Dalil yang lain adalah fakta-fakta empirik karya Mirza Ghulam Ahmad, terutama 
yang dianggap sebagai wahyu dari Allah oleh MGA, dan kemudian pengikutnya.

Weleh, sampai-sampai Muhammad Iqbal, yang sastrawan itu saja amat sangat kok 
mempermasalahkan. Padahal, dalam tradisi pembelajaran Islam, Muhammad Iqbal 
cukup diapresiasi kalangan liberal sebagai bukan sosok yang galak:-)

Enggak tahu apa buku Ahmadiyah Telanjang Bulat sudah dipustakakan di Isnet? 
Biasanya tuan Luke Skywalker rajin sekali melakukannya.

Salam hangat
B. Samparan


--- On Tue, 5/5/09, A Nizami <[email protected]> wrote:

> From: A Nizami <[email protected]>
> Subject: [is-lam] Dalil Nabi Muhammad Nabi Terakhir
> To: [email protected]
> Date: Tuesday, May 5, 2009, 8:22 AM
> 
> Assalamu'alaikum wr wb,
> 
> Dengan berpegangan pada Al Qur'an dan Hadits, semoga kita
> tidak tersesat atau tertipu oleh orang2 yang sesat....
> 
> http://media-islam.or.id/2007/09/27/dalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir/
> Dalil Nabi Muhammad Nabi Terakhir
> 
> Di bawah adalah dalil Nabi Muhammad Nabi dan Rasul terakhir
> dan tidak ada Nabi sesudahnya. Ini adalah dalil-dalil dari
> Al Qur’an dan Hadits yang mematahkan argumen kelompok
> Ahmadiyah yang menyatakan Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi.
> 
> Ketika disodorkan ayat: QS AL AHZAB 40: ” Bukanlah
> Muhammad itu bapak salah seorang laki-laki di antara kamu
> tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi”. ada
> yang berargumen bahwa Nabi Muhammad hanya Nabi terakhir.
> Bukan Rasul terakhir. Namun hadits di bawah menunjukkan
> bahwa Nabi Muhammad bukan hanya Nabi terakhir, tapi juga
> Rasul terakhir:
> 
> Rasulullah SAW menegaskan: “Rantai Kerasulan dan Kenabian
> telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan
> nabi sesudahku”. (Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, Bab
> Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik).
> 
> Date: Fri, 13 Dec 1996 15:36:34 MET
> 
> From: M. Nurhuda <[email protected]>
> 
> To: [email protected]
> 
> Assalamu’ alaikum Wr. Wb,
> 
> Inilah 17 dalil tak ada Nabi baru setelah Muhammad.
> 
> TAK ADA NABI BARU LAGI SETELAH RASULULLAH
> 
> —————————————–
> 
> 1. QS AL AHZAB 40: ” Bukanlah Muhammad itu bapak salah
> seorang laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah
> Rasulullah dan penutup Nabi-nabi”
> 
> 2. Imam Muslim dan yang lainnya meriwayatkan dari Abu
> Hurairah r.a. bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
> 
> “Perumpamaan saya dan para Nabi sebelum saya seperti
> orang yang membangun satu bangunan lalu dia membaguskan dan
> membuat indah bangunan itu kecuali tempat batu yang ada di
> salah satu sudut. Kemudian orang-orang mengelilinginya dan
> mereka ta’juk lalu berkata: ‘kenapa kamu tidak taruh
> batu ini.?’ Nabi menjawab : Sayalah batu itu dan saya
> penutup Nabi-nabi”
> 
> 3. Imam Muslim juga meriwayatkan dari Jubair bin Mut’im
> RA bahwa Nabi SAW bersabda:
> 
> “Sesungguhnya saya mempunyai nama-nama, saya Muhammad,
> saya Ahmad, saya Al-Mahi, yang mana Allah menghapuskan
> kekafiran karena saya, saya Al-Hasyir yang mana manusia
> berkumpul di kaki saya, saya Al-Aqib yang tidak ada Nabi
> setelahnya”
> 
> 4. Abu Daud dan yang lain dalam hadist Thauban Al-Thawil,
> bersabda Nabi Muhammad SAW:
> 
> “Akan ada pada umatku 30 pendusta semuanya mengaku nabi,
> dan saya penutup para Nabi dan tidak ada nabi setelahku”
> 
> 5. Khutbah terakhir Rasulullah …
> 
> ” …Wahai manusia, tidak ada nabi atau rasul yang akan
> datang sesudahku dan tidak ada agama baru yang akan
> lahir.Karena itu, wahai manusia, berpikirlah dengan baik dan
> pahamilah kata-kata yang kusampaikan kepadamu. Aku
> tinggalkan dua hal: Al Quran dan Sunnah, contoh-contoh
> dariku; dan jika kamu ikuti keduanya kamu tidak akan pernah
> tersesat …”
> 
> 6. Rasulullah SAW menjelaskan: “Suku Israel dipimpim oleh
> Nabi-nabi. Jika seorang Nabi meninggal dunia, seorang nabi
> lain meneruskannya. Tetapi tidak ada nabi yang akan datang
> sesudahku; hanya para kalifah yang akan menjadi penerusku
> (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).
> 
> 7. Rasulullah SAW menegaskan: “Posisiku dalam hubungan
> dengan nabi-nabi yang datang sebelumku dapat dijelaskan
> dengan contoh berikut: Seorang laki-laki mendirikan sebuah
> bangunan dan menghiasinya dengan keindahan yang agung,
> tetapi dia menyisakan sebuah lubang di sudut untuk tempat
> sebuah batu yang belum dipasang. Orang-orang melihat
> sekeliling bangunan tersebut dan mengagumi keindahannya,
> tetapi bertanya-tanya, kenapa ada sebuah batu yang hilang
> dari lubang tersebut? Aku seperti batu yang hilang itu dan
> aku adalah yang terakhir dalam jajaran Nabi-nabi”..
> (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).
> 
> 8. Rasulullah SAW menyatakan: “Allah telah memberkati aku
> dengan enam macam kebaikan yang tidak dinikmati Nabi-nabi
> terdahulu: - Aku dikaruniai keahlian berbicara yang efektif
> dan sempurna. - Aku diberi kemenangan karena musuh gentar
> menghadapiku - Harta rampasan perang dihalalkan bagiku.
> -Seluruh bumi telah dijadikan tempatku beribadah dan juga
> telah menjadi alat pensuci bagiku. Dengan kata lain, dalam
> agamaku, melakukan shalat tidak harus di suatu tempat ibadah
> tertentu. Shalat dapat dilakukan di manapun di atas bumi.
> Dan jika air tidak tersedia, ummatku diizinkan untuk
> berwudhu dengan tanah (Tayammum) dan membersihkan dirinya
> dengan tanah jika air untuk mandi langka. - Aku diutus Allah
> untuk menyampaikan pesan suciNYA bagi seluruh dunia. – Dan
> jajaran Kenabian telah mencapai akhirnya padaku (Riwayat
> Muslim, Tirmidhi, Ibnu Majah)
> 
> 9. Rasulullah SAW menegaskan: “Rantai Kerasulan dan
> Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi
> rasul dan nabi sesudahku”. (Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, Bab
> Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik).
> 
> 10. Rasulullah SAW menjelaskan: ‘Saya Muhammad, Saya
> Ahmad, Saya Pembersih dan kekafiran harus dihapuskan melalui
> aku; Saya Pengumpul, Manusia harus berkumpul pada hari
> kiamat yang datang sesudahku. (Dengan kata lain, Kiamat
> adalah satu-satunya yang akan datang sesudahku); dan saya
> adalah Yang Terakhir dalam arti tidak ada nabi yang datang
> sesudahku”. (Bukhari dan Muslim, Kitab-ul-Fada’il, Bab
> Asmaun-Nabi; Tirmidhi, Kitab-ul-Adab, Bab Asma-un-Nabi;
> Muatta’, Kitab-u-Asma-in-Nabi; Al-Mustadrak Hakim,
> Kitab-ut-Tarikh, Bab Asma-un-Nabi).
> 
> 11. Rasulullah SAW menjelaskan: “Allah yang Maha Kuasa
> tidak mengirim seorang Nabi pun ke dunia ini yang tidak
> memperingatkan ummatnya tentang kemunculan Dajjal
> (Anti-Kristus, tetapi Dajjal tidak muncul dalam masa
> mereka). Aku yang terakhir dalam jajaran Nabi-Nabi dan
> kalian ummat terakhir yang beriman. Tidak diragukan, suatu
> saat, Dajjal akan datang dari antara kamu”. (Ibnu Majah,
> Kitabul Fitan, Bab Dajjal).
> 
> 12. Abdur Rahman bin Jubair melaporkan: “Saya mendengar
> Abdullah bin ‘Amr ibn-’As menceritakan bahwa suatu hari
> Rasulullah SAW keluar dari rumahnya dan bergabung dengan
> mereka. Tindak-tanduknya memberi kesan seolah-olah beliau
> akan meninggalkan kita. Beliau berkata: “Aku Muhammad,
> Nabi Allah yang buta huruf”, dan mengulangi pernyataan itu
> tiga kali. Lalu beliau menegaskan: “Tidak ada lagi Nabi
> sesudahku”.. (Musnad Ahmad, Marwiyat ‘Abdullah bin
> ‘Amr ibn-’As).
> 
> 13. Rasulullah SAW berkata: ” Allah tidak akan mengutus
> Nabi sesudahku, tetapi hanya Mubashirat”. Dikatakan, apa
> yang dimaksud dengan al-Mubashirat. Beliau berkata: Visi
> yang baik atau visi yang suci”. (Musnad Ahmad, marwiyat
> Abu Tufail, Nasa’i, Abu Dawud). (Dengan kata lain tidak
> ada kemungkinan turunnya wahyu Allah di masa yang akan
> datang. Paling tinggi, jika seseorang mendapat inspirasi
> dari Allah, dia akan menerimanya dalam bentuk mimpi yang
> suci).
> 
> 14. Rasulullah SAW berkata: “Jika benar seorang Nabi akan
> datang sesudahku, orang itu tentunya Umar bin Khattab”.
> (Tirmidhi, Kitab-ul-Manaqib).
> 
> 15. Rasulullah SAW berkata kepada ‘Ali, “Hubunganmu
> denganku ialah seperti hubungan Harun dengan Musa. Tetapi
> tidak ada Nabi yang akan datang sesudahku”. (Bukhari dan
> Muslim, Kitab Fada’il as-Sahaba).
> 
> 16. Rasulullah SAW menjelaskan: “Di antara suku Israel
> sebelum kamu, benar-benar ada orang-orang yang berkomunikasi
> dengan Tuhan, meskipun mereka bukanlah NabiNYA. Jika ada
> satu orang di antara ummatku yang akan berkomunikasi dengan
> Allah, orangnya tidak lain daripada Umar. (Bukhari,
> Kitab-ul-Manaqib)
> 
> 17. Rasulullah SAW berkata: “Tidak ada Nabi yang akan
> datang sesudahku dan karena itu, tidak akan ada ummat lain
> pengikut nabi baru apapun”. (Baihaqi, Kitab-ul-Rouya;
> Tabrani)
> 
> Wassalam
> 
> M. Nurhuda
> 
> http://media.isnet.org/islam/Ahmadiyyah/Dalil17.html
> 
> 
>       Apakah demonstrasi & turun ke
> jalan itu hal yang wajar? Temukan jawabannya di Yahoo!
> Answers! http://id.answers.yahoo.com
> 
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke