Hehehe....  kang Bango ini aya2 wae....  saat ini saya belum punya istri Kang, 
"kebetulan" eh...  maaf.....  Alloh mentakdirkan saya untuk saat ini belum 
beristri, Insya ALLOH ke depannya saya tidak tau, karena itu rahasia ALLOH..... 

Jadi, maaf KAng, pertanyaannya saya ndak bisa jawab, karena saya belum 
mengerti....  hehehehe.......
Tanya yang lain aja yah........  

  ----- Original Message ----- 
  From: Bango Samparan 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, April 30, 2009 7:41 PM
  Subject: Re: [is-lam] (no subject)


        Wah, mas Saidi saya kok belum ngeh sama pertanyaannya. Saya balik 
bertanya dulu saja ya.


        Kalau misalnya saat ini mas Saidi mengantarkan istri mas Saidi yang mau 
melahirkan ke rumah sakit, dan sebelumnya mas Saidi tidak pernah melakukan USG, 
lalu saya bertanya: seberapa kebetulan nantinya anak mas Saidi adalah laki-laki?


        Nah, kalau misalnya saya jawab sendiri, tingkat kebetulannya adalah 
50%, apakah saya berarti telah menolak keharusan beriman kepada qodho dan qodar?


        Salam hangat
        B. Samparan

        --- On Thu, 4/30/09, saidi <[email protected]> wrote:


          From: saidi <[email protected]>
          Subject: Re: [is-lam] (no subject)
          To: [email protected]
          Date: Thursday, April 30, 2009, 5:25 PM


          Tapi dalam ISlam tidak ada yang namanya kebetulan....  semuanya itu 
adalah Takdir.....   Qada dan Qadr....  Dan kita harus mengimaninya, bukan 
kebetulan...

          Misalnya (maaf2 nih) :  Waktu Ibunya Kang Bago melahirkan Kang Bango, 
apakah kebetulan ataukah takdir disaat beliau mengharapkan anak perempuan ???

       




------------------------------------------------------------------------------


  _______________________________________________
  Is-lam mailing list
  [email protected]
  http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke