yah spt email saya sblmnya, 
inti pesannya jangan beli minyak tawon yg tanda2nya saja 
sdh berbeda. nah kalo sdh jelas perbedaannya, jgn lagi disebut 
minyak tawon biar gak rancu.

demikian agama, kalo sdh tahu tanda2 pokok yg salah, 
sebut saja sbg sekte, paham atw aliran biar gak rancu. kalo sdh itu 
tak ada lagi yg perlu disama-samakan, diserupakan, dimirip-
miripkan, diverifikasi ... 

hanya yg perlu & penting adlh jaga diri jgn sampai mengejek
paham mereka karena itu gak boleh.


salam,
Fahru

________________________________
From: hamami <[email protected]>
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Sent: Monday, April 27, 2009 10:45:45 AM
Subject: Re: [is-lam] KENAPA AGAMA BERBEDA? PADAHAL SUMBERNYA SAMA


Ass. Wr. Wb.
 
Dan yang lebih seru lagi semua pemeluk agama yang berbeda-beda itu 
merasa/mengaku agamanyalah yang benar. Padahal mereka memiliki Tuhan dan konsep 
ketuhanan yang berbeda.
Sehingga masing2 pemeluk agama merasa berkewajiban menyebarkan kebenaran agama 
yang diyakininya itu keorang lain berdasarkan perintah agama yang ada di kitab 
sucinya.
Saya sependapat, bahwasannya sebelum kita menjustifikasi kebenaran suatu agama, 
kita harus tentukan dulu parameter atau krtiteria sesuatu yang disebut dengan 
AGAMA.
 
Saya berpendapat, bagaimana kalau salah satu parameternya adalah KITAB SUCI….? 
Jadi yang dinamakan agama itu adalah suatu keyakinan/kepercayaan yang 
memiliki/didasari kitab suci. Dengan kata lain setiap agama musti ada kitab 
sucinya barulah ia kita katakana agama. Sehingga diskusi bisa dibatasi hanya 
pada agama yang memiliki kitab suci. 
Sehingga manakala ada agama, namur tidak memiliki kitab suci, saya kira itu tak 
layak kita sebut sebagai suatu agama meskipun ia terdaftar didepartemen agama.
 
Nah…..setelah itu, kita uji (tentu dengan cara2 yang ilmiah) “Dari mana 
sumbernya, Keotentikan, dan Kebenaran isi kandungannya”
Yang namanya kitab suci tentulah berasal dari sesuatu yang maha suci dan 
absolut sifatnya, sebab bila sumbernya dari sesuatu yang nisbi seminal manusia, 
maka akan banyak nantinya manusia membuat kitab suci dan menciptakan pula 
banyak agama.
Keontetikannya harus teruji, dan isinyapun tentu bebicara tentang sesuatu yang 
juga harus bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dan yang pasti bebas dari 
campurtangan dan kepentingan manusia.
 
Wassalam
Hamami
 

________________________________

From:AFR [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, April 27, 2009 8:03 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] KENAPA AGAMA BERBEDA? PADAHAL SUMBERNYA SAMA
 
saya kira kalo mau menilai beda/sama ttg suatu agama 
itu mesti jelas dulu definisi agama itu apa? bgmana 'menguji' term 
suatu yg dianggap agama itu memang benar agama.
 
 
salam,
Fahru

________________________________

From:Alkhori M <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, April 26, 2009 11:57:44 PM
Subject: Re: [is-lam] KENAPA AGAMA BERBEDA? PADAHAL SUMBERNYA SAMA
Mas BS,
Maaf lambat direply. Apa yang telah mas BS ungkapkan adalah benar sekali. Kalau 
mas BS mengambil sampelnya adalah sungai, kalau saya sampelnya adalah keluarga. 
Walau dalam satu keluarga itu satu bapak & satu ibunya dalam perkataan lain 
adalah dari orang tua yang sama, tapi dalam keluarga itu mungkin ada yang 
berbeda sifatnya. Tapi kalau keluarga itu adalah keluarga sakinah dan mawaddah 
dan pendidikan anak-anak juga baik, maka mereka itu dalam keluarga itu 
seandainya timbul masalah selalu dicari solusi yang terbaik, berkat ada 
pendidikan yang baik, maka mereka sadari bahwa mereka bersaudara selalu 
diakhirnya adalah win-win solution dan tidak harus bersengketa hingga 
berlarut-larut apalagi sampai harus ada korban hingga harus sampai tertumpah 
darah. Pada keluarga skinah & mawaddah mereka menyadari mereka masih bersaudara 
masih satu orang tua. Begitulah kalau kita sadari bahwa agama ini bersumber 
dari yang sama, mengapa harus terjadi PERSELISIHAN YANG TAJAM.
 
Lain halnya jika sebuah keluarga yang tidak harmoni, sehingga tidak jarang kita 
dengar ada anak tega-tega-nya sampai membunuh orang tuanya sendiri. Makanya 
saya tuliskan KENAPA AGAMA BERBEDA? PADAHAL SUMBERNYA SAMA, bisa diperluas, 
hanya nama agamanya saja yang berbeda, padahal sumbernya masih SATU, mengapa 
sesama antar AGAMA tidak mau hidup akur alias KERUKUNAN HIDUP ANTAR AGAMA HARUS 
HARMONIS DAN DAMAI. Jadi jika kita yakini agama kita baik, teruskan amalkan 
ajaran agama tersebut dan biarlah orang lain juga meng-amalkan agama yang dia 
yakini dengan baik pula. Insya Allah tulisan dengan judul diatas akan 
dilanjutkan, salam kompak selalu.
 
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar

________________________________

From:[email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of Bango Samparan
Sent: Friday, April 24, 2009 1:10 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] KENAPA AGAMA BERBEDA? PADAHAL SUMBERNYA SAMA
 
Soal sama dan tidak sama tuh sering tidak sederhana kok suhu Alkhori. Seperti 
sungai-lah, mata airnya mungkin sama, tapi airnya bisa jadi berbeda-beda di 
tempat-tempat sepanjang sungai, atau anak-anak sungainya. Mengapa? Ya 
barangkali, karena lalu ada tingkat polusi yang berbeda-beda di berbagai tempat 
dan anak sungai tersebut. Plung, kalau di suatu tempat, sungai dipakai untuk 
beol, saya yakin suhu Alkhori pasti nggak berani tuh minum airnya, seperti suhu 
Alkhori berani minum di mata airnya. Nah, apalagi lagi airnya sudah kena limbah 
pabrik, dan menjadi hangat, hitam dan berasap-asap.
 
Jadi, kalau kita mengatakan berbagai agama tuh sama, hanya penyebutan manusia 
yang membuatnya berbeda, ya ada benarnya juga, kalau yang di pikiran hanya ada 
gagasan mengenai sumber yang sama, lalu cateris paribus. Tapi kalau di pikiran 
ada juga memperhitungkan variabel "polusi", sangat mungkin berbagai agama itu 
memang berbeda.

Salam hangat
B. Samparan

--- On Fri, 4/24/09, Alkhori M < [email protected] > wrote:

From: Alkhori M < [email protected] >
Subject: [is-lam] KENAPA AGAMA BERBEDA? PADAHAL SUMBERNYA SAMA
To: [email protected] , [email protected], 
[email protected] , [email protected], 
[email protected]
Date: Friday, April 24, 2009, 4:01 PM
KENAPA AGAMA BERBEDA? PADAHAL SUMBERNYA SAMA
Jawabanya adalah sederhana, karena sewaktu agama tersebut diturunkan/ 
diwahyukan adalah untuk menjawab tantangan yang sedang dihadapi oleh ummat pada 
zaman itu. Makanya core-bisnis atau tujuan utama dari agama itu diturunkan 
adalah untuk mengatasi persoalan-persoalan pada saat itu.
        1. Misalnya sewaktu zamanya nabi Musa AS , pada saat itu sangat 
gencar-gencarnya ilmu sihir, maka nabi Musa AS dilengkapi dengan mukzijat 
tentang ilmu-ilmu kebathinan
        2. Misalnya sewaktu zamanya nabi Isa AS , pada saat itu ilmu ketabib-an 
sangat mashur, sehingga nabi Isa AS dilengkapi ilmu tersebut, sehingga bisa 
menyembuhkan orang yg buta
        3. Misalnya sewaktu zamanya nabi Muhammad SAW, saat itu lagi berkembang 
ilmu ke-syair-an, sehingga pada nabi Muhammad SAW diturunkan al-Qur’an
 
Cukuplah ketiga contoh tersebut, sebagai gambaran keadaan ummat manusia pada 
saat dizaman mereka diutuskan seorang rasul yang notabene juga seorang nabi. 
Didunia ini ada beberapa agama yang besar dan banyak pengikutnya yaitu: Budha, 
Nasrani, Kristen & Islam semua agama tersebut adalah dipercaya sebagai agama 
samawi alias agama yang berasal dari langit atau bertuhan Allah, tapi diucapkan 
dengan dialek bahasa yang berbeda (mungkin juga beberapa agama yang lain). 
Nasrani, Kristen & Islam terdapat link-nya karena semua berasal dari daerah 
yang berdekatan yaitu timur tengah, hanya Budha yang belum ada link-nya.
 
Makanya sejak Adam AS hingga akhirnya Muhammad SAW, itu terdapat kisah/ history 
yang tertulis dan tersambung, mulai dari Taurat, Injil dan Al-qur’an masih 
terdapat link-link yang menyatakan bahwa agama ini semuanya sebenarnya 
bersumber dari yang SATU, tapi hanya manusia sajalah yang memberikan nama-nama 
yang berbeda. Sehingga suatu hari pada bulan puasa, seorang ulama besar asal 
Pakistan mengatakan, agama ini akibat ulah manusia makanya namanya berbeda, 
ibarat sebuah kotak yang bisa berbunyi, ada yang menamakan RADIO dan negara 
yang lain kotak yang berbunyi juga bisa saja namanya lain. Beliau menambahkan, 
seandainya dan ini adalah seandainya jika nabi Isa AS seperti QS.19:33, 
seandainya nabi Isa AS hidup kembali dan dia bertanya kepada ummat kristiani, 
apa agama kamu dan dijawab adalah kristen, mungkin nabi Isa AS mungkin tidak 
tahu apa itu agama kristen dan juga pada nabi-nabi yang lain mereka nabi-nabi 
itu mungkin tidak tahu apa agama yang telah
 dinamakan oleh manusia itu. Tapi yang pasti mereka para nabi itu sangat tahu, 
bahwa wahyu yang mereka terima itu adalah agama tauhid untuk memperbaiki akhlak 
manusia yang menghuni bumi Allah ini agar tidak membuat kerusakan di bumi allah 
ini. Insya Allah bersambung, salam kompak selalu.
 
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar
 

-----Inline Attachment Follows-----
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam 
 



__________ NOD32 3976 (20090330) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke