Aku telah sampai pada suatu kesimpulan bahwa pendapat atau rujukan2 dari para ahli adalah merupakan kebenaran bagi diri mereka. Hanya mereka sendiri yg mengerti pikirannya; begitu juga aku hanya mengerti apa-apa yang ada dalam pikiranku, di luar daripada itu adalah bayangan-bayangan. Perkara baik dan buruk hanyalah sekedar bonus dari jalan yang ku tempuh, dan bonus bukanlah sesuatu yang pantas menggantikan tujuan. Bahkan ia nya sengaja dihadirkan untuk menguji seberapa taqlid kepada tujuan yang hakiki. Laa illa ha ilallah... Tidaklah cahayanya yang menyilaukan mampu membutakan mata dari memandang yang selainnya.
2009/5/9 Bango Samparan <[email protected]>: > > Tuan guru Alkhori, sosok Roger Garaudy saya rasa tidak asing untuk > teman-teman IAIN. Mendiang Nurcholis Masjid juga suka merujuk kepadanya. Nah, > saya pernah membaca bukunya yang berjudul "Mencari agama abad XX: Wasiat > filsafat Roger Garaudy". > > Menarik sekali, Garaudy juga suka menyebut bahwa semua agama memiliki sumber > yang sama dan karenanya memiliki tujuan yang sama. Bedanya dengan tuan suhu > Alkhori, Garaudy masih bicara mengenai adanya korupsi-korupsi interpretatif > yang membuat agama berubah menjadi tidak seperti ketika masih dekat sumber > aslinya. > > Beda lainnya, Garaudy menyatakan bahwa Islam edisi yang dibawa Muhammad > adalah penyempurna dari agama-agama (karena sumbernya sama) edisi sebelumnya. > Ketika Roger berpindah dari Kristen madzab Palestina (di sini Yesus tetap > jadi Nabi dan Rasul saja) ke Islam, dia menyatakan "Saya tidak berpindah > agama tetapi menyempurnakan agama saya." > > Walau begitu Garaudy juga menyatakan - untuk mereka yang belum bisa sampai ke > Islam - "Tak perduli anda ketemu Muhammad, Yesus, Budha, Zaratustra (?), > dll., anda menjadi bertanggung jawab terhadap nasib Manusia." Artinya, para > pemeluk agama tetap harus bersatu dalam proyek-proyek kemanusiaan yang > bersifat universal seperti perdamaian, kelestarian lingkungan hidup, > peningkatan kesejahteraan umat manusia, dll. > > Garaudy juga sangat mengkritik tasauf yang tidak melahirkan sikap penolakan > dan perlawanan terhadap penjajahan dalam bentuk fisik maupun non fisik > (neokolonialisme). > > Saya melihat kuda-kuda suhu Alkhori dalam membicarakan soal perbedaan dan > persamaan agama posisinya kurang tepat dan kokoh, sehingga lebih banyak > menimbulkan pertanyaan-pertanyaan. > > Salam hangat > B. Samparan > > > --- On Fri, 5/8/09, Alkhori M <[email protected]> wrote: > > >> Mas BS, >> >> >> >> Sebenarnya pertanyaanya kurang jelas, >> tapi walaupun demikian dicoba >> untuk disederhanakan, mungkin bisa >> terjawab: >> >> Agama berbeda, tapi tujuanya >> sama??? >> >> Ini bukan definitif, tapi >> narative. >> >> Agama berbeda, itu bisa kita lihat >> dengan kasat mata dan di milis ini >> saya juga tidak tahu apakah agamanya sama semua sama, tapi >> berdasarkan >> pertanyaan yang muncul dan tanggapan yang diposting bisa >> dipastikan kita itu >> adalah berbeda agama (ini bukan jadi peramal) malahan yang >> agama sama malahan >> yang komentarnya banyak yang tidak nyambung dan sering >> menyerang pribadi. Untuk >> kelompok ini dikelompokan sebagai Pemegang Kunci Surga, >> masih perlu kematangan >> (kematangan tidak ada atau tidak berbanding lurus dengan >> umur, tapi MATURE itu >> sangat tergantung dengan training dan pengalaman). >> Kesimpulan Agama memang >> berbeda. Tapi bagi saya sendiri agama itu tidak berbeda, >> karena semua ber-muara >> ke Adhienul Islam yaitu sejak Adam AS hingga ke Muhammad >> SAW. Tapi dilapangan >> agama itu berbeda. Jadi uraian agama berbeda >> jelas. >> >> >> >> Tujuan SAMA, apapun agama di dunia ini >> jelas minimum menghendaki atau objective-nya >> adalah agar pemeluk, pengikut atau followernya adalah >> menjadi manusia yang >> baik, itulah minimal yang ingin dicapai> maka berdasrkan >> hal tersebut dikatakan >> tujuanya SAMA. Persoalan ada agama tertentu menetapkan HIGH >> CRITERIA itu adalah >> option-option, tapi minimum apapun nama agama yang ada di >> Dunia ini menghendaki >> pengikutnya menjadi orang-orang yang ber-akhlak baik. (baik >> itupun relative, >> tapi tetap baik yang minimal) >> >> >> >> Alkhori M >> >> Alkhor Community >> >> Qatar >> >> -----Original Message----- >> >> From: [email protected] >> [mailto:[email protected]] On >> Behalf Of Bango Samparan >> >> Sent: Friday, May 08, 2009 1:36 PM >> >> To: [email protected] >> >> Subject: Re: [is-lam] KENAPA AGAMA BERBEDA? PADAHAL >> SUMBERNYA SAMA, lanjutan 3 >> >> >> >> >> >> --- On Fri, 5/8/09, Alkhori M >> <[email protected]> wrote: >> >> >> >> > BERSAMA DALAM PERBEDAAN >> dan >> >> > BERBEDA TAPI >> TUJUANYA >> >> > SAMA. >> >> >> >> Bisa didefinitifkan tuan guru Alkhori 3 >> atau 4 agama yang beda tapi >> sama tujuannya? >> >> >> >> Salam hangat >> >> B. Samparan >> >> >> >> >> >> >> >> >> _______________________________________________ >> >> >> Is-lam mailing list >> >> [email protected] >> >> >> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam >> >> >> >> >> >> >> >> >> -----Inline Attachment Follows----- >> >> _______________________________________________ >> Is-lam mailing list >> [email protected] >> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam >> > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
