Mas Alkhori,
Barangsiapa tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai Nabi terakhir, misalnya 
menganggap Ghulam Mirza Ahmad sebagai Nabi, maka dia adalah sesat.

Para ulama seluruh dunia, termasuk MUI berfatwa begitu.

Pernyataan Alkhori:
==
> diposting setelah mengerti baru dikomentari. Yang saya
> tanyakan bukan soal
> AHMADIYAH, karena Mirza Ghulam Ahmad adalah Ulama Besar
> tahu apa yang beliau lakukan,
> bukan tingkat-tingkat kita level ilmu adhienul islamnya,
===

Silahkan lihat fatwa para ulama dunia tentang kesesatan orang yang mengakui 
adanya Nabi setelah Nabi Muhammad dan juga dalil2 hadits dari Nabi Muhammad 
tentang beliau adalah Nabi terakhir.

Semoga ummat Islam tidak tersesat pada tipuan anda:

Fatwa Liga Muslim Dunia - Ahmadiyah Sesat

TERJEMAHAN BAHASA INDONESIA :

Liga Muslim Dunia melangsungkan konferensi tahunannya di Makkah Al-Mukarramma 
Saudi Arabia dari tanggal 14 s.d. 18 Rabbiul Awwal 1394 H (6 s.d. 10 April 
1974) yang diikuti oleh 140 delegasi negara-negara Muslim dan organisasi Muslim 
dari seluruh dunia.

Deklarasi Liga Muslim Dunia - Tahun 1974

(Rabita al-Alam al-Islami)

Qadianiyah atau Ahmadiyah : adalah sebuah gerakan bawah tanah yang melawan 
Islam dan Muslim dunia, dengan penuh kepalsuan dan kebohongan mengaku sebagai 
sebuah aliran Islam; yang berkedok sebagai Islam dan untuk kepentingan 
keduniaan berusaha menarik perhatian dan merencanakan untuk merusak fondamen 
Islam.

Penyimpangan-penyimpangan nyata dari prinsip-prinsip dasar Islam adalah sebagai 
berikut :

1. Pendirinya mengaku dirinya sebagai nabi.

2. Mereka dengan sengaja menyimpangkan pengertian ayat-ayat Kitab Suci 
Al-Qur�an.

3. Mereka menyatakan bahwa Jihad telah dihapus.

Qadianiyah semula dibantu perkembangannya oleh imperialisme Inggris. Oleh sebab 
itu, Qadiani telah tumbuh dengan subur dibawah bendera Inggris. Gerakan ini 
telah sepenuhnya berkhianat dan berbohong dalam berhubungan dengan ummat Islam. 
Agaknya, mereka setia kepada Imperialisme dan Zionisme. Mereka telah begitu 
dalam menjalin hubungan dan bekerjasama dengan kekuatan-kekuatan anti-Islam dan 
menyebarkan ajaran khususnya melalui metode-metode jahat berikut ini :

Membangun mesjid dengan bantuan dari kekuatan anti Islam di mana 
pemikiran-pemikiran Qadiani yang menyesatkan ditanamkan kepada orang.

Membuka sekolah-sekolah, lembaga pendidikan dan panti asuhan dimana didalamnya 
orang diajarkan dan dilatih untuk bagaimana agar mereka dapat lebih menjadi 
anti-Islam dalam setiap kegiatan-kegiatan mereka.

Mereka juga menerbitkan versi Al-Qur’an yang merusak dalam berbagai macam 
bahasa lokal dan internasional.

Untuk menanggulangi keadaan bahaya ini, Konferensi Liga Muslim Dunia telah 
merekomendasikan dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut :

Seluruh organisasi-organisasi Muslim di dunia harus tetap mewaspadai setiap 
kegiatan-kegiatan orang-orang Ahmadiyah di masing-masing negara dan membatasi 
sekolah-sekolah dan panti-panti asuhan mereka. Selain itu, kepada seluruh 
organisasi-organisasi Muslim di dunia, harus dapat menunjukkan kepada setiap 
Muslim di seluruh dunia tentang gambaran asli orang Qadiani dan memberikan 
laporan/data tentang berbagai macam taktik mereka sehingga kaum Muslim di 
seluruh dunia terlindung dari rencana-rencana mereka.

Mereka harus dianggap sebagai golongan Non-Muslim dan keluar dari Islam juga 
dilarang keras untuk memasuki Tanah Suci.

Tidak berurusan dengan orang-orang Ahmadiyah Qadiani, dan memutuskan hubungan 
sosial, ekonomi, dan budaya.

Tidak melakukan pernikahan dengan mereka, serta mereka tidak diizinkan untuk 
dikubur di pemakaman Muslim serta diperlakukan seperti layaknya orang-orang 
non-Muslim yang lainnya.

Seluruh negara-negara Muslim di dunia harus mengadakan pelarangan keras 
terhadap aktivitas para pengikut Mirza Ghulam Ahmad. Dan harus menganggap 
mereka sebagai minoritas non Muslim dan melarang mereka untuk jabatan yang 
sensitif dalam negara.

Menyiarkan semua penyelewengan Ahmadiyah yang mereka lakukan terhadap Kitab 
Suci Al-Qur’an disertai inventarisasi terjemahan-terjemahan Al-Qur’an yang 
dibuat oleh Ahmadiyah dan memperingatkan umat Islam mengenai karya-karya tulis 
mereka.

Semua golongan yang menyeleweng dari Islam diperlakukan sama seperti Ahmadiyah.

http://ahmadiyah.20m.com/fatwa/RAI_IND.HTM

ENGLISH TRANSLATION :

World Muslim League held its annual conference at Makkah Al-Mukaramma Saudi 
Arabia from 14th to 18th of Rabiul Awwal 1394 H (April 1974) in which 140 
delegations of Muslim countries and organizations from all over the world 
participated

1974 Declaration by World Muslim League

(Rabita al-Alam al-Islami)

Qadianism or Ahmadiyyat: It is a subversive movement against Islam and the 
Muslim world, which falsely and deceitfully claims to be an Islamic sect; who 
under the guise of Islam and for the sake of mundane interests contrives and 
plans to damage the very foundations of Islam. Its eminent deviations from the 
basic Islamic principles are as follows:

1. Its founder claimed that he was a Prophet.

2. They deliberately distort the meanings of the verses of the Holy Quran.

3. They declared that Jehad has been abolished.

Qadianism was originally fostered by the British imperialism. Hence it has been 
flourishing under her flag. This movement has completely been disloyal to and 
dishonest in affairs of the Muslim Ummah. Rather, it has been loyal to 
Imperialism and Zionism. It has deep associations and cooperation with the anti 
Islamic forces and teachings especially through the following nefarious methods:

Construction of mosques with the assistance of the anti Islamic forces wherin 
the misleading Qadiani thoughts are imparted to the people.

Opening of schools institutions and orphanages wherein the people are taught 
and trained as to how they can be more anti Islamic in their activities. They 
also published the corrupted versions of the Holy Quran in different local and 
international languages.

In order to combat these dangers, the Conference recommends the following 
measures:

All the Muslim organization in the world must keep a vigilant eye on all the 
activities of Qadianis in

their respective countries; to confine them all strictly to their schools, 
institutions and orphanages

only. Moreover he Muslims of the world be shown the true picture of Qadianism 
and be briefed of their various tactics so that the Muslims of the world be 
saved from their designs.

They must be declared non Muslims and ousted form the fold of Islam. And be 
barred to enter the Holy lands.

There must be no dealings with the Qadianis. They must be boycotted socially , 
economically and culturally Nor they be married with or to Nor they be allowed 
to be buried in the Muslims graveyards. And they be treated like other non 
Muslims.

All the Muslim countries must impose restrictions on the activities of the 
claimant of Prophethood Mirza Ghulam Ahmed Qadiani’s followers; must declare 
them a non Muslim minority must not trust them with any post of responsibility 
in any Muslim country.

The alterations effected by them in the Holy Quran must be made public and the 
people be briefed of them and all these be prohibited for further publication.

All such groups as are deviators from Islam must be treated at par with the 
Qadianis

http://ahmadiyah.20m.com/fatwa/RAI_ING.HTM

Fatwa MUI - Ahmadiyah Qadiyan Sesat

Faham Ahmadiyah dinyatakan sesat karena beranggapan bahwa Nabi Muhammad 
bukanlah Nabi yang terakhir dan menganggap Ghulam Mirza Ahmad sebagai Nabi.

Majelis Ulama Indonesia dalam Musyawarah Nasional II tanggal 11-17 Rajab 1400 
H/26 Mei - 1 Juni 1980 M. di Jakarta memfatwakan tentang jama’al Ahmadiyah 
sebagai berikut :

Sesuai dengan data dan fakta yang diketemukan dalain 9 (sembilan) buah buku 
tentang Ahmadiyah, Majelis Ulama Indonesia memfatwakan bahwa Ahmadiyah adalah 
jama’ah di luar Islam, sesat dan menyesatkan.

1. Dalam menghadapi persoalan Ahmadiyah hendaknya Majelis Ulama Indonesia 
selalu berhubungan dengan Pernerintah. Kemudian Rapat Kerja Nasional bulan 1- 4 
Jumadil Akhir 1404 H./4 7 Maret 1984 M., merekomendasikan tentang jama’ah 
Ahamdiyah tersebut sebagai : berikut :

2. Bahwa Jemaat Ahmadiyah di wilayah Negara Republik Indonesia berstatur 
sebagai badan hukum berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehakiman RI No. 
JA/23/13 tanggal 13-3-1953 (Tambahan Berita Negara: tangga131-3-1953 No. 26), 
bagi ummat Islam menimbulkan :

1. Keresahan karena isi ajarannya bertentangan dengan ajaran agama Islam

2. Perpecahan, khususnya dalam hal ubudivah (shalat), bidang munakahat dan 
lain-lain.

3. Bahaya bagi ketertiban dan keamanan negara.

Maka dengan alasan-alasan tersebut dimohon kepada pihak yang berwenang untuk 
meninjau kembali Surat Keputusan Menteri Kehakiman RI JA/22/ 13, tanggal 
31-3-1953 (Tambahan Berita Negara No. 26, tanggal 31– - 1953).

Menyerukan :

3. Agar Majelis Ulama Indonesia, Majelis Ulama Daerah Tingkat I, Daerah Tingkat 
II, para ulama, dan da’i di seluruh Indonesia, menjelaskan kepada masyarakat 
tentang sesatnya Jema’at Ahmadiyah Qadiyah yang berada di luar Islam.

4. Bagi mereka yang telah terlanjur mengikuti Jema’at Ahmadiyah Qadiyah supaya 
segera kembali kepada ajaran Islam yang benar.

5. Kepala seluruh ummat Islam supaya mempertinggi kewaspadaannya, sehingga 
tidak akan terpengaruh dengan faham yang sesat itu

http://mui.or..id/mui_in/fatwa.php?id=33

Dalil Nabi Muhammad Nabi Terakhir

Di bawah adalah dalil Nabi Muhammad Nabi dan Rasul terakhir dan tidak ada Nabi 
sesudahnya. Ini adalah dalil-dalil dari Al Qur’an dan Hadits yang mematahkan 
argumen kelompok Ahmadiyah yang menyatakan Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi.

Ketika disodorkan ayat: QS AL AHZAB 40: ” Bukanlah Muhammad itu bapak salah 
seorang laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup 
Nabi-nabi”. ada yang berargumen bahwa Nabi Muhammad hanya Nabi terakhir. Bukan 
Rasul terakhir. Namun hadits di bawah menunjukkan bahwa Nabi Muhammad bukan 
hanya Nabi terakhir, tapi juga Rasul terakhir:

Rasulullah SAW menegaskan: “Rantai Kerasulan dan Kenabian telah sampai pada 
akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku”. (Tirmidhi, 
Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik).

Date: Fri, 13 Dec 1996 15:36:34 MET

From: M. Nurhuda <[email protected]>

To: [email protected]

Assalamu’ alaikum Wr. Wb,

Inilah 17 dalil tak ada Nabi baru setelah Muhammad.

TAK ADA NABI BARU LAGI SETELAH RASULULLAH

—————————————–

1. QS AL AHZAB 40: ” Bukanlah Muhammad itu bapak salah seorang laki-laki di 
antara kamu tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi”

2. Imam Muslim dan yang lainnya meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi 
Muhammad SAW bersabda:

“Perumpamaan saya dan para Nabi sebelum saya seperti orang yang membangun satu 
bangunan lalu dia membaguskan dan membuat indah bangunan itu kecuali tempat 
batu yang ada di salah satu sudut. Kemudian orang-orang mengelilinginya dan 
mereka ta’juk lalu berkata: ‘kenapa kamu tidak taruh batu ini.?’ Nabi menjawab 
: Sayalah batu itu dan saya penutup Nabi-nabi”

3. Imam Muslim juga meriwayatkan dari Jubair bin Mut’im RA bahwa Nabi SAW 
bersabda:

“Sesungguhnya saya mempunyai nama-nama, saya Muhammad, saya Ahmad, saya 
Al-Mahi, yang mana Allah menghapuskan kekafiran karena saya, saya Al-Hasyir 
yang mana manusia berkumpul di kaki saya, saya Al-Aqib yang tidak ada Nabi 
setelahnya”

4. Abu Daud dan yang lain dalam hadist Thauban Al-Thawil, bersabda Nabi 
Muhammad SAW:

“Akan ada pada umatku 30 pendusta semuanya mengaku nabi, dan saya penutup para 
Nabi dan tidak ada nabi setelahku”

5. Khutbah terakhir Rasulullah …

” …Wahai manusia, tidak ada nabi atau rasul yang akan datang sesudahku dan 
tidak ada agama baru yang akan lahir.Karena itu, wahai manusia, berpikirlah 
dengan baik dan pahamilah kata-kata yang kusampaikan kepadamu. Aku tinggalkan 
dua hal: Al Quran dan Sunnah, contoh-contoh dariku; dan jika kamu ikuti 
keduanya kamu tidak akan pernah tersesat …”

6. Rasulullah SAW menjelaskan: “Suku Israel dipimpim oleh Nabi-nabi. Jika 
seorang Nabi meninggal dunia, seorang nabi lain meneruskannya. Tetapi tidak ada 
nabi yang akan datang sesudahku; hanya para kalifah yang akan menjadi penerusku 
(Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).

7. Rasulullah SAW menegaskan: “Posisiku dalam hubungan dengan nabi-nabi yang 
datang sebelumku dapat dijelaskan dengan contoh berikut: Seorang laki-laki 
mendirikan sebuah bangunan dan menghiasinya dengan keindahan yang agung, tetapi 
dia menyisakan sebuah lubang di sudut untuk tempat sebuah batu yang belum 
dipasang. Orang-orang melihat sekeliling bangunan tersebut dan mengagumi 
keindahannya, tetapi bertanya-tanya, kenapa ada sebuah batu yang hilang dari 
lubang tersebut? Aku seperti batu yang hilang itu dan aku adalah yang terakhir 
dalam jajaran Nabi-nabi”. (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).

8.. Rasulullah SAW menyatakan: “Allah telah memberkati aku dengan enam macam 
kebaikan yang tidak dinikmati Nabi-nabi terdahulu: - Aku dikaruniai keahlian 
berbicara yang efektif dan sempurna. - Aku diberi kemenangan karena musuh 
gentar menghadapiku - Harta rampasan perang dihalalkan bagiku. -Seluruh bumi 
telah dijadikan tempatku beribadah dan juga telah menjadi alat pensuci bagiku. 
Dengan kata lain, dalam agamaku, melakukan shalat tidak harus di suatu tempat 
ibadah tertentu. Shalat dapat dilakukan di manapun di atas bumi. Dan jika air 
tidak tersedia, ummatku diizinkan untuk berwudhu dengan tanah (Tayammum) dan 
membersihkan dirinya dengan tanah jika air untuk mandi langka. - Aku diutus 
Allah untuk menyampaikan pesan suciNYA bagi seluruh dunia. – Dan jajaran 
Kenabian telah mencapai akhirnya padaku (Riwayat Muslim, Tirmidhi, Ibnu Majah)

9. Rasulullah SAW menegaskan: “Rantai Kerasulan dan Kenabian telah sampai pada 
akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku”. (Tirmidhi, 
Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik).

10. Rasulullah SAW menjelaskan: ‘Saya Muhammad, Saya Ahmad, Saya Pembersih dan 
kekafiran harus dihapuskan melalui aku; Saya Pengumpul, Manusia harus berkumpul 
pada hari kiamat yang datang sesudahku. (Dengan kata lain, Kiamat adalah 
satu-satunya yang akan datang sesudahku); dan saya adalah Yang Terakhir dalam 
arti tidak ada nabi yang datang sesudahku”. (Bukhari dan Muslim, 
Kitab-ul-Fada’il, Bab Asmaun-Nabi; Tirmidhi, Kitab-ul-Adab, Bab Asma-un-Nabi; 
Muatta’, Kitab-u-Asma-in-Nabi; Al-Mustadrak Hakim, Kitab-ut-Tarikh, Bab 
Asma-un-Nabi).

11. Rasulullah SAW menjelaskan: “Allah yang Maha Kuasa tidak mengirim seorang 
Nabi pun ke dunia ini yang tidak memperingatkan ummatnya tentang kemunculan 
Dajjal (Anti-Kristus, tetapi Dajjal tidak muncul dalam masa mereka). Aku yang 
terakhir dalam jajaran Nabi-Nabi dan kalian ummat terakhir yang beriman. Tidak 
diragukan, suatu saat, Dajjal akan datang dari antara kamu”. (Ibnu Majah, 
Kitabul Fitan, Bab Dajjal).

12. Abdur Rahman bin Jubair melaporkan: “Saya mendengar Abdullah bin ‘Amr 
ibn-’As menceritakan bahwa suatu hari Rasulullah SAW keluar dari rumahnya dan 
bergabung dengan mereka. Tindak-tanduknya memberi kesan seolah-olah beliau akan 
meninggalkan kita. Beliau berkata: “Aku Muhammad, Nabi Allah yang buta huruf”, 
dan mengulangi pernyataan itu tiga kali. Lalu beliau menegaskan: “Tidak ada 
lagi Nabi sesudahku”. (Musnad Ahmad, Marwiyat ‘Abdullah bin ‘Amr ibn-’As).

13. Rasulullah SAW berkata: ” Allah tidak akan mengutus Nabi sesudahku, tetapi 
hanya Mubashirat”. Dikatakan, apa yang dimaksud dengan al-Mubashirat. Beliau 
berkata: Visi yang baik atau visi yang suci”. (Musnad Ahmad, marwiyat Abu 
Tufail, Nasa’i, Abu Dawud). (Dengan kata lain tidak ada kemungkinan turunnya 
wahyu Allah di masa yang akan datang. Paling tinggi, jika seseorang mendapat 
inspirasi dari Allah, dia akan menerimanya dalam bentuk mimpi yang suci).

14. Rasulullah SAW berkata: “Jika benar seorang Nabi akan datang sesudahku, 
orang itu tentunya Umar bin Khattab”. (Tirmidhi, Kitab-ul-Manaqib).

15. Rasulullah SAW berkata kepada ‘Ali, “Hubunganmu denganku ialah seperti 
hubungan Harun dengan Musa. Tetapi tidak ada Nabi yang akan datang sesudahku”. 
(Bukhari dan Muslim, Kitab Fada’il as-Sahaba).

16. Rasulullah SAW menjelaskan: “Di antara suku Israel sebelum kamu, 
benar-benar ada orang-orang yang berkomunikasi dengan Tuhan, meskipun mereka 
bukanlah NabiNYA. Jika ada satu orang di antara ummatku yang akan berkomunikasi 
dengan Allah, orangnya tidak lain daripada Umar. (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib)

17. Rasulullah SAW berkata: “Tidak ada Nabi yang akan datang sesudahku dan 
karena itu, tidak akan ada ummat lain pengikut nabi baru apapun”. (Baihaqi, 
Kitab-ul-Rouya; Tabrani)

Wassalam

M. Nurhuda

http://media.isnet.org/islam/Ahmadiyyah/Dalil17.html

Ayo Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id


--- Pada Sel, 28/4/09, Alkhori M <[email protected]> menulis:

> Dari: Alkhori M <[email protected]>
> Topik: Kebudayaan Apa Ini? Menuduh Orang Itu Dosa Besar
> Kepada: [email protected]
> Cc: "'A Nizami'" <[email protected]>
> Tanggal: Selasa, 28 April, 2009, 7:45 PM
> 
> 
> 
>  
>  
> 
>  
> 
>  
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
> KEBUDAYAAN APA INI?
> MENUDUH ORANG ITU DOSA BESAR 
> 
>    
> 
> Menilai dan
> menuduh orang dari tulisan di
> email, kebudayaan apakah ini? 
> 
> 
>   
> 
> Ketika saya
> tuliskan pencerahan tentang
> TASAUF, ada yang menuduh tasauf sesat anda juga anda sesat
> (maksudnya saya juga
> dituduh sesat). 
> 
> Ketika saya
> tuliskan khataman nabiyin,
> malah dikomentari Ahmadiyah, lagi saya dituduh sebagai
> Ahmadiyah, juga saya
> dikatakan sesat. 
> 
> Nanti kalau
> saya tuliskan tentang Yahudi,
> agama putera Maryam sang Al-Masih, entah apa lagi
> tuduhan. 
> 
> 
>   
> 
> Padahal itu
> semua adalah Adhienul Islam. Padahal
> di email saya, ingin saya contagiouskan cara Rasulullah SAW
> yang selalu
> mengedepankan KEDAMAIAN, tanpa ada pernah menyalahkan pihak
> lain dalam ARTIAN
> AGRESI, tapi beliau selalu mengajak INSTROPEKSI. Cara yang
> mudah untuk itu
> adalah pelajari Adhienul Islam. Adakah yang tahu yang
> manakah Adhienul Islam ? 
> 
> 
>   
> 
> Alkhori
> M 
> 
> Alkhor Community 
> 
> Qatar 
> 
>    
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 


      Yahoo! Upcoming: Singapore Arts Festival 2009 15 Mei - 14 Juni 2009. 
Lihat!  http://upcoming.yahoo.com/event/2166746/

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke