Bapak yang satu ini pernah beberapa kali ke Arun*, dan yang sangat populer saat itu adalah 3 istilah beliau TENTANG HIDUP yaitu:
* Pandangan hidup, umur remaja, baru memandang saja sudah hidup * Pegangan hidup, kalau sudah megang atau dipegang baru hidup ini termasuk manusia normal * Perjuangan hidup, ini gejala normal para laskar tak berguna, sudah berjuang tapi tidak mau hidup-hidup, kasihan memang Selanjutnya bacalah artikel dibawah yang ditulis beliau, sangat-sangat menarik, iqra', iqra' dan iqra karena itulah wahyu pertama yang diturunkan. Legend, Arun* adalah dimana saya pernah berkarya selama 22 tahun, dan sekarang hijrah ke Qatar dan disini sdh berkarya 11 tahun, Alhamdulillah telah 33 tahun bekerja di pabrik LNG dan masih diberikan kesehatan. Arun LNG sewaktu masih jaya-jayanya adalah termasuk salah satu kilang ter-modern dan terbesar di dunia. Sekarang di Qatar dimana tempat saya mencangkol menjadi kuli adalah juga kilang LNG yang terbesar dan termodern di Dunia, dimana karyawanya adalah berbilang bangsa lebih 44 warga negara bekerja disini sekarang. Global crisis economy juga berdampak disini, dimana beberapa project juga tertunda. Tapi tidak separah di Dubai. Alkhori M Alkhor Community Qatar From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Dewa Gede Permana Sent: Tuesday, September 22, 2009 6:14 AM To: [email protected] Subject: [Is-lam] Amuk Amuk Prof. DR. Sarlito Wirawan Sarwono Dekan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Istilah yang berasal dari kata Melayu ini ada dalam kamus Bahasa Inggris (dieja: amuck). Artinya sama dengan dalam bahasa Indonesia: mengamuk. Dalam dunia kedokteran jiwa, amuk biasa terjadi pada penderita schizophrenia (awam: gila) yang akut, sehingga pasien itu terpaksa diikat di tempat tidur (kalau di desa: dipasung). Kalau yang ngamuk beramai-ramai, menurut versi Polri namanya rusuh massa dan mengatasinya dengan PHH (pasukan anti huru-hara). Dalam dunia psikologi, amuk sebenarnya adalah hal yang biasa. Anak kecil pun bisa mengamuk, nangis dan menjerit-jerit sejadi-jadinya atau berguling-guling di lantai. Namanya: temper tantrum. Ibu-ibu juga bisa menangis, menjerit-jerit dan menjambaki rambutnya sendiri dan menyerang orang yang mau mendekatinya. Namanya: hysteria. Semuanya itu terjadi, biasanya kalau orang sudah frustrasi berat: anak minta mainan tidak diberi, atau isteri yang suaminya selingkuh. Tetapi amuk bukanlah sekedar agresif karena frustrasi. Orang mengamuk bisa karena alasan yang tidak jelas. Bahkan mungkin tanpa alasan sama sekali. Orang yang beberapa menit yang lalu masih baik-baik, ngobrol dengan teman-temannya di warung, bisa tiba-tiba melempari toko, membakar mobil yang liwat, bahkan membakar pencopet yang tertangkap. Padahal dia sama sekali tidak ada urusannya dengan toko atau mobil itu, dan ia pun tidak tahu apakah orang yang dibakarnya itu pencopet beneran atau bukan. Uniknya, istilah amuck dalam bahasa Inggris justru diadopsi dari bahasa Indonesia (dulu: Melayu). Padahal biasanya bahasa Indonesia-lah yang mengadopsi kata-kata dari bahasa Inggris. Jelas bahwa di mata orang Inggris (mungkin di jamannya Gubernur Jenderal Inggris Raffles) orang Indonesia amat-sangat suka mengamuk.
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
