Ha ... ha, kasian Anda lho mas Yandi, membedakan antara 'berbuat' dan 'tidak berbuat' saja kagak ngerti.
1. Yandi memilih, habis itu ya kembali ke pekerjaan sehari-hari. 2. Bango Sambaran tidak memilih, habis itu ya kembali ke pekerjaan sehari-hari. 3. Mbok sayur memilih, habis itu jualan sayur lagi. 4. Abang becak memilih, habis itu narik becak lagi. 5. Someone choose, then he or she will back to his or her daily activities. Nah, siapa yang sedang nganggur-nganggur saja mas? BTW, semua perbuatan kita itu ya mengandung kemungkinan 'memakmurkan' atau 'tidak memakmurkan' negeri. Demikian pula, perbuatan kita itu mengandung kemungkinan bernilai 'ibadah' dan 'sia-sia'. Jadi jangan main klaim dong, apalagi kalau hanya berdasar "pokoke ..." Kasian juga Anda, mas Yandi, nggak bisa membedakan antara 'realitas' dan 'khayalan'. Lawong kita, sama-sama menghadapi alternatif SBY-Boediono, Yusuf Kalla-Wiranto, dan Mega-Prabowo, kok saya dibilang berkhayal. Menghadapi pilihan ini, saya hanya belum bisa memilih, lalu golput saja, kok dibilang macam-macam. Sementara Anda, pokoke merasa harus milih di antara salah satunya. Itu saja tho bedanya=)) Tuh Boediono pernah lho mengajar Ekonomi Industri, tema besarnya structure, conduct and performance. Sayang, beliau sering lupa sendiri dengan isi matakuliahnya, beliau sering bingung membaca structure negara kita. He ... he, makanya saya masih belum bisa memilih. Yang layak jadi presiden menurut saya, barangkali malah Anda lho mas Yandi, saya seneng dengan optimisme Anda tentang kemakmuran itu=)) Milih berarti berbuat, berbuat berarti memakmurkan negeri ini. LANJUTKAN .... Salam hangat B. Samparan --- On Tue, 6/30/09, Yandi Dwiputra F <[email protected]> wrote: From: Yandi Dwiputra F <[email protected]> Subject: Re: [Is-lam] [***SPAM*** Score/Req: 06.20/05.00] RE: JWB:Re:[***SPAM*** Score/Req: 08.50/05.00]MemilihPemimpinyangBeriman dan Saleh - Re: Muslim yang BaikJelasIdentitasnya To: [email protected] Date: Tuesday, June 30, 2009, 7:27 AM yah piye to kang.....yang milih aja dibilang belum berbuat apalagi yang golput....ayak ayak wae sampeyan....hehehe jadi pengen tau nih siapa sih sebenarnya yang ada dalam dunia khayal sampeyan yang layak jadi pemimpin dinegeri ini....heuhuehue..... -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]]on Behalf Of Bango Samparan Sent: Monday, June 29, 2009 4:57 PM To: [email protected] Subject: Re: [Is-lam] [***SPAM*** Score/Req: 06.20/05.00] RE: JWB:Re:[***SPAM*** Score/Req: 08.50/05.00]MemilihPemimpinyangBeriman dan Saleh - Re: Muslim yang BaikJelasIdentitasnya Memang untuk mengevaluasi siapa yang illusionist itu tidak mudah kok mas, apalagi kalau orang sudah terilusi:-) Tuh lihat tipikalnya. Merasa kalau sudah memilih itu sudah berbuat, dan perbuatan itu pasti bermuara pada Indonesia akan makmur. Tapi, karena merasa tidak terilusi, lalu secara heroik menyatakan, yang tidak memilih itu berarti tidak berbuat, dan berarti tidak ikutan memakmurkan Indonesia. Di akhirat nanti mas, banyak orang lho mas yang nyesel karena telah berbuat ini itu:-) Lalu antara pemimpin dan pengikut saling tuduh siapa yang salah:-) -----Inline Attachment Follows----- _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
