Kalo mo dilihat sekilas crita Dale Golemen ya maknanya seperti bertepuk sebelah tangan, alias jaka sembung kan... Tapi kalo lebih dikuliti lagi mungkin bisa ketemu kedalaman-kedalaman makna yg lebih tajam, semacam usaha manusia mengkudeta tuhan dan memanfaatkan atribut-atribut tsb kepada manusia-manusia lain. Dan justru ini yg sungguh-sungguh kudu diwaspadai bagi siapapun, krn proses menyusupnya itu halus dan lembut, menyenangkan sesaat, namun sebetulnya sangat menguras energi psikis.

:)
salam hangat

On Apr 30, 2009, at 4:25 PM, Bango Samparan wrote:

Kebetulan itu ada lho mas, itu bukan milih orang atheis wae:-) Problemonya, seberapa kebetulan? Nah, kalau di statistik ya terus dibahas serius di bab Probability/Probabilitas.

Berapa probabilitas mas Harry, mas Muslim Insuffer, dan mas Dewa rodo "gegeran" karena kurang hati-hati membaca posting-posting yang akhir-akhir ini? 0,5? 0,6? ...

Saya trus jadi ingat bukunya Dale Golemen, Emotional Intelligence, pada kisah ayah yang karena terlalu waspada, akhirnya menembak anak putrinya, yang sebetulnya berupaya memberi kejutan ketika kedua orang tuanya pulang ke rumah pada malam hari. Dikira penjahat, ketika si anak putri ber-BAAA, disambutlah dengan tarikan pelatuk oleh si Ayah, DOR...

Wahai pembajak emosi, enyahlah kalian dari hati dan pikiran kami ...

Salam hangat
B. Samparan

--- On Thu, 4/30/09, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote:

From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
Subject: Re: [is-lam] (no subject)
To: [email protected]
Date: Thursday, April 30, 2009, 3:04 PM

Saya mencoba memahami makna dibalik email tanpa text body dari Mas Mohamad Setiawan ini.

Tiada sesuatu itu terjadi tanpa ada tujuan disebaliknya. Hanya seorang atheis yg mampu mengatakan kejadian serba berkebetulan. Jagad raya dan jagad maya bukanlah terjadi karena buah onani dari otak mu wahai makhluk!

Hai kau yang tertidur dalam lubang sempit telinga bani adam. Bangun! Pergilah kau berjihad ditaman-taman kemaksiatan. Raihlah mahkota yang dijanjikan Tuhan kepadamu... ya... raihlah segera... dan segeralah kau pergi dari singgasanamu itu.

Dan kau wahai yang tergolek menari diatas panggung lidah bani adam! Kuperintahkan hal yang sama seperti kepada saudara-saudaramu itu. Kepantasanmu sungguh tak layak untuk ku akui. Bau busukmu sudah mulai tercium mendahului harum mu... segera carilah panggung- panggung lidah kemaksiatan lain di seluruh penjuru bumi, tetapi sekarang pergilah... ya sekarang juga... !

Untuk pak moderator serta rekan-rekan semua penghuni milis yang saya cintai, saya mohon maaf jika tanpa ijin terlebih dahulu tiba-tiba terpaksa harus BAB lantaran perut dah mulezzzz....

Apa boleh buat, tokoh wayang SEMAR "in Flash version" nya Mas Mawan di facebook itu kelihatan terlalu sexy saya kira, dan mungkin ini ada kaitan dengan perut saya yg tiba-tiba jadi mules.

: )
salam hangat..

On Apr 30, 2009, at 1:23 PM, mohamad setiawan wrote:


_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam


-----Inline Attachment Follows-----

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke