Nah, yang ini, saya sangat setuju sekali. ;) Jadi bagi istri, suami itu harusnya menjadi sebagai tempat mengabdi untuk nencari/mencapai ridho Allah SWT. Bukan sekali-kali sebagai sesuatu hak milik absolut yang tidak boleh dibagi dengan yang lain. Bagaimana mungkin 1 hati 2 cinta? Kalau memang Cinta itu hanya kepada Allah SWT.
Dan bagi suami, istri seharusnya adalah amanah dan perhiasan dunia. Boleh kok punya banyak perhiasan, asal mampu untuk menjaga dan merawat, bagaimana ia akan selalu kemilau dan memili nilai jual tinggi kepada Allah SWT. Lagi-lagi mudah-mudahan kita hanya berpoligami untuk mencapai ridho Allah SWT. Tidak untuk yang lain! Jangan sampai untuk murkaNya! -- pesan orisinal -- Subyek: Re: [Is-lam] Ada apa dengan POLGAM...? Dari: Bango Samparan <[email protected]> Tanggal: 28-07-2009 09.37 Islam itu kadang terlihat unik, IMHO. Islam misalnya sampai sekarang tetap memiliki syariat mengenai perbudakan, sehingga banyak orang menyerang soal ini. Tapi anehnya, masalah perbudakan justru selesai tak jauh-jauh setelah Islam turun sempurna. Di Eropa, yang katanya sangat menjunjung tinggi persamaan, masalah perbudakan pada Abab 18 saja masih belum selesai. Coba lihat film Amazing Grace. Poligami rasanya, juga punya sisi-sisi unik semacam itu, kita justru tidak akan menemukan keadilan-nya yang dibawanya, jika terjebak pada dua ekstrim, menerima tanpa reserve atau menolak tanpa reserve. Ibu mertua saya pernah bilang, salah satu hikmah dari poligami adalah, agar wanita bisa ingat kembali, bahwa cinta utama mereka adalah kepada Allah dan Rasulnya, bukan suami. Salam hangat B. Samparan --- On Tue, 7/28/09, hamami <[email protected]> wrote: _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
