Neoliberalisme itu malah istilah yang membingungkan kok mas, mending kembali ke 
istilah aslinya kapitalisme, yakni agama yang tuhannya adalah The Growth of 
Capital, sesajinya adalah penyembelihan manusia-manusia miskin. Jadi ingat 
bukunya Peter L. Berger, Piramida Korban Manusia.

Selamat berjuang terus mas.

Salam hangat

B. Samparan

--- On Fri, 6/19/09, A Nizami <[email protected]> wrote:

From: A Nizami <[email protected]>
Subject: [Is-lam] Diskusi dengan Faisal Basri tentang Neoliberalisme dan 
Privatisasi
To: "is-lam" <[email protected]>
Date: Friday, June 19, 2009, 10:10 AM


Assalamu’alaikum wr wb,

Kaum muslimin berserikat (memiliki bersama) dalam tiga hal, yaitu air, 
rerumputan (di padang rumput yang tidak bertuan), dan api (migas/energi). (HR. 
Ahmad dan Abu Daud)

Saat ini boleh dikata ribuan trilyun kekayaan alam Indonesia dikuras oleh 
perusahaan-perusahaan asing. 6 perusahaan dari 10 perusahaan terkaya versi 
majalah Forbes saja mendapat Rp 17 ribu trilyun/tahun. Belum lagi 
perusahaan-perusahaan lain seperti Freeport, Newmont, BHP, dsb yang menguras 
emas, perak, tembaga, nikel, dsb dari Indonesia. Bisa jadi hasil dari kekayaan 
alam Indonesia yang mereka dapat berkisar antara Rp 2.000-5.000 Trilyun/tahun.

Jika saja kita mandiri dan mengelola kekayaan alam sendiri, bisa jadi Rp 3.000 
trilyun/tahun hasil kekayaan alam Indonesia masuk ke tangan bangsa Indonesia. 
Saat ini APBN Indonesia hanya Rp 1.037 Trilyun/tahun. Sementara hutang Luar 
Negeri sebesar Rp 1.600 trilyun dan setiap tahun bertambah hampir Rp 100 
trilyun dalam 5 tahun terakhir. 





      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke