Mas BS & DGP,

Kalau saya masih melek wajar, sekarang disini masih Maghrib, tapi ente-ente
di Indo malahan hampir tejungkir itu tanggalnya. Disini kami juga makan
beras alias nasi, tapi harga lokal cukup mahal beras Rp.15000/kg cukup mahal
memang, tapi dasar perut Indo kalau tidak diganjal dengan nasi perasaanya
belum makan.

 

Manusia dibagi 4 kelompok berdasarkan TAHU dan TIDAK TAHU yaitu sbb:

1.        Dia TAHU, kalau dia TAHU, ini adalah GURU yang baik tempat
kita-kita bertanya

2.       Dia TAHU, kalau dia tidak TAHU, ini adalah mereka-meraka yang mau
belajar atau yang sedang belajar

3.       Dia tidak TAHU, kalau dia TAHU, manusia ini sedang ketiduran dalam
arti kiasan, maka bangunkanlah beliau ini. Ibarat sebuah kisah, seekor
Harimau, ketika hari KIAMAT semua makhluk tuhan sudah mati semua-nya, yang
tinggal beliau sendiri, pada saat itu barulah sadar harimau tersebut bahwa
dia adalah sangat KUAT, tapi kesadaran sudah terlambat.

4.       Dia tidak TAHU, kalau dia tidak TAHU, inilah manusia-manusia
Pemegang Kunci Surga alias mau menang sendiri, manusia-manusia seperti ini
perlu dikasihani, karena memang memiliki Antenna yang pendek.

Tambahan:

Dalam Ilmu Radio Komunikasi, dikenal istilah Antenna Pendek dalam konotasi
negative. Antenna itu sendiri untuk panjangnya dikenal 2 istilah yaitu
Panjang Physics dan Panjang Electronic nah kalau panjang Antenna tersebut
tidak memenuhi seperti yang dibutuhkan, maka sewaktu berkomunikasi
signal-signal tidak cukup jelas diterima ibarat kita ngomong dengan orang
TULI, seperti posting mas GDP yang berjudul sbb: Berprasangka Baik atawa
Salah Sangka..... jadi yang terjadi kira-kira begitu dan lebih kasihan lagi
sudah salah tangkap, kalau berikan komentar gayanya WAHHHH malu kita
membacanya, nanti dikira orang muslim kelasnya seperti itu semua, padahal
kawan yang ber-3 itu antenna pendek, sehingga signal yang diterima banyak
HARMONI-nya. Salam kompak selalu.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Bango Samparan
Sent: Saturday, May 09, 2009 5:45 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Makanan Otak

Weleh, apa lagi ini:-) Salah-salah, dimarahi mas Saidi lho:-) Kan yang bikin
inget dan yang sejenisnya itu Allah. Nabi kagak pernah mengkonsumsi yang
gitu-gituan juga ruarr biasa kinerja otaknya tuh:-) 

Eee...ngomong-ngomong, kenapa agama besar nggak pernah ya lahir di wilayah
barat? Nah, tapi lakok sekarang mereka malah yang punya gaya mau
ngatur-ngatur agama? Agama tuh kudu damai, kudu inklusive, kudu dll., dll.,
dll.lah.

Jadi inget lagi bukunya Daniel Golemen, bagian yang membahas makanan tuh
ternyata berpengaruh sama kerja otak.

Eh, tuan suhu Alkhori! Di Qatar njenengan suka makan apa sih ya? Kok
jurus-jurus tuan suhu makin ampuh saja berpretensi memilah-milah orang, ada
yang antene panjang, ada yang antene pendek, dll. wah pokoknya makin rancak
ajah tuh.

Salam hangat

B. Samparan

--- On Sat, 5/9/09, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote:

> From: Dewa Gede Permana <[email protected]>

> Subject: [is-lam] Makanan Otak

> To: "Milis is-lam" <[email protected]>

> Date: Saturday, May 9, 2009, 5:33 PM

> Ternyata kopi bagus utk meningkatan

> daya ingat jangka pendek (Short

> Term Memory). Itu kalo 1 cangkir. tapi kalau diminum 3-4

> mug besar

> bisa-bisa malah nggak tidur seharian, apalagi dicampur

> dengan

> garam.... :)

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke