Mas Bango.... Mas Saidi itu sebetulnya pengen tahu siapa pasangan  
hidupnya sesegera mungkin. Ada sih alat peramal utk cek siapa  
pasangan. Cuman ntar kalo jawabannya si Dorce gimana... apa dah siap  
terima mas Saidi? ha..ha..ha....

Makanya kan memang ada yg perlu dibuka dan ada yg tetap dirahasiakan  
ya biar hidup ini tetep rame kan.


On May 1, 2009, at 4:49 PM, Bango Samparan wrote:

>
> Sementara ada blok tegang-tegangan, kita jadi blok he...he...he  
> sajalah mas Saidi.
>
> Sekali lagi, pemilik "bukan kebetulan" atau kepastian itu kan Allah.  
> Lha dari sisi manusia, IMHO, ada relativitas atau ketidakmutlakan  
> kepastian tersebut, maka lahirlah persepsi kebetulan dalam berbagai  
> tingkatannya.
>
> Munculnya tukang es cincau pada sisi mas Saidi adalah kebetulan,  
> tapi pada sisi Allah tetap adalah kepastian.
>
> Dengan IQRO' kita ditugaskan untuk mereduksi berbagai kebetulan  
> menjadi kepastian gaya manusia, maka:
>
> - belajarlah agar pinter (tapi jangan minteri orang!)
> - minum obat A agar sakit X sembuh
> - ada sains, baik sains alam atau sains sosial
> - dll.
>
> Mas Saidi kebetulan (ditakdirkan Allah) belum menikah, maka sebagai  
> seorang muslim, harus berupaya keras berjalan ke kebetulan (takdir  
> Allah) yang lain, yakni pernikahan. Dengan upaya keras itu, moga- 
> moga tingkat kebetulan mas Saidi untuk menikah akan semakin besar.  
> Kalau udah nikah, nah tingkat kebetulannya lalu menjadi 100%.
>
> He...he...he, tambah membingungkan tho? Tapi yang penting, tetap  
> peace lah.
>
> Salam hangat
> B. Samparan
>
> --- On Fri, 5/1/09, saidi <[email protected]> wrote:
>
> From: saidi <[email protected]>
> Subject: Re: [is-lam] (no subject)
> To: [email protected]
> Date: Friday, May 1, 2009, 9:34 AM
>
> Berarti pengertian kebetulan antara saya dan Kang Bango ada sedikit  
> perbedaan nih....  Kalo menurut saya, kebetulan itu sendiri saya  
> artikan sederhana, kejadian yang tak terduga dan terjadi secara  
> tidak disengaja atau terjadi begitu saja....  Kalo menurut Kang  
> Bango, yang saya tangkap kebetulan itu adalah peluang.  Peluang dan  
> kebetulan kalo menurut saya jelas berbeda.....
>
> Misalnya saat saya sedang kehausan di perjalanan, tidak ada  
> warung... ehhh....  secara tiba2 datang tukang es cincau.....   
> kebetulan bukan yah Kang ????  Berapa tingkat kebetulannya Kang ????  
> hehehe.... udah ah... ndak usah dijawab lagi Kang...
>
> Case closed again......
>
>
>
>
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke