> Suatu hari tidak sengaja saya menemukan bukti bahwa salah satu kawan
> terbaik saya ternyata homoseksual. Kaget benar saya.
> Beliau adalah sesuatu yang sangat nyata bagi saya. Bukan seorang alien
> / stranger. Bukan cuma seseorang di sebuah kisah "pada suatu hari...."

Kelupaan - sejak sebelum saya mengetahui rahasia beliau tersebut, ybs
adalah salah satu orang paling soleh yang pernah saya ketahui; apalagi
jika dibandingkan dengan kawan2 lainnya.
Sholatnya tidak pernah putus, sering di awal waktu dan di mesjid,
mengajinya walaupun terbata-bata namun bersemangat. Dan semangatnya /
ghirahnya untuk ber Islam saya kira masih lebih besar daripada saya.
Jangan coba-coba menghina Islam di muka beliau - kalau saya mungkin
masih mencoba bersabar dan menengahi; ybs tidak segan-segan akan
langsung meledak seketika itu juga, he he.

Yah inilah kehidupan. Tidak pernah hitam - putih.
Selalu berwarna-warni.

Siapa sangka beliau ternyata ada kecenderungan homoseksual.

Saya bayangkan kalau saya berada posisi beliau, mungkin saya tidak
akan kuat menanggung cobaan tersebut.
Tapi beliau bisa bersabar, dan terus berusaha keras menjalani agamanya
dengan sebaik-baiknya. Dalam hal ini, he's a MUCH better man than I
have ever been.



Salam, HS


On 5/3/09, Harry Sufehmi <[email protected]> wrote:
>> Nah, sekarang ketika melihat realitas sosial misalnya kan ada tuh
>> hombreng, lesbon, atau animalist, dst,,.
>> reaksi seperti apa yg sepantasnya muncul dlm diri sampeyan?
>> membenci... jijik... menolak realitas... atau kasihan... dst.. dst..
>
> Menarik, pernah kejadian kepada saya sendiri. Dulu saya, terus terang,
> jijik dengan  mereka yang suka dengan sesama jenis.
>
> Suatu hari tidak sengaja saya menemukan bukti bahwa salah satu kawan
> terbaik saya ternyata homoseksual. Kaget benar saya.
> Beliau adalah sesuatu yang sangat nyata bagi saya. Bukan seorang alien
> / stranger. Bukan cuma seseorang di sebuah kisah "pada suatu hari...."
>
> Kita tertawa bersama, susah bersama, saling berbagi pikiran, dst.
> Ternyata, kenyataannya adalah demikian.
>
> Yang timbul kemudian adalah rasa kasihan. Lalu kita coba bantu agar
> ybs bisa mengatasi cobaannya tsb.
>
> Alhamdulillah, kini beliau sudah bahagia berkeluarga (menikah dengan
> perempuan kok :-) dengan beberapa orang anak yang manis dan
> menggembirakan hati mereka.
> Tendensi homoseksualnya setahu saya tetap ada, namun alhamdulillah
> beliau bisa mengatasinya. Mudah-mudahan beliau tetap diberi kesabaran
> untuk menjalaninya, amin.
>
>
> Salam, HS
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke