yohhh kono ... ditutup-tutupi,
biar tetap diyakini bahwa mengkonsumsi babi & turunannya itu aman bagi
kesehatan (terutama bagi non-Muslim). kaum kafir ini berani mencoba mengadu
nasib jiwa konsemen thd barang haram itu dgn melawan Sunatullah.
mudah2an seluruh ummat Islam semakin sehat & tebal iman. dan bagi
non-muslim mudah2an terbuka hidayah bahwa hukum Islam itu tidak
diragukan. lalu bersyahadat ...
org yahudi Isreal 'mengklaim' haram menurut agama mereka tapi mereka boleh
menjual. artinya, mereka menghendaki biarlah org lain yg mati sekarat terkena
penyakit yg dibawanya (mencelakai ummat lain). semantara ummat Islam totally
haram termasuk bisnis dgn brg itu berikut derivatnya.
salam,
Fahru
---
Pejabat AS Ingin Kata "Babi" Dicabut dari Nama Flu Babi
WASHINGTON -- Apa arti sebuah nama? Bagi produsen daging babi di AS, nama virus
yang saat ini menyebar di Meksiko mempengaruhi usaha mereka, sehingga para
pejabat AS menyampaikan argumentasi bagi perubahan nama flu babi.
Dalam suatu taklimat, Menteri Keamanan Dalam Negeri Janet Napolitano dan
Menteri Pertanian Tom Vilsack dengan berat hati berulang-kali menyebut flu itu
sebagai "virus H1N1".
"Ini bukan penyakit yang ditularkan oleh makanan, tapi virus. Tidak tepat
merujuknya sebagai flu babi karena sungguh bukan itu masalahnya," kata Vilsack.
Israel sudah menolak nama flu babi, dan memilih menyebutnya "flu Meksiko".
Hukum mengenai makanan dalam agama Yahudi melarang pemeluknya makan daging babi.
Organisasi Kesehatan Hewan Dunia, yang berpusat di Paris, juga keberatan dengan
nama tersebut, dan mengatakan virus itu berisi unsur virus unggas dan manusia
dan sejauh ini "tak ada babi" yang ditemukan menderita penyakit tersebut.
Selain itu, ada perasaan yang berkembang di sektor pertanian untuk menyebutnya
virus Amerika Utara, meskipun ahli penyakit Anthony Fauci mengatakan dalam
dengar pendapat di Senat bahwa rancangan "flu babi" mencerminkan protokol
penamaan ilmiah.
Bagi produsen daging babi di AS, nama flu babi telah merugikan, sehingga para
pejabat pemerintah mengambil sikap dengan menegaskan bahwa daging babi Amerika
aman dimakan dan negara lain tak perlu melarang impor.
Harga daging babi, kedelai dan jagung telah anjlok dalam dua hari belakangan,
"dan jika ini berlanjut, tentu saja ada potensi besar. Itu sebabnya mengapa
penting untuk meluruskan ini", kata Vilsack.
Di ''Centers for Disease Control and Prevention'' (CDC) juga ada pembicaraan
untuk melucuti kata "babi" dari nama flu babi, yang dikatakan penjabat Direktur
CDC Richard Besser mengarah kepada "salah penafsiran bahwa orang dapat
terserang penyakit tersebut dari babi".
"Itu tak menguntungkan bagi produsen daging babi. Itu tak membantu bagi orang
yang makan daging babi. Itu tak membantu bagi orang yang bertanya-tanya,
bagaimana mereka dapat terinfeksi ini," kata Besser pada suatu
taklimat./ant/reuters/taq
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam