai barang
gratis kok malah gak mau...???
Satu-satunya barang gratis yang kadang ditolak oleh orang
adalah ,,..: " mas monggo pakai linux, saya kasih gratis" jawab: ah
enggak ah,.. makasih, belajarnya susah.
 
Lah kalau sudah begitu, kan sudah terjajah namanya.
Kalau mau ngaku sih, si Bill Gate udah sukses memonopoly
dunia, perlu tahunan untuk memeranginya dan menghilangkan pengaruh
microsoftholic dari generasi kita.
Saya sendiri malah masih pakai microsoft, kadung beli
laptop sudah ada OSnya. Lah,... piye toh, benci bill gate tapi masih saja make
produknya... :)
Jika kita maunya apa? terus menerus ngebajak si kafir apa
terus menerus rela ditipu si kafir?
Masa iya gak ada salah satu dari kita yang mampu bikin hal
yang sama dengan si Bill Gate?? :)
Kalau ada kita kasih nama OSnya "syariah operating
system"
:)
 
 
-----
Original Message ----- 
From:Mawan
Sugiyanto 
To:[email protected] 
Sent:Sunday, March 08,
2009 7:55 PM
Subject:Re: [is-lam] 365 rb
rph tidak mahal dibandingkan sebungkus GP --c|
 
itu ya manut teori konspirasi ta ?

--- On Sun, 3/8/09, AFR <[email protected]> wrote:

From: AFR <[email protected]>
Subject: Re: [is-lam] 365 rb rph tidak mahal dibandingkan sebungkus GP --c|
To: [email protected]
Date: Sunday, March 8, 2009, 5:46 PM
aksioma: ehm ... ahli pembuat virus juga ahli pembuat anti-nya.

ngapian spend 365rb/tahun, yg bajakan murah tuh ... 
kecuali mau jadi korban kejahatan 2x, sdh racun dr mereka, 
beli obat dr mereka pula. 

sedekah bukan, infaq juga enggak ... 
dan saya lebih respek yg gratisan produk sendiri tuh


salam,
Fahru

________________________________
 
From:Alkhori M <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, March 6, 2009 1:31:32 PM
Subject: [is-lam] 365 rb rph tidak mahal dibandingkan sebungkus GP
365 rb rph tidak mahal dibandingkan sebungkus GP
Terasa mahal jika one-time-spent Rp350 ribu untuk membeli Internet Security 
untuk 365 hari bisa update on-line. Padahal jika membeli rokok gudang garam 
filter (GP) sebungkus seharga Rp6000/bungkus terasa mudah dan murah. Tapi anti 
virus atau internet security yang bisa dipakai 365 hari (harga maksimum tidak 
sampai 365ribu) terasa sangat mahal. Tapi coba dibalik paradigma-nya 
365rb/365hr maka perhari hanya 1000 rupiah. Kalau yg produk lokal tapi juga 
asli hanya 75rb maka perhari hanya 250rupiah. Mengapa 250rupiah terasa mahal GP 
sebungkus 6000rp terasa murah???
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar
 

-----Inline Attachment Follows-----
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam 
 

________________________________
 
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke