Anu mas.... saya itu bukan termasuk pencicip makanan yg baik, makanya sampe skrg masih blom tahu cara mengapresiasi acara Wisata Kuliner di TV. Jadi kalo tergelar banyak sajian makanan diatas meja prasmanan maka kecenderungan yg muncul adalah mengambil makanan yg terdekat dan termudah utk digapai tangan. Kenapa demikian ? krn dari sekian banyak terpampang jenis makanan, rasa di lidah ya sama saja. Jika tanpa garam so pasti semua akan hambar, tetapi dgn menggunakan cukup garam maka semua akan terasa enak... :-)
2009/4/17 saidi <[email protected]>: > Maaf diralat, yang saya maksud bukan mas Bango, tapi kang Dewa.... Maaf ya > mas Bango..... > > ----- Original Message ----- > From: saidi > To: [email protected] > Sent: Friday, April 17, 2009 8:51 AM > Subject: Re: [is-lam] Herman, Copas Tempo, oleh Goenawan Muhamad > Suhu, > Kayaknya perlu diperjelas lagi makna Pluralisme menurut suhu dan menurut > saya. Kalo menurut saya adalah menganggap semua agama sama, semua agama > baik.... Saya tidak setuju bila Rasululloh SAW menganut paham > Pluralisme.... Untuk apa Rasululoh SAW mengajak Kaisar Romawi untuk masuk > Islam, untuk apa Beliau SAW mengajak seluruh ummat manusia untuk mengucapkan > Laa Ilaha IllALLAH... Muhammadar Rasululloh.... kalau bukan Islam itu > agama yang diRahmati ALLOH SWT. Selain Islam itu adalah kafir, dan kafir > tempatnya di Neraka.... Na'udzubILLAHi min dzalik..... > > Saya tidak ingin mencampuri urusan beragama umat lain, namun yang jadi fokus > pembicaraan saya ini adalah JIL. Saya pernah menerima kiriman email yang > isinya adalah surat cerita dari Luthfie Assyaukanie (antum kenal dia khan > ?). Dia menulis tentang keindahan Israel, kelebihan Israel, namun di satu > sisi dia menghina Islam mendiskreditkan umat Islam.... Dan lain sebagainya, > saya kira saya sudah mempostingkan ke milist ya kalo gak salah.... > > contoh lain, Ahmadiyah dibela mati2an sama GD, ABN, dan teman2 mereka seJIL. > mereka menolak RUU Anti Pornografi, mereka menolak Perda2 yang berbau > Syariat Islam dengan dalih Indonesia bukan Negara Islam, namun mereka diam > saja tatkala ada sebuah Provinsi yang menggunakan Perda mereka dengan Hukum > Injil. > > Saya kira, pandangan suhu dan mas Bango lebih tepatnya ditujukan ke mereka > dan the Big Boss mereka yaitu AS dan Israel Laknatulloh.... > > > Salam kompak juga dari Jakarta. > > Wassalamu'alaikum, > > Saidi > > ----- Original Message ----- > From: Alkhori M > To: [email protected] > Sent: Thursday, April 16, 2009 10:37 PM > Subject: Re: [is-lam] Herman, Copas Tempo, oleh Goenawan Muhamad > > Mas Saidi, > > Maaf terlambat ditanggapi emailnya. Kalau mau jujur Rasulullah juga menganut > paham pluralisme (tapi jangan terpancing dulu, cobalah dibaca sejarah > perjalanan islam sewaktu rasulullah masih hidup). Dan ada satu lagi yang > sangat prinsipil dalam islam yaitu: yang satu adalah Tuhan sedangkan yang > lain adalah banyak contohnya: malaikat banyak, nabi banyak +/- 1200 dan > rasul banyak +/- 300 (tapi dalam alqur’an hanya disebutkan/ tertulis > sebanyak 25 rasul/nabi). Nah kalau sudah demikian persoalanya jadi RUNYAM, > tapi sebenarnya tidaklah runyam, kalau kita percaya islam itu the best, > yakinkanlah itu, tapi janganlah menganggap selain islam salah. Kalimat ini > agak sulit dicermati. Ini ada kisah nyata, suatu hari disebelah kamar hotel > saya adalah lady’s Srilankan, singkat cerita cewek itu mengatakan pada saya, > bahwa Srilanka adalah negara ter-indah di Dunia, saya nyelutuk, jadi kamu > bilang Indonesia tidak indah??? Cewek tersebut menjawab, saya katakan > Srilanka terindah di dunia dan tidak mengatakan Indonesia jelek. Kamu boleh > juga katakan Indonesia ter-indah di dunia. Beliau menambahkan lagi, kamu > boleh katakan apa saja tentang Indonesia, mau ter-indah, mau ter-megah mau > apa saja, tapi dengan catatan jangan katakan orang lain, negara lain TIDAK > indah, TIDAK cantik. Kejadian tersebut adalah kisah didepan sebuah kamar > hotel di negara Sakura. Saat itu kami tinggal bersebelahan. Mudah-mudahan > bisa ditangkap apa yang saya maksudkan. Salam kompak selalu dari Qatar. > > > > Alkhori M > > Alkhor Community > > Qatar > > ________________________________ > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] > On Behalf Of saidi > Sent: Wednesday, April 08, 2009 5:07 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] Herman, Copas Tempo, oleh Goenawan Muhamad > > > > > > ________________________________ > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
