Tutup pengaman semua manusia ya sudah dibekali mas, tinggal si nafs ini mau pakai atau tidak. Kan ada Sang Hakim yang akan selalu mengadili perilaku nafs setiap saatnya, yg selalu mengkonfirmasi benar-salahnya tindakan nafs/jiwa. Lha kalo saya ya lebih percaya atas penjagaan Allah kepada manusia ketimbang penjagaan manusia kepada manusia mas.
Tapi akan menjadi lain urusannya jika terjadi intervensi nyata tiba-tiba ada pemerkosaan hak individual, misalnya tiba2 saya melihat ada ibu-ibu dijambret copet terminal... 2009/4/17 saidi <[email protected]>: > Nah... ketemu pointnya kang.... kalo buat Kang Dewa, suhu Alkhorie dan yang > lainnya mungkin punya pengaman yang mampu meredam "serangan" dari sang > kucing ini. > > Namun, apa yang akan kita lakukan bila ada tetangga kita, saudara kita, > keluarga kita dan lebih luasnya Umat Islam di Indonesia dan Dunia yang masih > belum punya "tutup pengaman", tapi kita melihat ada kucing2 yang hendak > mencuri ikan2 goreng di meja makan mereka ?? Diam saja atau berusaha > mengusirnya ??? > > > > ----- Original Message ----- > From: "Dewa Gede Permana" <[email protected]> > To: <[email protected]> > Sent: Friday, April 17, 2009 10:54 AM > Subject: Re: [is-lam] Herman, Copas Tempo, oleh Goenawan Muhamad > > > ya kalo sudah ada tutup pengaman kenapa masih ragu-ragu itu ikan mo di > ambil kucing? kan begitu juga analoginya mas. > > 2009/4/17 saidi <[email protected]>: >> Hik...hik.... coba baca lagi deh tulisan saya.... apakah kalo ada kucing >> yang mencoba mencuri ikan. >> >> Kalo ada kata mencoba berarti khan belum kejadian.... apakah akan dibiarin >> aja atau diusir Kang ??? >> >> > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
