Uhuk ... uhuk, maaf lho mas, karena saya memang tidak pernah berkhayal kalau 
memilih itu berarti berbuat, dan berbuat seperti itu berarti memakmurkan 
negeri, saya harus membuat njenengan patah hati, sehingga anda berkhayal lagi 
bahwa saya telah gagal memenuhi permintaan mas untuk berkhayal=)) 

Mas Yandi, orang yang suka menyuruh orang lain untuk berkhayal tuh, biasanya 
karena dia adalah Jawara Berkhayal lho =))

Uhuk ... uhuk, dulu waktu rekan-rekan tarbiyah katanya bersungguh hati 
menawarkan kader-kadernya untuk masuk ke dunia politik, kami sungguh yakin, SDM 
yang kami tunggu-tunggu untuk memimpin negeri ini sudah atau setidaknya mulai 
definitif. Sayang, karena pendekatan yang terlalu pragmatif, kami harus kecewa 
kembali, dan undur diri dari memilih.

Nah, mas Yandi, semoga paragraf di atas membuat mas Yandi tahu, bahwa mas Yandi 
selama ini telah terus berkhayal tentang saya.

Lanjutkan. Lho, apanya? Golputnya no! Golput mendidik masyarakat untuk 
menghilangkan rasa takut untuk menentukan pilihan: memilih atau tidak memilih. 
Anda mau memilih monggo, tidak memilih monggo.

Dalam timbangan akal, golput itu hanya PERBUATAN untuk tidak memilih. Bhua ... 
ha ... ha, kasian-kasian, gitu saja kok dibikin repot terus. Kurang kerjaan 
saja!

Salam hangat

B. Samparan

--- On Tue, 6/30/09, Yandi Dwiputra F <[email protected]> wrote:

From: Yandi Dwiputra F <[email protected]>
Subject: Re: [Is-lam] [***SPAM*** Score/Req: 06.20/05.00] RE:JWB:Re:[***SPAM*** 
Score/Req:08.50/05.00]MemilihPemimpinyangBeriman dan Saleh - Re: Muslimyang 
BaikJelasIdentitasnya
To: [email protected]
Date: Tuesday, June 30, 2009, 11:56 AM



 


hehehe...ternyata anda cuma pandai beretorika 
kang.......
ditanya pemimpin ideal negeri ini aja anda masih bingung apalagi 
mewujudkannya.....kasian banget deh sampeyan....hehehe
disuruh berkhayal aja susah apalagi berbuat,,,,bwahahaha 
LANJUTKAN!!!!!

  -----Original Message-----
From: 
  [email protected] 
  [mailto:[email protected]]on Behalf Of Bango 
  Samparan
Sent: Tuesday, June 30, 2009 11:11 AM
To: 
  [email protected]
Subject: Re: [Is-lam] [***SPAM*** 
  Score/Req: 06.20/05.00] RE:JWB:Re:[***SPAM*** 
  Score/Req:08.50/05.00]MemilihPemimpinyangBeriman dan Saleh - Re: Muslimyang 
  BaikJelasIdentitasnya


  
    
    
      Ha ... ha, kasian Anda lho mas Yandi, membedakan antara 
        'berbuat' dan 'tidak berbuat' saja kagak ngerti.

1. Yandi 
        memilih, habis itu ya kembali ke pekerjaan sehari-hari.
2. Bango 
        Sambaran tidak memilih, habis itu ya kembali ke pekerjaan 
        sehari-hari.
3. Mbok sayur memilih, habis itu jualan sayur 
        lagi.
4. Abang becak memilih, habis itu narik becak lagi.
5. 
        Someone choose, then he or she will back to his or her daily 
        activities.

Nah, siapa yang sedang nganggur-nganggur saja mas? 
        BTW, semua perbuatan kita itu ya mengandung kemungkinan 'memakmurkan' 
        atau 'tidak memakmurkan' negeri. Demikian pula, perbuatan kita itu 
        mengandung kemungkinan bernilai 'ibadah' dan 'sia-sia'. Jadi jangan 
main 
        klaim dong, apalagi kalau hanya berdasar "pokoke ..."

Kasian juga 
        Anda, mas Yandi, nggak bisa membedakan antara 'realitas' dan 
'khayalan'. 
        Lawong kita, sama-sama menghadapi alternatif SBY-Boediono, Yusuf 
        Kalla-Wiranto, dan Mega-Prabowo, kok saya dibilang berkhayal. 
Menghadapi 
        pilihan ini, saya hanya belum bisa memilih, lalu golput saja, kok 
        dibilang macam-macam. Sementara Anda, pokoke merasa harus milih di 
        antara salah satunya. Itu saja tho bedanya=))

Tuh Boediono pernah 
        lho mengajar Ekonomi Industri, tema besarnya structure, conduct and 
        performance. Sayang, beliau sering lupa sendiri dengan isi 
        matakuliahnya, beliau sering bingung membaca structure negara kita. He 
        ... he, makanya saya masih belum bisa memilih. 

Yang layak jadi 
        presiden menurut saya, barangkali malah Anda lho mas Yandi, saya seneng 
        dengan optimisme Anda tentang kemakmuran itu=)) Milih berarti berbuat, 
        berbuat berarti memakmurkan negeri ini. LANJUTKAN ....

Salam 
        hangat
B. Samparan

--- On Tue, 6/30/09, Yandi Dwiputra F 
        <[email protected]> wrote:

        
From: 
          Yandi Dwiputra F <[email protected]>
Subject: 
          Re: [Is-lam] [***SPAM*** Score/Req: 06.20/05.00] RE: 
          JWB:Re:[***SPAM*** Score/Req: 08.50/05.00]MemilihPemimpinyangBeriman 
          dan Saleh - Re: Muslim yang BaikJelasIdentitasnya
To: 
          [email protected]
Date: Tuesday, June 30, 2009, 7:27 
          AM


          
          yah piye to kang.....yang milih aja dibilang belum berbuat 
          apalagi yang golput....ayak ayak wae 
          sampeyan....hehehe
           
          jadi pengen tau nih siapa sih sebenarnya yang ada dalam dunia 
          khayal sampeyan yang layak jadi pemimpin dinegeri 
          ini....heuhuehue.....
          
            -----Original Message-----
From: 
            [email protected] 
            [mailto:[email protected]]on Behalf Of 
            Bango Samparan
Sent: Monday, June 29, 2009 4:57 
            PM
To: [email protected]
Subject: 
            Re: [Is-lam] [***SPAM*** Score/Req: 06.20/05.00] RE: 
            JWB:Re:[***SPAM*** Score/Req: 
08.50/05.00]MemilihPemimpinyangBeriman 
            dan Saleh - Re: Muslim yang 
            BaikJelasIdentitasnya


            
              
              
                Memang untuk mengevaluasi siapa yang 
                  illusionist itu tidak mudah kok mas, apalagi kalau orang 
sudah 
                  terilusi:-)

Tuh lihat tipikalnya. Merasa kalau sudah 
                  memilih itu sudah berbuat, dan perbuatan itu pasti bermuara 
                  pada Indonesia akan makmur. Tapi, karena merasa tidak 
                  terilusi, lalu secara heroik menyatakan, yang tidak memilih 
                  itu berarti tidak berbuat, dan berarti tidak ikutan 
                  memakmurkan Indonesia.

Di akhirat nanti mas, banyak 
                  orang lho mas yang nyesel karena telah berbuat ini itu:-) 
Lalu 
                  antara pemimpin dan pengikut saling tuduh siapa yang 
                  salah:-)

                  
 

-----Inline 
          Attachment Follows-----


          _______________________________________________
Is-lam 
          mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam


-----Inline Attachment Follows-----

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke